Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senja di ufuk barat

Senja di ufuk barat

Tataya Gamboa
"Hai, Sigung kecil..." Jawabnya tersenyum.Sebenarnya Alana tidak suka dengan panggilan Sigung kecil, namun dia tetap tersenyum dan menerimanya."Bu, apa aku warnai saja rambutku, dengan warna hitam, atau warna merah seperti Ibu..?" Ucap Alana ketika sedang membantu Maria menyiapkan makan siang."Tidak usah sayang, jadilah dirimu sendiri. Sini..." Ajak Ibu sambil membawaku kedepan cermin. "Lihat, wajahmu sangat cantik, kulitmu putih, matamu indah, hidungmu juga mancung, tidak ada satu pun kekurangan dalam dirimu.." Ibu membalikkan badanku menghadapnya. "Asalkan kamu berlapang dada, selalu ramah, dan jujur, kamu akan menemukan tempatmu sendiri.." Ucap Ibu."Iya Bu.." Jawab Alana dengan senyum.Akankah berakhir bahagia kisah Alana selanjutnya ?Siapa sebenarnya jati diri dia yang sesungguhnya ?
Romansa
9.92.3K DibacaTertahan
Baca
Tambahkan
BALAS DENDAM CANTIK

BALAS DENDAM CANTIK

Apa dikiranya aku bodoh diam saja dikhianati? Tidak. Aku memang sangat mencintainya, namun aku bukan wanita bodoh yang pasrah atas kelakuan suamiku. Ini adalah pembalasanku, yang tak akan pernah terlupakan olehnya bahkan semenit pun. Aku tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Kudekatkan gunting ke arah belalai Mas Yoga dengan dada berdebar. Tatapanku terus tertuju ke arah itu dengan tak tega. Kuhela napas dalam. Kenapa aku harus terus menggunakan perasaan sementara Mas Yoga sudah begitu jahat? Janji manis yang dulu ia ucap hanya akan bersamaku sampai tua, kini hanya tinggal janji. Gunting di tanganku bergerak semakin dekat ke arah sasaran. Maaf Mas, tapi ini adalah salahmu.
Rumah Tangga
9.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Bangkitnya Dokter Agung

Bangkitnya Dokter Agung

Di balik pintu besi yang dingin, Harris mengira ia akan menemukan akhir dari penderitaannya. Namun, yang ia temukan adalah pengkhianatan dari orang-orang terdekatnya. Dibuang, dihina, dan dianggap tak lebih dari sampah, ia terpaksa menelan pil pahit. Pengkhianatan istrinya, Sera, dan sahabat karibnya, Simon, menjadi luka yang tak tersembuhkan. Ia jatuh ke titik terendah, kehilangan segalanya, bahkan suaranya. Di tengah putaran nasib yang kejam, ia bertemu Queen, tunangannya dari masa lalu. Di hadapan Queen, Harris yang tak berdaya kini harus bangkit. Dengan dendam yang membara di dada dan kekuatan misterius yang bangkit dalam dirinya, akankah ia mampu membalikkan takdir? Atau apakah ia hanya akan menjadi badut bagi takdir itu sendiri?
Urban
3.3K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Dendamku kepada Pacar Anakku

Dendamku kepada Pacar Anakku

Putra bungsuku yang berusia tujuh tahun digigit ular. Aku segera melarikannya ke rumah sakit tempat putra sulungku bekerja. Tak disangka, pacar anakku mengira aku adalah selingkuhan anakku. Dia tidak hanya menghalangi pengobatan anak bungsuku, tapi juga menampar wajahku. "Aku dan pacarku adalah pasangan sempurna, tapi kamu malah datang menantangku membawa anak harammu ini." Aku ditendang dan dipukuli. Dada dan kecantikanku dirusak. Dia mengancam, "Pelacur sepertimu baru bisa insaf kalau mulut bawahmu disegel langsung." Aku dibawa ke ruang gawat darurat dalam keadaan mengenaskan, dan dokter bedah yang menanganiku ternyata adalah putra sulungku. Tangannya gemetaran hebat memegangi pisau bedah dan wajahnya pucat pasi. "Bu, siapa yang menyiksamu seperti ini?"
Baca
Tambahkan
PESONA KAKA IPAR

PESONA KAKA IPAR

“Dia bukan sekadar kakak ipar…” Langkahnya tenang, tatapannya penuh percaya diri. Selalu datang dengan senyum tipis yang bikin dunia tiba-tiba jadi sunyi. Bicaranya santai, tapi setiap kata bisa bikin dada bergetar.   Di balik sosok dewasa dan bertanggung jawab, ada sisi hangat yang diam-diam membuat nyaman. Dia tahu kapan harus bercanda, kapan harus serius — dan entah kenapa, selalu berhasil bikin kamu merasa dilihat… lebih dari sekadar adik.   Dia tidak pernah menggoda dengan kata-kata. Tapi cara dia memanggil namamu… cara dia menepuk kepala saat kamu sedang lelah… cara dia menyapamu lebih dulu sebelum menyapa istrinya — itu semua cukup untuk membuat imanmu goyah.   Karena kadang, godaan terbesar… datang dari yang tidak pernah berniat menggoda.
Fantasi
561 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Hasrat Liar di Bawah Satu Atap

Ruang tamu rumah itu terasa begitu luas, namun entah mengapa udara di sekitarnya terasa menyempit, menekan paru-paruku. Malam ini adalah awal kehidupan baruku bersama Ibu di rumah suami barunya. "Bella, ayo, jangan malu-malu. Mulai sekarang kita adalah keluarga," ucap Ibu dengan senyum merekah, menarik tanganku agar lebih mendekat. Di hadapanku berdiri dua sosok pria yang kini menjadi bagian dari hidup kami. Arthur, ayah tiriku, duduk dengan wibawa yang mengintimidasi. Usianya memang sudah menyentuh kepala lima, tapi aura maskulinnya justru semakin pekat. Tubuhnya gagah, terbalut kemeja yang sedikit ketat di bagian dada, dan brewok tipis di dagunya memberikan kesan tegas yang sulit diabaikan. Namun, bukan dia yang membuat bulu kuduku meremang. Melainkan sosok yang berdiri di sampingnya. Leonard, atau kerap dipanggil Leo. Abang tiriku. "Halo, Bella," sapanya. Suaranya berat, rendah, dan memiliki getaran yang membuat perutku terasa aneh. Leo mewarisi postur gagah ayahnya, namun dengan vitalitas masa muda yang meledak-ledak. Kaos hitam polos yang ia kenakan menempel pas di tubuhnya, mencetak jelas otot-otot dada dan lengannya yang atletis. Sepertinya tidak ada satu inci pun lemak di tubuh itu, hanya otot keras yang siap menerkam. Saat aku mengangkat wajah untuk membalas sapanya, aku menangkap basah tatapannya. Mata itu... tidak sedang menatap wajahku. Mata tajam itu sedang menelusuri lekuk tubuhku, berhenti cukup lama di area dadaku, seolah tatapannya bisa menembus kain blus yang kukenakan. Tatapan itu bukan tatapan seorang kakak, melainkan tatapan seorang pria yang sedang menilai mangsanya.
Young Adult
245 DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Jerat Cinta CEO Posesif

Jerat Cinta CEO Posesif

"Menikahlah dengan saya! Maka akan saya bantu menuntaskan balas dendammu pada wanita tadi, Nyonya Danira juga seluruh keluarganya!" ujar pria pemilik nama Leon itu. Mendengar nama itu disebut, Sera menghentikan langkahnya sejenak. Entah bagaimana ucapan pria itu membangkitkan gairahnya untuk membalas dendam pada keluarga Brian. Tapi …. "Saya masih waras dan tidak mungkin menikahi orang yang tidak saya kenal. Permisi!" ketus Sera menatap tajam mata elang milik Leon. Tatapan mereka sempat beradu sejenak. Lalu, tanpa menoleh lagi Sera kembali menjejakkan langkahnya meninggalkan tempat itu.  Leon tertawa hambar. Pria itu semakin tertantang untuk membuat gadis itu menjadi miliknya. Bukan karena cinta, sesuatu yang manis itu tidak ada di dalam kamus hidupnya. Melainkan untuk sebuah dendam. "Sepertinya permainan ini akan sangat … menarik!" gumamnya sambil bersiul riang. Bagaimana jika sebuah pernikahan bermula dari niat untuk membalas dendam?! Ikuti lika-liku kehidupan pernikahan Sera dan Leon.
Romansa
104.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Sahabatku, Penggoda Tunanganku

Sahabatku, Penggoda Tunanganku

Sahabat terbaikku, Maya, terbang dari Miama untuk menemaniku di minggu pesta lajangku. Hari-hari terakhir kebebasanku. Dia bersikeras merayakannya dengan acara malam khusus wanita di rumah, memesan semua makanan pesan antar favoritku. Dia memintaku memegang ponselnya dan menunggu. Tiba-tiba, layar ponselnya menyala. Sebuah pesan dari seorang pria. Foto tanpa baju. Aku pun membaca pesan itu. [ Aku butuh kamu malam ini. ] Kemudian, pesan itu disusul foto lain lagi. Foto mainan seks dan perlengkapan bondage seperti yang di film. Wajahku terasa panas. Jantungku berdegup kencang. Tanpa disengaja, aku baru saja masuk ke kehidupan rahasianya. Namun, gambar berikutnya membuatku diam terpaku. Foto close-up dada pria itu. Sebuah bekas luka bergerigi yang kukenal lebih baik daripada diriku sendiri. Itu milik tunanganku, Lucian Caraka.
Cerita Pendek · Mafia
4.1K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Hari Bahagianya, Hari Kematian Aku

Pada hari pernikahanku, orang tuaku tiba-tiba datang ke rumahku bersama tunanganku, lalu berkata bahwa pengantin wanita hari ini akan diganti. "Kakakmu mengidap penyakit mematikan. Satu-satunya keinginannya adalah menikah dengan James." "Kamu adalah adik kandungnya. Bersikaplah lapang dada dan bantulah kakakmu." Tunanganku juga menyahut, "Tenang saja, ini hanya sekadar menggelar pernikahan. Setelah dia meninggal, kita masih bisa menikah secara resmi." Aku menolak dan orang tuaku langsung mengikatku. "Setelah pernikahan selesai, kami akan melepaskanmu." Namun, tidak lama setelah mereka pergi, aku dibunuh dengan kejam oleh seorang penjahat yang menerobos masuk ke dalam rumah. Ketika akhirnya mereka teringat padaku, yang mereka temukan hanyalah jasadku yang telah membusuk.
Baca
Tambahkan
Noda di Balik Cadar Aluna

Noda di Balik Cadar Aluna

Mata Aluna terbelalak melihat tubuhnya tertutup selimut tanpa sehelai pakaian pun di atas ranjang hotel. Air matanya mengalir, dadanya terasa sesak, bahkan rasanya sulit untuk bernapas. Hari ini, kehormatan yang ia jaga selama dua puluh tiga tahun musnah begitu saja. Gadis bermata bulat itu mengambil selembar kain hitam penutup wajahnya. Ia meremas kain itu kuat-kuat, Aluna tidak tahu apa yang harus ia katakan kepada kedua orang tuanya dan calon suaminya nanti. Dengan langkah gontai, Aluna berjalan menuju balkon hotel, tangannya mencengkeram erat pagar besi setinggi dada orang dewasa. Ia pun memejamkan mata, memantapkan diri untuk menyudahi segalanya. Apakah Aluna akan menyerah? Yuk, baca kisah selanjutanya.
Romansa
103.4K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
3031323334
...
38
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status