Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

Segitiga Penguasa - Sudut Pertama

“Apa kau seorang peramal? Bagaimana bisa kau tahu kalau budakku itu memang memakan kotoran?” Napas Tumpak memburu. Urat-urat di sekitar wajahnya bermunculan. Penghinaan itu sudah terlalu menyakitkan. “Budak, aku kepanasan. Cepat kau carikan sesuatu.” “Ba—baik, Tuan.” Tumpak beringsut. Tepat ketika ia melewati Sukra, terdengar sebuah gumaman, dasar, manusia bodoh!
1010.7K viewsCompletedAdded to Library 268 Times as tumpangan
Read
+Library
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

PRAANGG Mangkuk bubur dan sup itu sontak pecah berkeping-keping. ~~~~~~~~~~
105.1K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as tumpangan
Read
+Library
Nyonya Fiora (Akan Kuhancurkan Hidup Suamiku!)
Read
+Library
SANG MENANTU TERBUANG

SANG MENANTU TERBUANG

Kekalahan adalah aib yang tidak bisa ditanggungnya. Alamat yang diberikan Tuan R membawanya kembali ke pinggiran kota yang suram, ke gedung tua yang sama sekali tidak terlihat seperti markas konglomerat. Aruna memarkir mobilnya di depan pintu baja besar dan melangkah keluar, langsung disambut oleh aura dingin dan sunyi. Pintu itu terbuka, dan yang menyambutnya adalah Kakek Pranata. Pria tua itu menatap Aruna dengan mata tajam, seolah sedang menilai kualitas barang dagangan.
10784 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as tumpangan
Read
+Library
Cari Jodoh di Grup Cenat-Cenut Cinta

Cari Jodoh di Grup Cenat-Cenut Cinta

Apa cinta mereka benar-benar tulus? Melihat kekompakan mereka berempat, aku merasa seperti memiliki keluarga bahagia dengan memiliki dua orang suami. Eh. Apa aku boleh poliandri, guys? Kasih jawabannya di kolom komentar, ya! “Tante, kita ke sana, yuk!” Telunjuk Bra mengarah pada pintu di ujung perumahan. Itu adalah jalan yang mengarah ke perkampungan yang terletak di balik tembok perumahan. Biasanya digunakan untuk para asisten rumah tangga berbelanja jika tukang sayur keliling tidak ada.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as tumpangan
Read
+Library
Suamiku, Cintaku Bukan Lagi Kamu.

Suamiku, Cintaku Bukan Lagi Kamu.

tanya bi Cucum. "Di kos-kosan sama teman, dekat dari tempat kerja. Rumah ini besar, tapi aku gak nyaman karena merasa selalu menumpang pada orang yang tidak menyukai aku. Di kos-kosan nanti, meskipun kecil pasti nyaman karena aku bayar pakai hasil kerja sendiri," ucap Tia seraya melepas pelukan bi Cucum. "Suatu saat nanti, Tuan muda pasti akan menyesal sudah melepas dan menyia-nyiakan istri sebaik non Tia," ucap Bi Cucum.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 72 Times as tumpangan
Read
+Library
The Blue Eyes

The Blue Eyes

TBE 18 Tuk, tuk, tuk, tuk. Tuk, tuk, tuk, tuk. Tanpa perlu bertanya, aku sudah tahu siapa yang telah mengetuk pintu. "Masuk," ucapku. Tak lama kemudian gagang pintu bergerak maju, seraut wajah menawan muncul dengan senyuman mengembang. "Mari, kita sarapan dulu, Tuan Haryadi," ajaknya dengan ramah.
95.6K viewsCompletedAdded to Library 178 Times as tumpangan
Read
+Library
Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

Perjalanan Waktu: Gairah Liar Para Selir!

“Tuan… Tuan…” Rumah Rajendra, untuk ukuran zaman itu, memang tidak terlalu besar. Bahkan bisa dibilang kecil dan sederhana. Oleh karena itu, suara kedua orang yang sedang meratap kelaparan itu terdengar jelas hingga ke dapur tempat Rajendra berada. “Siapa itu ribut-ribut di depan?” tanya Rajendra kepada orang-orang di dapur. “Saya akan melihatnya, Yang Mulia!” sahut Tama dengan sigap.
9.858.3K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as tumpangan
Read
+Library
Nafkah Batin Basi

Nafkah Batin Basi

tanyanya penuh kehangatan. (Kam adalah kata sapa paling sopan dan halus kepada seseorang. Sedangkan Nakku adalah panggilan sayang terhadap seorang anak yang istimewa di daerah ini) “Iya, Tan, titip Papa, ya, Tante. Papa saya numpang di sini sampai dia sembuh benar, boleh, ya, Tan?!”
10100.5K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as tumpangan
Read
+Library
Pasumpahan Tubo

Pasumpahan Tubo

Besar harapan tertumpu padanya. Bersambung. Note. [1] Mamagang adalah menerima tanah gadaian. [2] Mantalak tanah adalah Membuat batas lahan. [3] Kakek. Di Minang, panggilan atuk tak hanya untuk orang tua laki-laki dari ayah atau ibu. Bisa panggilan atuk berlsayauntuk mamak rumah, jika keponakannya sudah punya anak, anaknya-lah yang memanggil atuk, meski usia ibu dengan mamaknya hampir sebaya.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as tumpangan
Read
+Library
PREV
123456
...
10

Frequently Asked Questions

Rumah adat Tongkonan itu seperti mahakarya arsitektur yang hidup dari Suku Toraja. Bentuknya paling gampang dikenali dari atapnya yang melengkung mirip perahu terbalik, kayak simbol hubungan spiritual mereka dengan alam. Dindingnya biasanya diukir detail merah-hitam-putih, warna tradisional Toraja yang sarat makna. Uniknya, tiap ukiran punya cerita sendiri—ada yang tentang leluhur, kehidupan sehari-hari, sampai kepercayaan animisme.

Asal-usulnya konon terkait mitos perjalanan leluhur Toraja dengan perahu dari surga. Makanya, struktur rumah dibagi tiga level: atap (dunia atas), ruang hidup (dunia manusia), dan kolong bawah (dunia arwah). Aku pernah baca, posisi Tongkonan selalu menghadap utara karena dianggap arah 'puya' (alam baka). Yang bikin makin magis, rumah ini bukan cuma tempat tinggal, tapi pusat ritual adat seperti rambu solo’.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status