Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
I WAS NEVER YOURS

I WAS NEVER YOURS

The one membuka sepatunya, dan tanpa dosa, cowok itu mencampakkan sepatu mahal tersebut. "Kenapa dibuang?" tanya Cheryl. Walau jorok dan menjijikan, setidaknya the one bisa membersihkan sepatu itu, dan ia bisa mencucinya di rumah. Ponsel dan sepatu, apalagi sial yang akan menimpa the one kali ini? "Tinggal beli baru." "Sombong."
1026.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai sinopsis sepatu dahlan
Baca
+Pustaka
Biaya Pernikahan Mewah Adik Iparku

Biaya Pernikahan Mewah Adik Iparku

sahut Retno, merasa tak pernah bersalah. "Hemmm... Kamu memang keras kepala, tidak pernah belajar dari kesalahan. Setelah kamu keluar dari rumah sakit ini, aku akan menceraikanmu," ujar Dahlan, keinginan itu sudah ada dalam benaknya semenjak memergoki Retno selingkuh dan bermain gila dengan pria itu. "Pak, jangan bercanda! Keadaan Ibu seperti ini malah Bapak minta bercerai," Retno tidak mau di ceraikan, ia mulai menangis.
9.9120.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai sinopsis sepatu dahlan
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

Tania mengajak Rain masuk ke tempat sepatu pria untuk Rain, namun Rain menolaknya dan pada saat masuk ke dalam Rain langsung menarik tangan Tania keluar dari sana, namun tidak di sangka tenaga Diana cukup besar yang mengakibatkan Rain tidak mampu untuk membawa Tania keluar, dan itu karena kondisi Rain yang baru saja pulih dari sakitnya. Dan Tania pun memaksa Rain untuk memilih sepatu yan di inginkan, Rain menoaknya karena barang-barang yang di sediakan Bunda Laura masih banyak yang belum terpakai dan itu semua masih baru, jadi Rain menolaknya untuk membei sepatu baru lagi, namun Tania tetap memaksa Rain untuk memiih sepatu dan akhirnya Rain memilih satu sepatu yang paling murah di tempat ter
9.129.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 838 kali sebagai sinopsis sepatu dahlan
Baca
+Pustaka
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Farhan mengecek ke kakiku, ia teliti kakiku dengan sangat detail dan akhirnya ia menemukan luka yang terdapat di kakiku. “Sudah tahu kakimu terluka kenapa masih di pakai saja sepatunya.” Dengan sigap Farhan menggendongku menuju mobil yang kali ini sudah ada supir. Kita masuk ke dalam mobil di bagian penumpang, saat itu juga Farhan menaikkan kakiku di atas pangkuannya dan ia berusaha untuk melepaskan sepatu yang masih aku kenakan. “Kenapa kau menggunakan sepatu dengan ukuran yang kecil seperti ini, apakah salah satu dari sepatu yang aku belikan untukmu ukurannya tidak ada yang pas dengan kakimu?”
1033.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 905 kali sebagai sinopsis sepatu dahlan
Baca
+Pustaka
KAWIN LARI

KAWIN LARI

Hasan terdiam, dia hanya tidak ingin Hanna terlalu banyak pikiran dan membahayakan kesehatannya, apalagi mereka sedang program bayi tabung. "Aku curiga dengan satu orang, jangan-jangan ini memang ulahnya." ***** Synthia tersenyum senang, pagi ini dia bertemu dengan Dahlan. Mereka akhirnya memakai rencana B untuk membuat Rizal dan Dara berpisah. "Kali ini aku yakin, mereka pasti sedang perang di kediaman Om Andreas." "Pasti itu, kasian Donna. Punya anak laki-laki satu-satunya tapi susah sekali di kendalikan," ujar Dahlan.
1011.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 238 kali sebagai sinopsis sepatu dahlan
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
Siti Kotijah
g bakal bosen dgn cerita dr novel2 mba chida,,dan sekarang menanti kisah cinta uda rizal yg akan melawan orang tua nya yg sll memandang bibit bobot bebet,,kasta lah,selama cinta masih bersemi bersama dara teruskan perjuangkan
Yessy Nasril
Bab awal aja udah tarik nafas dalam2..sepertinya bapernya akan kebawa di kehidupan nyata gw..hahaha..Deg2an akan segimana kerasnya Rizal melawan perjodohan..Kawin Lari, semoga beneran yaa..Pengen tau seberapa jantannya Rizal berani berjuang untuk Dara..Ayo, Uda Rizal..!!!
Baca Semua Ulasan
Istri Seksi Tetangga Sebelah

Istri Seksi Tetangga Sebelah

komentar Didin yang saat ini berdiri di samping istrinya untuk melihat prosesi sungkeman yang dilakukan Syamil dan juga Zahra. "Bukan gitu, Sayang, ini loh, sepatu saya sayang injek, sakit ini, geser ngapa, Yang!" Didin sontak menggeser kakinya sambil tertawa dengan menutup mulutnya. Disaat genting, bisa-bisanya Laila berkelakar.
9.9128.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.9K kali sebagai sinopsis sepatu dahlan
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
Van_Ok💜
ASSSSSEEEEKKKK ,,TETEH ADA YG BARU... MANTAPS ... CERITA TETEH MAH KEREN SEMUA ,,SELALU SUKA AMA KARYA TETEH,,PASTI MENGHIBUR KARENA GENRE KOMEDI ROMANTISNYA G PERNAH KETINGGALAN JADI SELALU BIKIN CERITA TETEH BERWARNA DAN BEDA AMA PENULIS YG LAIN... MANGATSS TRUS BERKARYA TEH,,BORAHAE......
Landong Herjunno
Wih, cerita yg susah untuk diceritain ..., ini cerita terbaik yg pernah saya baca. Pernah terjadi dlm hidup saya dan di Bandung jg, cm bedanya wanita itu hamilnya bukan dari awal saya ketemu dia, melainkan saat dia akhirnya pindah dr kosnya dan sampai detik ini saya ga pernah bisa temuin lagi dimana.
Baca Semua Ulasan
MENANTU yang DIREMEHKAN TERNYATA MERESAHKAN

MENANTU yang DIREMEHKAN TERNYATA MERESAHKAN

Berhubung tak ada orang, dia sengaja melepas sepatu dan berjalan telanjang kaki melewati kolam berenang, menuju ruang TV. Pemandangan yang cukup langka membuat Kamila mengurungkan niat untuk bergegas naik ke atas. Dia bersembunyi di antara tiang yang menjulang tinggi. Memerhatikan Pak Dahlan yang ternyata sudah tiba tengah bermain bersama Thea di ruang TV. Lelaki paruh baya itu bahkan mahir mengepang rambut cucu perempuannya.
1053.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai sinopsis sepatu dahlan
Baca
+Pustaka
DARI SEKRETARIS JADI PEWARIS

DARI SEKRETARIS JADI PEWARIS

Walau hanya tiga centi tinginya, tapi heelsnya itu mengalami patah yang parah. “Nggak papa, itu kecelakaan. Kamu nggak papa pakai sepatu patah begitu?” Dathan justru memperhatikan sepatu berheels milik sekretarisnya. Adrina segera menggeleng, ia tidak ingin ditawari oleh Dathan untuk membeli sepatu. “I’ts okay. Saya cuma perlu mematahkan satunya, dan bisa kembali dipakai.”
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai sinopsis sepatu dahlan
Baca
+Pustaka
Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!

Kembar Lima: Om Presdir, Berhenti Mengejar Mommy!

Hingga mereka berdua segera berjalan menuruni anak tangga menuju ke lantai satu. Dylan mendorong Diego ke arah rak sepatu di sana. "Cepat cari! Ada atau tidak!" Diego meraih sepasang sepatu berwarna merah itu dan menunjukkan pada Dylan. "Ada!" jawabnya malas. "Huh! Kau itu akal-akalan mau bolos sekolah, enak saja!" omel Dylan. "Tapi aku capek, aku ingin tidur!" serunya menangis lagi. "Aku sudah pintar! Aku tidak mau sekolah... Huwaaa! Tidak mau sekolah!"
1043.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sinopsis sepatu dahlan
Baca
+Pustaka
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

“Mister, beliin sepatu heels untukku? Beli dari toko Sopi nge-live?” Salwa terkekeh berat. “Mister, aku lebih suka sepatu sneaker daripada heel! Yang benar aja! Kasihan sepatunya kalau aku yang pake. Hem, dulu sepatu yang dikasih Teh Kania saat wisuda aja langsung di musiumkan. Karena hak nya patah.” Dengan kepolosannya, gadis yang berpenampilan seperti seorang asisten rumah tangga itu tertawa. Ia mengira perkataan Daniel itu lelucon receh.
10147.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.7K kali sebagai sinopsis sepatu dahlan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Ada sesuatu yang sangat menyentuh tentang bagaimana 'Sepatu Dahlan' menggambarkan perjuangan seorang anak kecil di tengah keterbatasan. Novel ini bercerita tentang Dahlan, seorang anak dari keluarga miskin yang bercita-cita memiliki sepatu untuk pergi ke sekolah. Setiap hari, ia harus berjalan kaki tanpa alas kaki, sementara teman-temannya memakai sepatu. Konflik kecil seperti ini ternyata mampu membuka mata kita tentang betapa berharganya hal-hal sederhana yang sering kita anggap remeh.

Yang menarik, cerita ini tidak hanya tentang materialisme, tapi juga tentang tekad dan harga diri. Dahlan berusaha mencari cara untuk mendapatkan sepatu dengan caranya sendiri, menunjukkan semangat pantang menyerah. Novel ini seperti cermin bagi banyak orang yang pernah merasakan perjuangan serupa di masa kecil. Endingnya yang manis dan mengharukan membuat kita tersadar bahwa kebahagiaan bisa datang dari hal-hal paling sederhana sekalipun.

Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status