REUNI
Spontan aku menoleh dan melihat Danar tengah menatapku, posisinya bahkan sudah miring menghadapku.
"Danar, gue kira lo tidur," cicitku dengan dada berdebar.
"Ya, aku tidur. Tapi terbangun karena suara berisik kalian."
Aku meringis, "Sori."
"Jadi, dia sering melakukan sleep call seperti itu?"
Aku menggeleng cepat. "Enggak, baru kali ini. Aku berani sumpah."
"Kalau begitu ini hanya awal. Gue yakin akan ada sleep call-sleep call berikutnya di malam lain."
Hot Chapters