Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
La Dulce Amargura del Ramo de Lágrimas

La Dulce Amargura del Ramo de Lágrimas

El día de mi compromiso, él quiso irse solo porque Violeta Mendizábal quería comer empanadas caseras hechas por él. Intenté detenerlo, pero me respondió con una bofetada. —Solo es un compromiso, lo podemos hacer otro día. ¿Y si Violeta se queda con hambre? Incluso mi hermano me regañó, como si yo fuera la culpable: —Tú eres mayor que Violeta, ¿no puedes ceder un poco? No respondí. Solo me di la vuelta y lo dejé ir. Pensando que era solo una rabieta mía, no le dieron importancia, y cancelaron todos sus compromisos para poder pasear con Violeta por montañas y playas. Recién medio mes después se acordaron de mí. Cuando por fin intentaron contactarme, se enteraron de que ya había ingresado a un programa confidencial del Estado, un proyecto de investigación de armas estratégicas que duraría diez años… Y que no pensaba volver jamás. Entonces sí, el pánico los invadió.
Short Story · Romance
2.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Stuck In H2SO4

Stuck In H2SO4

Alvydradirgantara
"Sya jangan tidur sore. Apalagi habis Ashar,"ucap Fatih membuat ku kembali membuka mata. "Trus saya mau ngapain,"tanyaku memutar ceramah yang mungkin saja ada lewat di podcast Islami. "Kewajiban istri yang baik tidak pernah menolak ajakan suam "Indahnya mahligai rumah tangga dengan berkah apalagi kalo di dalam nya "Anak yang sholeh ada dari kedua orang tua yang soleh. "Istri ingat ya. Ada hadits yang mengatakan barang siapa yang menolak ajakan suami berhubungan sampai suami tidur dalam keadaan marah. Maka malaikat akan melaknat nya sampai waktu pagi," "Gila kayaknya aku hari ini,"ucapku mematikan radio. "Ngga ada kah yang waras sedikit gitu. Waras sih cuma ngga ada kah yang bisa masuk di nalar ku,"ucapku sebal sendiri. Laknat sampai pagi. Fix aku kayaknya kalo begini terus malah nambahin dosa dengan akh sudahlah. Sembari menikmati suasana sore, tanpa sengaja malah memandang pria yang duduk di sebelah ku. Sosok Fatih yang tengah fokus cukup membuat ku jatuh dalam pesona nya. "Mau sampai kapan liatin saya Rafsya,"ucap Fatih. "Err ngga papa Pak. Saya liat jalan malah ngantuk,"ucapku. "Jadi kalo liatin saya?,"tanya Fatih. "Ngga. Soalnya ingat tugas saya banyak,"ucap ku refleks. -^- Rafsya Anitya (20 tahun) gadis yang harus menerima nasib buruk saat 500 ml larutan H2SO4 4N tumpah mengenai separuh tubuhnya. Hingga membuatnya harus menikah di usia muda sebagai bentuk pertanggungjawaban dari sang pelaku. Sifatnya yang masih labil berpadu dengan keras kepala Fatih (35 tahun) mengisi keseharian rumah tangga nya. Hingga sebuah piring akhirnya pecah menyisakan dua pilihan. Meninggalkan pria penyebab masalah hidupnya dan menikah dengan laki-laki yang telah lama do tunggu. Atau menetap dengan segala jenis konsekuensi dan mengabaikan penantian yang telah lama.
Romansa
103.6K viewsCompleted
Read
Add to library
Mi Prometido Me Dejó Por Su Prima Viuda

Mi Prometido Me Dejó Por Su Prima Viuda

En medio de la fiesta de compromiso, cuando la torre de champán ya iba por la mitad, el celular de Marcos Harrison sonó. Me miró fijo y soltó, serio: —Tengo que irme. Lilia se desmayó en el aeropuerto. —Si te vas, lo nuestro se acaba —le respondí con firmeza. De todos modos, se fue... justo frente a doscientas personas. Cargó a Lilia Harrison en brazos —llevaba el abrigo que yo le había regalado— y se fue en mi auto. Al día siguiente recibí un correo: "Lilia se mudará a mi departamento. Me necesita. Ojalá lo entiendas. Cuando se recupere, tú y yo nos casamos. Confía en mí." Me quedé mirando la pantalla y, sin darme cuenta, solté una carcajada. Al final, no era a "quien lo amaba" a quien quería, sino a "quien lo necesitaba". Y yo, por ser tan autosuficiente, no le servía. Esa noche busqué un número en la agenda: el de alguien a quien jamás tomé en serio, pero que me había esperado por veintitrés años. Llamé. —Mañana a las siete, en el restaurante frente al mar.
Short Story · Romance
2.4K viewsCompleted
Read
Add to library
The Secret Of Justice

The Secret Of Justice

"Jika keadilan bisa dibeli, siapa yang akan melawannya?" Bagi Cassandra Sinclair, kebenaran bukan sekadar prinsip, melainkan obsesi yang membakar setiap langkahnya. Sebagai jurnalis investigasi, dia tak segan melanggar aturan demi membongkar sindikat hukum korup yang telah merenggut ayahnya bertahun-tahun lalu. Dengan keberanian dan kecerdasannya, Cassandra memasuki dunia yang penuh kebohongan dan bahaya, ditemani oleh Elias Rowe, sahabat masa kecil sekaligus seorang peretas jenius dari keluarga miliarder yang memiliki akses ke rahasia terdalam para elite. Di sisi lain, Alexander Carter, seorang pengacara idealis, percaya bahwa hukum adalah benteng terakhir keadilan. Namun, semakin banyak kasus yang ia tangani, semakin jelas baginya bahwa hukum bukan lagi tentang benar atau salah, tetapi tentang siapa yang memiliki kekuasaan lebih besar. Perlahan, ia mulai kehilangan keyakinannya terhadap sistem yang seharusnya ia bela. Ketika sebuah investigasi membawa Cassandra dan Alexander ke dalam pusaran konspirasi berbahaya, mereka dipaksa bekerja sama meskipun memiliki prinsip yang bertentangan—Cassandra yang percaya bahwa kebenaran harus diungkap dengan segala cara, dan Alexander yang tetap berusaha memperjuangkan hukum dengan caranya sendiri. Namun, musuh mereka bukanlah orang biasa. Drakos Moreau, seorang pebisnis yang menjalankan jaringan kriminal di balik layar, dan Lucian Graves, pengacara bayangan yang ahli memanipulasi hukum, hanya sebagian kecil dari ancaman yang mereka hadapi. Di balik semua ini, ada sosok yang lebih gelap dan lebih berbahaya—MR. PHANTOM, bayangan yang mengendalikan hukum, politik, dan kejahatan dengan satu gerakan halus. Saat kebenaran mulai terungkap, nyawa mereka dipertaruhkan. Siapa yang benar-benar bisa dipercaya? Siapa yang sebenarnya menarik tali di balik layar? Dan seberapa jauh mereka harus melangkah untuk melawan sistem yang telah lama bobrok?  Dalam dunia di mana keadilan bisa dibeli, hanya mereka yang berani melawan arus yang bisa bertahan. Tapi berapa harga yang harus dibayar?
Lainnya
470 viewsOngoing
Read
Add to library
Senja di Matamu

Senja di Matamu

[Pa, aku setuju berimigrasi ke Prancis untuk menikah. Cepat, atau aku akan menyesal.] Pak Agus, ayah Tania Sane, langsung menjawab: [Putriku sayang, paling lama sebulan lagi semua prosedur selesai!] Tania diam-diam menyeka air matanya dan menyimpan ponselnya. Satu jam yang lalu, dia masih di dalam Bentley, mendesah pelan karena ciuman Chaz Limex. Ketika ponsel Chaz berdering, dia menjawab dalam bahasa Georgia, "Ngapain nelpon sekarang?" Orang di ujung sana tertawa. "Kenapa? Emangnya kau lagi sibuk dengan apa? Yang ini seberapa mirip dengan Nina Lopez?" Chaz membelai wajah Tania yang lembut dan berkata dengan acuh tak acuh, "70%. Kalau nggak ada yang penting, aku tutup ya!" Pria itu buru-buru berkata, "Jangan! Nina akan balik besok dengan pesawat! Rencananya akan merintis karir di sini. Baik kan aku infokan padamu? Cinta pertamamu sudah akan balik, penggantinya bisa nggak disinggirkan?" Chaz berkata dengan dingin, "Nggak ada yang nggak bisa diselesaikan dengan uang." Kepala Tania setengah terkulai di kursi, air mata mengalir di wajahnya. Chaz sama sekali tidak tahu bahwa dia mengerti bahasa Georgia. Ternyata cinta tulusnya selama tiga tahun sama sekali tidak berarti di mata Chaz.
Short Story · Romansa
18.6K viewsCompleted
Read
Add to library
When Grief Replaced Love

When Grief Replaced Love

Eight years into marriage, and Fabian's mom finally gave me and my son her stamp of approval. Invited us to spend Christmas in his hometown. My son—Luca--and I were hyped. We picked out a gift for her and hit the road with Fabian. Right as we pulled into the village, Fabian's old friend called—crying, claiming she'd crashed her car. Fabian panicked. Left me and Luca in some random snowy mountain town and sped off. It was pitch black. Snow dumping down. Then Luca screamed. He'd stepped on a trap and dropped into a pit. Blood everywhere. I called Fabian, totally panicked. He goes, "Stella, Roxana's in a wreck. I need to be with her. Stop making everything a competition." Then he hung up. Blocked me. No time to fall apart. I wiped my face, called an ambulance. Too far out. By the time they got there, Luca was already gone. Cold. Broken. Gone. I held him and screamed until my lungs gave out. Meanwhile, Roxana's posting in the social media. All smiles in Fabian's arms. His face soft. Loving. [Highway jam turned into truth or dare. One word—"accident"—and he came flying. So happy.] I exhaled. Tagged Fabian. [Let's get a divorce.] This joke of a marriage should've ended forever ago.
Read
Add to library
Lamaran yang Hilang Arah

Lamaran yang Hilang Arah

Ketika pacarku, Simon, berlutut untuk melamarku untuk ke-66 kalinya, aku akhirnya tersentuh oleh keteguhannya dan menerima lamarannya. Namun di hari menjelang pernikahan, dia tiba-tiba mengatakan bahwa dia ingin memiliki anak dengan adik tirinya, Fiona. Aku merasa itu tidak masuk akal dan bertengkar hebat dengannya. Yang tak kusangka, di hari pernikahan, aku berdiri di venue sambil memeluk buket bunga, menunggu selama tiga jam, tapi yang datang hanya sebuah kalimat ringan darinya, "Pernikahan ditunda." Hanya karena hari itu dia dan Fiona sudah janji untuk melakukan program bayi tabung bersama. "Fiona sejak kecil disiksa oleh ayah kandungnya. Seumur hidup dia tidak mungkin menikah dengan seorang pria. Aku hanya ingin memenuhi keinginannya untuk punya anak." "Ini cuma program bayi tabung, bukan seks sungguhan. Kamu jangan berpikiran sempit, bisa nggak?" Telepon pun diputus secara paksa. Dan aku ditinggalkan begitu saja di venue pernikahan, sendirian menghadapi tatapan ratusan tamu dan kamera wartawan. Ayah sangat marah sampai masuk ICU. Aku pun menggenggam tangannya sambil menangis di sisi ranjang. "Ayah, Ayah benar. Aku tidak akan menikah dengan Simon lagi." "Aku janji, minggu depan aku akan pulang dan mengambil alih perusahaan keluarga."
Short Story · Romansa
3.3K viewsCompleted
Read
Add to library
The Rejected She-Wolf, Bound to the Vampire Prince

The Rejected She-Wolf, Bound to the Vampire Prince

Moments before my Mating Ceremony, the guards shoved me from the altar. I watched, paralyzed, as another she-wolf in a pristine white gown took my place. My mate, Beta Seth, didn't even flinch. He took her hand—the hand of his childhood sweetheart, Brielle. And in that silence, his voice echoed in my head through the mind link. "Brielle is pregnant with a rogue's pup. She's mateless. I have to claim her, give her a home in the pack. It's to protect the child. I won't actually mark her. When this is all over, you'll still be my only one." I almost believed his bullshit. Until I saw Seth's hand stroking Brielle's waist after the ceremony. And Brielle, pulling him in for a kiss. In that moment, my eyes burned, and I was rooted to the spot. Seth thought I'd wait. Everyone who watched me pine for him thought I'd come crawling back, begging him to complete our bond. After all, we were fated mates. I'd been waiting for this ceremony for five years. But they had no idea. I turned my back on the pack and left. The moment that failed ceremony ended, I bonded with Lucian. The most powerful Vampire Prince. Three years later, I came back. Lucian called for a truce with the werewolves—all for me. As his mate, I returned to my former pack lands to witness the treaty. But the first thing my arrogant ex-fated mate did was rip the huge moonstone pendant off my neck. "That's the Vampire Prince's moonstone. He bought it for his blood-bonded mate years ago. Where did you get that cheap knock-off? A street stall?" "Enough with the tantrum. Come back. Brielle's kid is three. You can have a cot in the utility closet and clean up after him. Now take that cheap thing off your neck. Don't screw up the peace treaty." I just stood there, rubbing the sore spot on my neck where the chain had scraped, and let out a quiet sigh. He didn’t know that the moment anyone tried to rip this pendant from my throat, Lucian would feel it. And the only thing that would greet them… was his world-ending fury.
Short Story · Vampire
494 viewsCompleted
Read
Add to library
Kinan

Kinan

Nora Althea Sky
Kinan adalah seseorang wanita berumur 27 tahun yang sehari-hari mengelola sebuah toko bunga. Pada suatu hari ia dikagetkan dengan kedatangan seorang pria yang mengaku sebagai Biro Jodoh bernama Noah yang dibayar oleh ibunya untuk mencari pria yang cocok untuk dirinya. Ada sepuluh pria yang harus ia temui selama 1 jam perhari. Kinan awalnya menolak karena ia benci pernikahan, tetapi sang ibu memaksa dan membuat Kinan mau tidak mau harus menurutinya. Semua pria yang Kinan temui jauh dari kriteria idaman. Namun, ada satu pria yang cukup masuk ke dalam kriteria Kinan, pria itu bernama Rey. Tapi, Noah yang masih senantiasa sabar dengan segala tingkah Kinan tanpa sadar telah menarik perhatian wanita itu. Apalagi waktu-waktu yang mereka habiskan bersama, membuat percikan rasa di dalam hati Kinan terus tumbuh. Noah yang seharusnya membantu dirinya menemukan jodoh malah membuatnya jatuh cinta. Lantas bagaimana nasib Kinan selanjutnya? Apalagi setelah ia mengetahui bahwa Noah sudah lebih dulu dijodohkan oleh kedua orang tuanya? Apakah pada akhirnya Kinan akan memilih salah satu dari kesepuluh pria itu dan menikah sesuai perintah sang ibu?
Romansa
107.8K viewsOngoing
Read
Add to library
Loved (Book #2 in the Vampire Journals)

Loved (Book #2 in the Vampire Journals)

Caitlin and Caleb embark together on their quest to find the one object that can stop the imminent vampire and human war: the lost sword. An object of vampire lore, there is grave doubt over whether it even exists.

If there is any hope of finding it, they must first trace Caitlin’s ancestry. Is she really the One? Their search begins with finding Caitlin’s father. Who was he? Why did he abandon her? As the search broadens, they are shocked by what they discover about who she really is.

But they are not the only ones searching for the legendary sword. The Blacktide Coven wants it, too, and they are close on Caitlin and Caleb’s trail. Worse, Caitlin’s little brother, Sam, remains obsessed with finding his Dad. But Sam soon finds himself in way over his head, smack in the middle of a vampire war. Will he jeopardize their search?

Caitlin and Caleb’s journey takes them on a whirlwind of historic locations—from the Hudson Valley, to Salem, to the heart of historic Boston—the very spot where witches were once hung on the hill of Boston Common. Why are these locations so important to the vampire race? And what do they have to do with Caitlin’s ancestry, and with who she’s becoming?

But they may not even make it. Caitlin and Caleb’s love for each other is blossoming. And their forbidden romance may just destroy everything they’ve set out to achieve….



“LOVED, the second book in the Vampire Journals series, is just as great as the first book, TURNED, and jam packed with action, romance, adventure, and suspense. If you loved the first book, get your hands on this one and fall in love all over again.”
--Vampirebooksite.com

Paranormal
92.4K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
4344454647
...
50
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status