Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Della's Story

Della's Story

Dia hanya mencari-cari dulu, nanti kalau ada yang menarik baru deh beli. Setelah beberapa menit Della berkeliling, langkah dia berhenti ketika melihat sebuah buku yang membuatnya penasaran, yaitu buku yang berjudul 'Hindari pacaran, yuk!' Karena penasaran, akhirnya dia mengambil buku tersebut untuk dibelinya. Saat itu juga, ada seseorang yang diam-diam memandang Della dari kejauhan. Akan tetapi saat Della membalikkan tubuhnya, orang itu mengalihkan pandangannya.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai the lottery story
Baca
+Pustaka
Unperfect Story

Unperfect Story

teriak Bintang yang disusul tepuk tangan oleh semua orang. Untuk pertama kalinya Amara menceritakan kisahnya pada orang lain, padahal dirinya merupakan tipe orang yang sulit menceritakan masalahnya. Selesai bercerita pada Owen, air mata mulai membasahi wajahnya disusul suara tangis.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 151 kali sebagai the lottery story
Baca
+Pustaka
OUR STORY

OUR STORY

Mereka saling memandang tanpa harus bicara mereka mengerti apa yang terjadi. "Jadi sedang apa kalian saat dipindahkan kesini?, kalau aku setelah beres mandi dan akan tidur tiba-tiba saja aku ada dihutan dan gelomboran serigala yang kelaparan berdiri tepat dihadapan ku, sungguh nasib yang sial." Arion dan Liora mendengarkan cerita Raymond dalam diam, mereka membayangkan betapa malangnya nasib Raymond, namun mereka pun sama sialnya.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai the lottery story
Baca
+Pustaka
Our Story

Our Story

sahut cowok berambut gondrong di meja paling belakang. "Nah setuju, lagian tampang keren gini dibilang tengil, minta dicium ya, itu mulutnya, Mbak?" Cowok di sampingnya ikut berkomentar, disusul dengan tawanya yang terdengar menyebalkan. "Cepetan mana uangnya! Gue nggak butuh basa-basi!" desis Rara dan sekali lagi menggebrak meja sembari berjalan ke depan beberapa laki-laki di bangku belakang.
106.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai the lottery story
Baca
+Pustaka
A Story We Misread

A Story We Misread

"Sebelas siang. Kenapa? Ibu mau mendengarkan siaranku?" Nyonya Oswald mengangguk antusias. "Tentu saja. Ibu juga akan memberitahu teman-teman Ibu agar mereka mendengarkan siaran radiomu nanti. Kamu tau, Sayang, banyak dari mereka yang sudah membeli novelmu." "Apa yang Ibu bicarakan pada teman-teman Ibu? Tidak membicarakan sesuatu yang aneh tentang aku, 'kan?" Reana menyipitkan mata dengan curiga.
116 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai the lottery story
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status