Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Bos angkuh itu ternyata ayah anakku

Bos angkuh itu ternyata ayah anakku

"Tolong jangan bawa anakku, aku tidak sanggup berpisah darinya." Tangis Zeira sambil berlutut, memohon di hadapan Anjas. "Anakmu ? Dia itu adalah putraku," ucap Anjas dengan tegas. "Aku mohon jangan pisahkan kami." Zeira kembali memohon. Dia tidak sanggup jika harus berpisah dengan putra kesayangan. Padahal selama hamil sampai melahirkan, dia hanya ditemani ibunya. "Hey Zeira, dengar baik-baik. Kamu itu adalah seorang pembohong dan penipu, jadi putraku tidak layak hidup bersama wanita seperti kamu" "Ti....ti......tidak. Aku bukan pembohong dan penipu" Bantah Zeira sambil menangis tersedu-sedu. "Kamu bukan penipu ?" Cibir Anjas sambil tersenyum sinis. "Apa kamu lupa, kalau kamu sengaja berhenti bekerja dan pergi meninggalkan jakarta agar aku tidak mengetahui kalau Azka adalah putraku ?" Lanjutan.
9.7127.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.2K kali sebagai tersenyum getir
Baca
+Pustaka
Hadiah Jenazah Untuk Perebut Posisiku

Hadiah Jenazah Untuk Perebut Posisiku

Aku menunggu donor jantung selama dua tahun, tetapi jantung itu malah ditransplantasikan oleh suamiku kepada putri palsu keluarga kaya, Inara. Dokter mengatakan aku hanya memiliki sisa waktu hidup satu minggu. Karena itu, aku memutuskan untuk membekukan jenazahku. Aku menyumbangkan jasadku sendiri kepada studio milik Inara. Pada hari aku menandatangani surat donasi, anakku berlari memelukku dan berkata bahwa akhirnya Mama dan Bibi sudah berdamai kembali. Orang tuaku memujiku karena akhirnya aku mengerti arti kasih sayang antarsaudari dan mau saling membantu. Suamiku pun merasa lega, mengatakan bahwa aku akhirnya melepaskan ganjalan di hati dan menjadi lebih pengertian. Aku tersenyum tipis. Ya, kali ini aku benar-benar sudah belajar untuk patuh. Aku akan mengembalikan identitas putri Keluarga Mahardian kepada Inara dan mengabulkan keinginan kalian semua.
25.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 839 kali sebagai tersenyum getir
Baca
+Pustaka
Peraturan Pertama, Jangan Jatuh Cinta!

Peraturan Pertama, Jangan Jatuh Cinta!

Olivia tidak menyangka kepindahannya ke Jakarta akan membawanya bertemu kembali dengan Kafka, sosok penguasa sekolah yang ditakuti semua SMA Budi Karya. Di balik topeng bengis yang ia pasang setiap hari, siapa sangka bahwa sebenarnya laki-laki itu hanyalah seonggok anak mami? "Daripada lo gue jadiin target. Gue mau jadi pacar lo, nggak?" ujar Kafka menyodorkan tawaran paling masuk akal agar rahasia memalukan itu tetap terkubur. Olivia terdiam cukup lama. Pertanyaannya yang salah atau pria itu yang gila? "Bukannya harusnya gue yang mau jadi pacar lo?" Kafka tersenyum tipis. "Oke, gue mau." Olivia mematung di tempat, matanya membelalak tak percaya mendengar jawaban itu. Sial, apa yang baru saja dia lakukan? Sadar, Oliv! Setelah pertemuan pertama, harusnya sadar! Peraturan pertama bertemu Kafka, jangan sampai jatuh cinta sama dia!
1071 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1 kali sebagai tersenyum getir
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

[Lereng Gunung Bromo, Hindia Belanda, 1831] . “Lalu untuk apa kau menculikku? Membawaku begitu jauh ke tengah hutan?” Diam. Senyap. Ells menunggu jawaban penculiknya. DIa benar-benar butuh jawaban itu untuk kemerdekaannya. “Ayahmu membunuh kakekku.” Getir suara Airlangga tetap membuat Ells cepat membantah. “Tidak mungkin!” Ells merapikan duduknya. Tidak lagi bersandar, dia duduk tegak menarik kakinya mendekat, bersila. Tatapan menyala penculiknya cukup menjawab. “Papaku tidak pernah membunuh orang!” Ells sungguh tidak terima ayahnya disebut pembunuh. Ayah yang baik, ayah yang lembut, mana mungkin sekeji itu. Namun tatapan Airlangga semakin tajam. *** LANGIT dan bumi, terhalang angkasa yang memisahkan keduanya. Airlangga, anak negeri yang marah, membalas dendam dengan menculik putri seorang penguasa negeri, Daniella Elizabeth van Loen. Perjalanan menerobos hutan, saling melindungi, dan menjaga justru menjadi benih cinta mereka. Sampai akhirnya cinta itu membuahkan janin. Mereka sadar, tidak mungkin selamanya mereka tinggal menyendiri di surga mereka yang bernama hutan. Demi buah cinta mereka, mereka harus kembali ke pusat peradaban. Kembali ke bumi. Kembali membumi. Tapi selalu ada angkasa yang menggantung indah memisahkan langit dan bumi. Haruskah perbedaan itu memisahkan mereka? Apa yang akhirnya Airlangga lakukan untuk membangun pelangi untuk menghubungkan langit dan bumi mereka? Menghilangkan jejak angkasa yang memisahkan mereka. Jika mereka tidak berhasil membangun jembatan pelangi, mereka bersiap untuk tinggal bersama di langit biru. Apakah tidak ada jalan lain? Berlatar masa kolonial Belanda, Airlangga dan Daniella merenda kasih di tengah hutan hujan tropis lereng Gunung Bromo yang cantik. Bertemu binatang-binatang liar. Dengan sedikit penggambaran alam, semoga bisa mengajak pembaca masuk ke dalam cerita, berkelana di tengah hutan di Nusantara abad ke-19. ***
1010.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 330 kali sebagai tersenyum getir
Baca
+Pustaka
Sleeping With Mr. Arrogant

Sleeping With Mr. Arrogant

"Kamu selingkuh." Langkah kaki Saka terhenti, lalu dia mendengar tarikan napas tercekat Renata di belakangnya, membuatnya memutar tubuh untuk menatap Renata. Renata mengepalkan kedua tangannya, menatap Saka penuh tuntutan. "Apa yang kamu lakukan dengan wanita itu di hotel? Kalian..." kedua mata Renata membendung telaga yang siap tumpah detik itu juga. "Memangnya... kenapa kalau aku selingkuh?" Saka melangkah perlahan menghampiri Renata, berdiri tegak dengan tatapan dinginnya yang menusuk. Kepalanya sedikit merunduk hingga dia bisa berbisik di telinga Renata. "bukannya dulu kamu juga selingkuhan suami orang, hm? Jadi, berhenti lah bersikap seolah-olah kamu yang paling tersakiti. Padahal... kamu dan perempuan itu nggak ada bedanya, Nata." Saka menarik wajahnya, dia tersenyum miring ketika menemukan wajah pucat Renata yang menatap kosong ke depan. "aku benar, kan?"
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai tersenyum getir
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

Takkan Kembali ke Dekapan Penderitaan

Aku sudah delapan tahun menikah dengan suamiku, Rangga. Selama itu, dia sudah membawa pulang 99 wanita lain ke rumah. Sekarang, aku menatap gadis muda yang ke-100 di depanku. Dia menatapku dengan menantang, lalu menoleh dan bertanya, "Pak Rangga, ini istrimu yang nggak berguna itu ya?" Rangga bersandar santai di kursinya sembari menjawab, "Ya." Gadis muda itu berjalan ke arahku dan menepuk pipiku, lalu berkata sambil tersenyum, "Malam ini, dengarkan baik-baik gimana jadi wanita yang hebat!" Malam itu, aku terpaksa duduk di ruang tamu mendengarkan suara erangan dari kamar sampai fajar menyingsing. Pagi harinya, Rangga menyuruhku menyiapkan sarapan seperti biasa. Aku menolak. Sepertinya dia lupa, pernikahan kami hanya pernikahan kontrak. Dan hari ini, adalah tiga hari terakhir sebelum kontrak itu berakhir.
9.660.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.9K kali sebagai tersenyum getir
Baca
+Pustaka
Tumbal Keluarga, Menikahi Pria Koma

Tumbal Keluarga, Menikahi Pria Koma

"Sudahlah, biar aku saja yang menikah!" Saat mengucapkan kalimat itu, Katie tiba-tiba merasa lega. Seolah seluruh beban yang menekan dada akhirnya terlepas.Di telinganya, terdengar suara ayah dan ibunya yang kegirangan. "Katie, akhirnya kamu berpikir jernih. Calon suamimu itu memang dalam kondisi koma, tapi wajahnya sangat tampan. Meskipun sudah tertidur selama beberapa tahun, siapa tahu suatu saat nanti dia sadar? Lagi pula, dia akan mewarisi usaha keluarga ...." Selain orang tuanya sendiri, sepertinya tidak ada lagi orang tua di dunia ini yang menikahkan putrinya sendiri kepada orang koma dan malah merasa diuntungkan. Katie tersenyum pahit dan mencibir dirinya sendiri. "Tenang saja. Kalau aku sudah memutuskan untuk menikah, aku nggak akan menyesal. Aku juga nggak akan membiarkan anak angkat kesayangan kalian yang menggantikan posisiku di pelaminan."
8.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai tersenyum getir
Baca
+Pustaka
Mantan Suamiku Dan Cinta Baruku Meniduri Sahabatku

Mantan Suamiku Dan Cinta Baruku Meniduri Sahabatku

Dalam perjalanan pulang setelah mengambil surat nikah, Riven tiba-tiba berkata, "Aku selingkuh." Dia menunjuk kursi penumpang di bawahku, lalu tersenyum kejam. "Kemarin dia duduk di sini sambil nyium aku. Pakaiannya seksi sekali. Aku nggak bisa nahan diri, jadi aku tidur sama dia." Untuk kedua kalinya, aku dikhianati. Aku terpaku di sana, begitu sakit sampai tak mampu mengeluarkan sepatah kata pun. Namun, Riven malah terlihat masih tenggelam dalam kenangan itu. "Sekarang aku jadi bisa memahami Javer. Queena memang lebih punya pesona wanita dibanding kamu." Javer adalah mantan suamiku, sedangkan Queena adalah sahabatku dulu. Lima tahun lalu, aku memergoki mereka berdua di ranjang yang sama. Saat hidupku terasa hancur dan tak ada harapan, Rivenlah yang menyelamatkanku. Namun sekarang, dia juga mengkhianatiku demi wanita yang sama.
809 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai tersenyum getir
Baca
+Pustaka
Karena Ganti Kunci, Aku Menceraikannya

Karena Ganti Kunci, Aku Menceraikannya

Istriku selalu tidak suka membawa kunci. Namun kali ini, dia mengganti kunci pintu rumah dari kunci sandi menjadi kunci model lama yang harus diputar dengan anak kunci. Bahkan saat mandi pun dia akan mengunci pintu rumah. Setiap kali aku pulang, aku harus meneleponnya dulu, setelah dia membukakan, barulah aku bisa masuk. Aku tidak bisa menerima penghinaan seperti ini. Di acara kumpul keluarga, aku pun mengeluarkan surat perjanjian cerai. Semua orang mengira aku hanya mabuk dan sedang bercanda. Istriku menampar wajahku dengan keras, lalu menatapku dengan penuh amarah. "Cuma menelepon dulu saja, susah sekali? Bukankah dulu kamu berjanji akan menghormatiku seumur hidup!" Aku menatapnya dengan dingin, lalu tersenyum sinis. "Kalau sudah bercerai dan aku langsung nggak pulang lagi, bukankah itu justru lebih menghormatimu?"
2.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai tersenyum getir
Baca
+Pustaka
Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian

Cinta dari CEO Sombong: Dingin Sekarang, Sayang Kemudian

Saat orang terkaya di Kota Livia, Hendro Jamil dalam kondisi vegetatif, istrinya Wenny Cladia telah merawatnya selama tiga tahun. Namun, setelah dia bangun, Wenny menemukan pesan teks yang ambigu di ponselnya, cinta pertamanya telah pulang. Teman-temannya yang meremehkan Wenny bercanda, "Sang putri telah kembali, saatnya mengusir si wanita jelek." Baru pada saat itulah Wenny sadar kalau Hendro tidak pernah mencintainya dan dirinya hanyalah bahan tertawaan yang menyedihkan. Suatu malam, Hendro menerima surat cerai dari istrinya dengan alasan pihak pria mengalami impoten. Hendro pun datang dengan wajah muram dan mendapati kalau Nyonya Jamil yang dulunya jelek, sekarang telah berubah menjadi ahli medis dan berdiri anggun di bawah lampu yang terang. Melihat kedatangannya, Nyonya Jamil tersenyum dan berkata, "Pak Hendro, apakah kamu mencari dokter andrologi?"
7.71.3M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34.1K kali sebagai tersenyum getir
Tampilkan Ulasan (243)
Baca
+Pustaka
riniflosinambela24
sekedar saran thor : Cerita pemain tambahan gak usah terlalu kepanjangan sampai 10 bab lebih, ini tiap hari kita sllu nunggu crita pemain utama loh, masa kita jd bca crita asrama kehidupan pemain tambahan? ? kita pun suka baca ini krna crita cinta wenny dan hendro.Tlong segera di hapus yg gk perlu
KAR TINA
Setiap kali aku baca Novel ini, aku selalu baca dengan hati rasa cinta dan emosi. Novel yang sangat bagus dan menarik...️...️...️...️...️. Emosi ku saat baca semua ada happy, kesetiaan, sedih, bangga...dan banyak perasaan rasa juga emosi yang tak dapat di ungkap kan. Semangat ... aku suka Novel Mu......
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
1516171819
...
39
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status