Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Padahal, suara-suara khas binatang malam di hutan mulai terdengar. Nenek Suyatim tidak mungkin menggelayut di bahunya seekor monyet imut yang kepalanya rajin bergerak tidak bisa diam. Selama hidup, perempuan yang dikenalnya hanyalah Nenek Suyatim. Namun ternyata, “Suyatim” ada yang mungil, cantik, putih bersih kulitnya kencang dan digelayuti bahunya oleh seekor monyet. Entah apa yang dirasakan Rimba Rangkuti melihat semua peristiwa itu.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai tete monyet
Baca
+Pustaka
Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun

Dinikahi Bosku: Menjadi Cinderella Dua Tahun

Tatapannya masih lurus ke depan, wajahnya tetap datar, seolah dia barusan tidak mengucapkan kebohongan paling random dalam sejarah klinik hewan. “Apa?” tanya Kylar santai. “Apa?!” Ryn membalas, suaranya nyaris tercekik. “Dari semua hewan di dunia, kenapa monyet, Ky?” Kylar akhirnya menoleh. Ekspresinya serius. Terlalu serius untuk topik yang semestinya masuk kategori tidak layak dibahas dengan wajah setenang itu. “Karena monyet itu spesifik. Nggak umum. Nggak relatable. Dan nggak bikin orang merasa punya koneksi emosional,” jawab Kylar tenang.
10209.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.2K kali sebagai tete monyet
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Bidan Simba
suka sekali novel ini ...... kisah cinta yang diawali kesepakatan.. yang penuh masa lalu terpendam sedikit sedikit terbuka seiring waktu bersama.. menjadi ujian kesabaran untuk Jd suami istri yang saling menerima
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Baca Semua Ulasan
MADU YANG BERACUN

MADU YANG BERACUN

Embun tersenyum miring mendengar kalimat Jasmine. “Ya, untuk menghadapi ular kita memang harus jadi ular juga,” kata Embun santai. Dia kembali melipat tangan di dada. “Kalau jadi kelinci, mati dong dimangsa,” lanjutnya dengan mimik wajah yang menyebalkan “Apa maksudmu melakukan itu? Kau mau balas dendam padaku lewat keluargaku,ha?” Dada Jasmine naik turun.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 186 kali sebagai tete monyet
Baca
+Pustaka
Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku

Ciuman Pertama dari Kawan Sepupu ku

Laki - laki adalah tai ,babi ,monyet ,beruk. " apa iya semua laki - laki banyak mesum nya? kalo iya setidak nya tau tempat monyet ,ter penting sama cewe lo. Jangan asal nyosor. Lagian babi mana si yang nyebarin itu? Arghhh ,kalo cewe gua cabik - cabik gunung nya. Kalo cowo gua injeeeek gajah nya "
504 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai tete monyet
Baca
+Pustaka
ISTRIMU TERNYATA SULTAN

ISTRIMU TERNYATA SULTAN

Pos 1: Kandang Monyet Depresi Rombongan berhenti di depan kandang si monyet yang masih duduk melamun menatap tembok. Monyet itu tidak bergerak sama sekali, bahkan saat Victor melempar kacang. "Kok monyetnya diem aja?" protes Victor. "Mati ya?" "Sembarangan," potong Rangga cepat. "Dia sedang dalam fase Deep Meditation state. Monyet ini adalah Guru Spiritual kami. Namanya Master Oogway."
10816 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai tete monyet
Baca
+Pustaka
Penguasa Fisik Tanpa Batas

Penguasa Fisik Tanpa Batas

Dia melompat ke udara dengan kekuatan dan kecepatan yang luar biasa, mengikuti buaya yang masih terbang di udara. Setelah berhasil melemparkan buaya itu ke udara, monyet raksasa itu tidak membuang waktu. Dia melompat ke udara dengan kekuatan dan kecepatan yang luar biasa, mengikuti buaya yang masih terbang di udara. "RAAAAARRRRR!" Monyet itu mengaum, dan aura kuning di sekelilingnya semakin terang, memancarkan energi yang luar biasa.
1093.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai tete monyet
Tampilkan Ulasan (15)
Baca
+Pustaka
Zhu Phi
ijin promo ya Thor ... S2 Legenda Pedang Naga Emas sudah rilis dengan judul Dewa Immortal Naga Emas. Baca juga Pendekar Kitab Iblis yang akan Tamat dalam waktu dekat. Siapa bilang villain tidak bisa jadi MC? Sukses selalu ya...
Pok Jang
Meskipun begitu, di bab-bab tersebut kita dapat melihat dan mengikuti perkembangan awal dari protagonis kita. Saya akan berupaya untuk menerbitkan dua bab setiap harinya sehingga Anda dapat menikmati cerita dengan lebih cepat. Terima kasih sekali lagi atas perhatian Anda.
Baca Semua Ulasan
Kembalinya Kaisar Abadi

Kembalinya Kaisar Abadi

Tapi Aruna, Arya dan Kiara bisa melihat bahwa saat giok itu memancarkan cahayanya barusan, bayangan monyet raksasa yang tingginya mencapai puluhan meter tiba-tiba muncul dan menampakkan dirinya sebelum tiba-tiba menghilang. Bayangan itu hanya bertahan sesaat, tapi kesan yang ditinggalkannya sangat kuat. Sosok monyet putih raksasa dengan mata menyala merah, berdiri dengan postur dominan, seolah-olah bisa menghancurkan gunung hanya dengan kepalan tangannya. Itu hanya sesaat, tapi Kiara tidak bisa untuk tidak berseru kagum. "Woww, itu monyet yang sangat besar dan kuat!"
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai tete monyet
Baca
+Pustaka
Miss Montok

Miss Montok

“Makanya kalau bawa makanan, jangan ditawarin terus ke dia. Ntar tambah bulet!” Rasanya mau marah, tapi memang kenyataan. Kalau mau berpikir positif, masih untung aku dijuluki 'Miss Montok'. Soalnya konotasi 'montok' lebih cenderung ke padat berisi, daripada 'gendut' yang terkesan melecehkan.
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai tete monyet
Baca
+Pustaka
BUKAN SEKEDAR CINTA MONYET

BUKAN SEKEDAR CINTA MONYET

teriak Mila dan langsung memukul Melinda dengan bantal dan guling Melinda. “Apa sih, Dik?” tanya Melinda dengan mengedipkan matanya. Ia rupanya langsung tidur setelah mandi. Meli berusaha menyeret tubuh Mbak nya sekuat tenaga. Melinda juga dengan sekuat tenaga menolak. Setelah Meli berhasil menyeret Melinda hingga ke tepi kasur, Melinda kembali naik lagi di atas kasur. “Capek ah, Ma,” ucap Mila dengan berteriak pada mamanya.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai tete monyet
Baca
+Pustaka
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

Dia bagaikan Tuhan dengan kekuatan tak terbatas, bercanda memperhatikan monyet yang hendak melompat di telapak tangannya. Monyet itu mengira dia telah menempuh jarak yang sangat jauh, tetapi ketika menoleh ke belakang, dia masih berada di gengamannya. Sia-sia! Semua sia-sia! Dia memucat, mundur selangkah demi selangkah, lalu berbalik dan bergegas kembali ke jalan yang tadi dia tempuh. Dia tahu akan terpeleset dan jatuh, tetapi dia tak peduli lagi. Sekalipun dia akan hancur berkeping-keping jika jatuh seperti ini, itu lebih baik daripada ditawan olehnya.
984.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai tete monyet
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status