Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ayah Tiriku jadi Dosen Matematikaku

Ayah Tiriku jadi Dosen Matematikaku

"Ah ... Mas, pelan-pelan, jangan sampai kedengaran Nana." Demi mencari sensasi, ibu dan ayah tiriku nekat bercinta di ruang tamu. Pak! Pak! Pak! Bunyi hantaman kulit yang makin intens terus terngiang di kepalaku, membuatku secara refleks menjepit bantal dengan kedua paha. Suara dari luar ruangan itu terdengar makin keras, hingga bantal tidak lagi mampu memuaskan hasratku. Aku akhirnya mengeluarkan mainan kecil dari bawah bantal, lalu mulai menjelajahi tubuhku sendiri dengan sepuas hati. Aku pun tidak menyangka kalau nantinya aku benar-benar bisa mewujudkan keinginan untuk mendesah di bawah tubuh ayah tiriku sambil berseru, "Ayah, pelan-pelan ... keras banget."
11.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 393 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Lamaran yang Hilang Arah

Lamaran yang Hilang Arah

Ketika pacarku, Simon, berlutut untuk melamarku untuk ke-66 kalinya, aku akhirnya tersentuh oleh keteguhannya dan menerima lamarannya. Namun di hari menjelang pernikahan, dia tiba-tiba mengatakan bahwa dia ingin memiliki anak dengan adik tirinya, Fiona. Aku merasa itu tidak masuk akal dan bertengkar hebat dengannya. Yang tak kusangka, di hari pernikahan, aku berdiri di venue sambil memeluk buket bunga, menunggu selama tiga jam, tapi yang datang hanya sebuah kalimat ringan darinya, "Pernikahan ditunda." Hanya karena hari itu dia dan Fiona sudah janji untuk melakukan program bayi tabung bersama. "Fiona sejak kecil disiksa oleh ayah kandungnya. Seumur hidup dia tidak mungkin menikah dengan seorang pria. Aku hanya ingin memenuhi keinginannya untuk punya anak." "Ini cuma program bayi tabung, bukan seks sungguhan. Kamu jangan berpikiran sempit, bisa nggak?" Telepon pun diputus secara paksa. Dan aku ditinggalkan begitu saja di venue pernikahan, sendirian menghadapi tatapan ratusan tamu dan kamera wartawan. Ayah sangat marah sampai masuk ICU. Aku pun menggenggam tangannya sambil menangis di sisi ranjang. "Ayah, Ayah benar. Aku tidak akan menikah dengan Simon lagi." "Aku janji, minggu depan aku akan pulang dan mengambil alih perusahaan keluarga."
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Di Kala Kematian Anak Kembarku

Di Kala Kematian Anak Kembarku

Saat hari raya, suamiku menjemput anak kembar kami pulang sekolah, tapi tiba-tiba mendapat telepon dari wanita pujaan hatinya. Dia pun meninggalkan anak-anak di pinggir jalan dan menyuruhku menjemput mereka. Aku meninggalkan klien yang sedang kutemui dan bergegas menjemput anak-anak. Sayangnya, aku terlambat. Anak sulungku tertabrak mobil dan terlempar, sedangkan adiknya sekarat di pelukanku, merintih kesakitan sambil terus memanggil-manggil ayahnya. Ambulans belum tiba, ayahnya belum datang juga, akhirnya anak bungsuku meninggal. Aku memeluk tubuh kedua putriku dan meratap di jalan. Wanita pujaan hati suamiku mengunggah sebuah foto di media sosial dilengkapi tulisan: [Pengakuan cinta yang paling tulus adalah kehadiran kapan pun saat dibutuhkan. Memilikimu adalah kebahagiaan terbesar bagiku!] Di belakang tulisan itu ada enam emoji bibir merah. Fotonya menunjukkan kepala suamiku dan pujaan hatinya bersandar satu sama lain, tangan mereka terulur ke atas kepala, membuat bentuk hati. Dengan hati hancur, aku mengirimkan postingan itu kepada suamiku sambil mengirim pesan: [Anak-anakmu nggak sepenting pujaan hatimu?] Pada hari pemakaman, dia baru menjawab dengan tidak sabar: [Anak-anak sudah tujuh tahun, apa masih perlu didampingi setiap saat?]
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Cinta Telah Padam, Jalan Kita Berpisah

Suamiku selalu memandang rendah diriku hanya karena aku seorang wanita petani. Bahkan, dia tidak sayang pada anak kami. Setelah usia anak kami genap 100 hari, dia baru memeluknya untuk pertama kalinya. Lalu, kekasih pertamanya kembali ke Kota Jenang. Pria yang selama ini bersikap dingin itu pun, untuk pertama kalinya tersenyum di meja makan dan bahkan menyuapi anakku. Semalaman, anakku tampak sangat bahagia. Sebelum tidur, dia bertanya dengan suara lembut. "Ibu, apakah paman sedikit menyukaiku?" Aku memeluknya erat-erat. Mataku berkaca-kaca dan aku menggeleng pelan, berkata. "Bukan, tetapi kekasih paman telah kembali. Jadi kita harus pergi."
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Gelora Cinta Sang Mafia

Gelora Cinta Sang Mafia

A.D
"Tuan, please bantu aku. pria tua bau tanah itu terus menggangguku!" Ucap seorang wanita sexy yang tiba-tiba duduk dipangkuan seorang lelaki bermata biru dan dominan itu. "Hei dude, dia milikku." suara berat dan dominan itu menginterupsi lelaki tua yang terlihat kesal namun tak berani membantah ucapan lawan yang sangat kuat, sebab dia tahu laki-laki yang sedang memeluk pinggang wanita incarannya adalah penguasa Amerika setelah presiden. -------------------------------------- "Jadi, apa imbalan yang aku dapatkan setelah membantu kucing kecil ini?" "Ooh, aku akan mentraktirmu vodka?" "Bagaimana kalau satu ciuman di lehermu yang menggoda itu, hmm?" "What?!!!"
992 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Pesan Terakhir Loren Jose

Pesan Terakhir Loren Jose

Tante Desy mengikatku di sofa dan pergi keluar merayakan hari valentine bersama ayah. Aku meneleponnya tiga kali. "Tante Desy, tolong lepaskan aku, aku kesakitan." Namun, Tante Desy sibuk memisahkan ayah dan ibuku, memintaku bersabar sedikit lagi. "Ayah, bisakah ayah pulang dan masakin aku? Aku lapar sekali." Namun, ayah sibuk mengejar mengejar mantan kekasihnya dan hanya mentransfer uang, menyuruhku membeli sendiri. "Ibu, aku hampir mati. Tolong pulanglah ... " Namun, hanya terdengar suara ibu yang dingin, "Bukannya kamu sudah menganggap Tante Desy itu ibumu?" Kemudian, panggilan pun terputus. Aku mati kelaparan di antara bau busuk kotoran.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Mantan Istri CEO Tertindas itu Ternyata Pewaris Kaya!

Mantan Istri CEO Tertindas itu Ternyata Pewaris Kaya!

Wanita muda terkaya di dunia, Lydia Agustine, tiba-tiba muncul di bandara dan langsung dikepung oleh para wartawan. “Nona Lydia, mengapa pernikahan Anda dengan Dylan Tansen berakhir setelah tiga tahun?” tanya wartawan tersebut.Wanita itu tersenyum, “Karena aku harus pulang dan mewarisi kekayaan keluarga yang jumlahnya miliaran.”“Apakah benar bahwa Anda telah berpacaran dengan lebih dari sepuluh orang dalam satu bulan?” Sebelum Lydia bisa menjawab, suara yang dingin terdengar dari kejauhan, “Tidak, itu hanya rumor saja.”Dylan muncul dalam kerumunan, “Keluarga Tansen memiliki kekayaan miliaran juga, bagaimana jika Nona Lydia mewarisi kekayaan keluargaku saja?”
9.626.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Pernah Sakit, Juga Melupakanmu

Setelah mendengar kabar Ricky Mandos mengalami kecelakaan parah saat balapan liar dan kehilangan banyak darah, Amanda Hilman segera bergegas ke rumah sakit dan mendonorkan darah sebanyak 1000 cc untuknya. Semua saudaranya menasihatinya pulang dan segera beristirahat, jadi Amanda terpaksa menyetujuinya. Tapi baru saja sampai di pintu, dia kembali lagi karena terlalu khawatir. Begitu berbalik, dia langsung melihat perawat menuangkan kelima kantong darah yang baru saja diambil darinya ke dalam tempat sampah! Tak lama kemudian, tiba-tiba terdengar suara tawa mengejek kencang dari salah satu kamar pasien di sebelah. "Haha, si bodoh Amanda tertipu lagi oleh kita!"
8.4164.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.9K kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Dilema Sang Gadis

Dilema Sang Gadis

Di dalam bus umum, aku terdorong oleh kerumunan orang sampai masuk ke pelukan seorang pria. Seiring dengan guncangan bus, tubuhku pun ikut bergoyang di dalam dekapannya. Hawa panas tubuh khas pria dan aromanya yang dominan langsung menyerang sarafku. Ditambah dengan benturan tubuh yang terjadi berulang kali, perlahan-lahan muncul sensasi bergejolak yang menjalar di tubuhku. Lama-kelamaan, aku merasa ada sesuatu yang keras menonjol di belakang pinggulku, menyenggol bagian selangkanganku berkali-kali. Sementara tangan pria itu menjelajah tubuhku dengan bebas, lalu suara yang terdengar seolah tersenyum berbisik tepat di telingaku. Eh… kok dia bisa tahu siapa diriku?
316 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
MBOK JAMU SEKSI

MBOK JAMU SEKSI

"Jamunya Mas," Suara merdu mendayu berjalan lenggak lenggok menawarkan Jamu yang Ia gendong setiap pagi. "Halo Sayang, biasa ya! Buat Mas. Jamu Kuat!" "Eits, Mr, Abang juga dong! Udah ga sabar nih! Jamunya satu ya!" "Marni Sayang, jadi Istri Aa aja ya Neng! Ga usah jualan jamu lagi!" Marni hanya membalas dengan senyuman setiap ratuan dan gombalan para pelanggannya yang setiap hari tak pernah absen menunggu kedatangan dirinya. "Ini, jamunya Mas, Abang, Aa, diminum cepet! Selagi hangat!" Tak lupa senyuman manis Marni yang menggoda membuat setiap pelanggannya yang mayoritas kaum berjakun dibuat meriang atas bawah.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai suara telepon berdering
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
2425262728
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status