Dear Mantan
Namun, pegangan tangan erat dari wanita di sampingnya seakan menjelaskan semua hal.
Rei menatap dalam diam. Bisa ia rasakan, bahwa istrinya sudah menemukan pujaan yang sebenarnya. Bukan dirinya, yang selalu bisa menorehkan banyaknya luka.
Dokter keluar. Dengan lelah tak berkesudahan, "Maaf. Saya sudah berusaha, tapi, Tuhan berkehendak lain." Ucapan itu, membuat Mamanya Mey histeris. Ia bahkan mengguncang tubuh sang dokter, meminta penjelasan lebih.
Sikat na Kabanata