LALI
Harun melirik sekejap surat ituyang kemudian tersenyum, “Makasih ya, Wa.”
Dewa mengangguk kemudian duduk di sebelahnya dan menyeruput kopi yang ada di tangan kanannya.
“Jadi yang tahu alamat ini Cuma emak?” Dewa mulai percakapan.
Harun hanya mengangguk, ia sedang sibuk mengeja setiap kata yang ada dalam tulisan surta itu. namun, tiba-tiba Harun mengertutkan keningnya, ekspresinya juga berubah tidak seceria beberapa menit yang lalu.
Bab Populer