Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Menantu Sampah Pura-pura Bodoh

Menantu Sampah Pura-pura Bodoh

Dan itu sebenarnya terjadi sudah sangat lama, tapi ternyata masih tumbuh subur hingga saat ini. Drettt! Drettt! Drettt! Sadar dari lamunannya, Ibra mendapati ponselnya yang bergetar. Setelah melihat layar ponsel tersebut--yang tergeletak di atas meja, Ibra segera menerima panggilan telepon untuknya. "Ya, apa ada perkembangan?" tanyanya pada seseorang diseberang sana. "Lakukan dengan baik, bodoh!" umpatnya--mendengar jawaban atas pertanyaan tadi.
1016.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 543 kali sebagai telepon kabel
Baca
+Pustaka
Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Jagoan Kampung Merantau Ke Kota

Tubuh Kelvin yang megah itu pun terbanting dengan begitu telengas. Gending sengaja melepaskan Kelvin dan tidak segera menyerangnya lagi. Akan tetapi, ia menoleh kanan kiri dengan cepat, mencari benda yang tadi sudah sempat ia perhatikan sewaktu memasuki apartemen Kelvin ini. Apakah itu? Kabel televisi dan.., gorden! Bhettt..! Gending menyentak kabel televisi. Bhett..! Ia juga menyentak kain gorden pembatas ruang tengah dan ruang tamu.
1045.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai telepon kabel
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Ayusqie
Selamat datang kk pembaca di novel Jagoan Kampung Merantau ke Kota. Jangan lewatkan jg karya sy yg lain: - ABANG OJEK VS IBU POLWAN (highly recommnded nih) - SUSAHNYA JADI MAS JOKO. Terima kasih kk semua. sehat selalu
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

Layanan Telepon Panas untuk Dosen Impoten

Mensugesti dirinya sendiri untuk tidak boleh menangis. Saat Irene hendak menyimpan kembali ponsel di atas nakas. Tiba-tiba dia mendapatkan sebuah telepon dari nomor yang tidak tersimpan pada kontaknya. Untuk beberapa saat, Irene menatap dengan saksama deretan angka yang nampak pada layar ponselnya. “Rasanya nggak asing. Tapi siapa?” gumam Irene. Segera ia mengangkat panggilan tersebut. “Halo?” sapa Irene.
1088.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.9K kali sebagai telepon kabel
Baca
+Pustaka
Obsesi Liar CEO

Obsesi Liar CEO

Ting! Calantas sedikit terlonjak saat ponselnya menyala dan berdering menandakan pesan masuk. Dengan senyumannya yang mengembang, Calantas dengan cepat meraihnya dan terlebih dahulu dia meletakkan sendok dan garpu di atas piringnya lalu menyambar ponselnya itu dan langsung membuka pesan. Ternyata itu dari operator di mana mereka tengah mempromosikan masalah Kouta internet, telepon dan pesan. Melihat hal itu, Calantas meletakkan ponselnya kembali di atas meja makan dengan kuat sehingga menimbulkan suara yang keras. Beruntung ponselnya itu tahan banting, jadi tidak menimbulkan kerusakan saat terjatuh atau dia membantingnya.
1046.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai telepon kabel
Baca
+Pustaka
Cinta Sepesukuan

Cinta Sepesukuan

“Kriiiiiing....! Kriiiiiiing..! Kriiiiiiiing..!” suara telepon kabel berbunyi. “Hallo, selamat siang.” “Selamat siang Bu Clara,” sapa seorang wanita di sambungan telepon kabel itu. “Oh, ternyata Bu Anggelina. Ada apa, Bu?” “Bisa minta waktunya sebentar Bu untuk datang ke ruangan saya?”
106.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai telepon kabel
Baca
+Pustaka
Mr G (Lelaki Hot dan Berbahaya)

Mr G (Lelaki Hot dan Berbahaya)

Joshua memberikan gagang telepon rumah tanpa kabel pada Debora. Debora mendekati meja pantry di mana Joshua berdiri, dan mengacungkan gagang telepon. Dalam hati Debora mengagumi ketampanan Joshua. “Terima kasih Tuan,” jawab lembut menganggukkan kepala. Debora segera menekan tombol-tombol angka di layar ponsel pintar Joshua. Nomor sang ibu yang sudah dia hafal luar kepala, langsung di sambungkan.
1016.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 489 kali sebagai telepon kabel
Baca
+Pustaka
CEO Brondong itu Kekasihku

CEO Brondong itu Kekasihku

Masuk ruangan, mulut Mbak Leni tidak berhenti bicara. “Raya. Tahu bedanya telpon kabel dan handphone, kan? Kalau nomor handphone itu untuk personal. Pribadi. Mana boleh diberikan ke orang lain tanpa minta izin. Pak Wira itu usianya sudah tua, tapi hal ginian harus dikasih tahu.” “Hus! Mbak Leni jangan bilang begitu. Nanti Pak Wira dengar.” Seniorku ini malah melengos.
1043.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai telepon kabel
Baca
+Pustaka
Suddenly We Got Married (Series 4)

Suddenly We Got Married (Series 4)

Kiran mengeluarkan sesuatu dari dalam tas nya, kemudian menyodorkan pada Karel. “Ini ponsel kamu pegang. Nomernya masih sama, ya. Kalau ada apa-apa, atau kamu merasa nggak baik-baik aja, bisa langsung telepon Om atau Tante. Bahkan Ziel sekalipun silakan kamu hubungi dia.” Karel mengangguk, kemudian menerima ponsel yang diberikan oleh Kiran. Yap, ponsel baru karena miliknya otomatis pasti sudah hancur karena ia lempar kemarin.
107.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 245 kali sebagai telepon kabel
Baca
+Pustaka
Berandal Misterius Itu Suamiku

Berandal Misterius Itu Suamiku

Mereka kini berada di dalam lift. “Sudah siap semuanya!” Mones menekan ear phone tanpa kabel yang selalu stand by di telinga. Benda itu tak bsia lepas dari telinganya. Tak butuh jeda lama untuknya menerima telepon entah dari arah mana pun. “Aku tidak mau mendengar ada kekacauan.”
1012.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 387 kali sebagai telepon kabel
Baca
+Pustaka
Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Aku Pria Biasa yang Tinggal dengan Enam Wanita Berbahaya

Pintu panel terbuka dengan suara derit panjang, memperlihatkan jajaran kabel tebal dan sakelar sirkuit di dalamnya. Aroma tembaga terbakar dan plastik yang meleleh langsung menguar dari dalam kotak. Sakelar nomor tiga tampak hitam legam, terbungkus jelaga akibat hubungan arus pendek yang dipicu oleh rembesan air laut. "Aku sudah di dalam panel," Raka mengatur napasnya yang mulai pendek karena hawa dingin yang menusuk dada. "Kabel utamanya hangus total. Isolasinya meleleh."
10587 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14 kali sebagai telepon kabel
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status