Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Test Book

Test Book

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 47 kali sebagai taklukkan
Baca
+Pustaka
TAKLUK DI PELUKANNYA

TAKLUK DI PELUKANNYA

dari: nomor tidak dikenal “jadi lo mulai ngelawan. menarik. jangan salah langkah, auryn. sekali salah, lo nggak akan sempat nyesel.” auryn membaca pesan itu, lalu membalas: “siapapun lo, pastiin lo matiin gue sekali jalan. karena kalau gue masih hidup, lo yang bakal gue habisin.” malamnya, auryn kembali ke apartemen. tubuhnya lelah, tapi pikirannya masih menyala. dia menutup semua gorden, mengunci semua pintu, lalu mengambil satu kotak rahasia dari bawah lantai kayu.
889 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai taklukkan
Baca
+Pustaka
TAKDIR

TAKDIR

Jawab Gio. “Iya iya, aku juga tau, kok. Cuman takut salah aja.” Jawabku. Namun tak lama ternyata ponselku berbunyi. Disana tertera nama Diska menelponku. “Ah, aku masuk dulu ya.” Pamitku, lalu beranjak mengambil ponselku. “Hallo, Ka! Ada apa?” Tanyaku. “Chaa! Gue kangen deh sama lo!”Jawab Diska disebrang sana.
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai taklukkan
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Sudut mulut Reyhan bergerak-gerak seolah-olah sedang tersenyum, tetapi juga seolah-olah sedang meminta maaf. "A ... aku minta maaf .... Aku ingin melindungimu selamanya, tapi nggak kusangka …. Aku malah menyeretmu …." "Ini bukan salahmu …" jawabku dengan mata yang berkaca-kaca. "Akulah yang sudah salah mengambil jalan." "Abella .... Kalau ada kehidupan kedua, jangan pernah menginjakkan kakimu di rumah Keluarga Gredi lagi."
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 239 kali sebagai taklukkan
Baca
+Pustaka
Tangisku

Tangisku

"Iya jadi sebenarnya aku tuh punya penyakit asam lambung kalau nanti kebanyakan makan pedes takutnya kambuh biasanya gitu" "Astaghfirullahaladzim aku nggak tahu Maafin aku ya Kamu sih nggak mau bilang tadi kalau kamu tadi bilang gitu pasti aku nggak minta tantangan kayak gitu" "Iya nggak papa kok lagian ini juga nggak pedes pedes banget Bentar ya aku beli minum" "Eh nggak usah sebagai tanda minta maaf aku yang beliin kamu itu ya untuk tantangan tadi lupain aja"
2.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai taklukkan
Baca
+Pustaka
Yang tak terlupakan

Yang tak terlupakan

tanya Manda . " Tama engga pernah bisa benci sama Manda, pas awal iyah Tama pernah kesel sama Manda kenapa udah lama hubungan tapi Manda tiba tiba aja ngajak udahan, padahal Tama juga engga tau salah Tama dimana . Maka nya kan pas itu Tama pernah blok semua akun Manda, tapi akhir nya Tama buka lagi " jawab Tama .
3.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai taklukkan
Baca
+Pustaka
Konspirasi

Konspirasi

Tuk Tuk Tuk Ketukan itu berhenti setelah seseorang masuk dengan wajah murung dan mata sembap. Bisa di pastikan bahwa perempuan itu sudah menangis. “ tuan, anakku ketabrak dan dilarikan kerumah sakit. Aku minta izin pulang lebih awal” ujar irena ragu
9.96.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 235 kali sebagai taklukkan
Baca
+Pustaka
TAKDIRKU ADALAH KAMU

TAKDIRKU ADALAH KAMU

TAKDIRKU ADALAH KAMU 🌹🌹🌹 "SIAPA YANG MELEMPAR BOAL KE ARAH SAHABATKU???" teriak Naira marah matanya mulai berkaca-kaca karena khawatir. Salah satu dari mereka menunjuk Bisma. Naira menatapnya benci namun Bisma tak peduli. "Hey... bangunlah, hey" Bisma menepuk-nepuk pipi Tasya.
103.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai taklukkan
Baca
+Pustaka
Love in Kyoto

Love in Kyoto

Takuya merobek selembar kertas yang sudah ter [1] Tidak! [2] Sumber : Wikipedia
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai taklukkan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status