Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Black Shadow

Black Shadow

Cindy pun mengedarkan pandangannya, ke kiri dan ke kanan, benar-benar sepi. "Kok cepat banget hilangnya yah. Apa tadi itu setan? Hiiii." Sindi bingung, sekaligus takut dan merinding. Dia pun gegas kembali memasuki toko itu, menutup pintu itu rapat.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 137 Times as the silent
Read
+Library
Without You

Without You

Sore yang tampak sepi. Kediaman Erland yang biasanya ramai tiba-tiba sunyi senyap seperti tak ada tanda-tanda kehidupa, hanya terdengar bunyi jarum jam yang terus bekerja berputar sesuai porosnya. Semua itu tentu saja terjadi karena seluruh penghuninya sedang pergi berlibur meninggalkan hiruk pikuk ibu kota. Itu semua karena Erland baru saja memenangkan proyek besar.
2.5K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as the silent
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Seakan waktu menghentikan semuanya, baik Kafta maupun Nina sama-sama terkunci dalam tatapan mereka sampai suara Bagas mengintrupsi keduanya. "Nina," panggilnya. Nina mengerjapkan matanya. Mengalihkan tatapan pada Bagas yang terlihat begitu sabar untuk seseorang yang sedang patah hati. Ah siapa yang tahu? Pun dengan Nina. Perempuan Dua Puluh Lima tahun itu selamanya tidak akan tahu bagaimana perasaan Bagas. "Halo Kafta," Bagas sedikit menundukan kepalanya untuk menyapa Kafta. Namun seperti biasa, Kafta seolah tak mendengar sapaan itu. Dia sama dinginnya dengan Lima tahun lalu.
101.6K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as the silent
Read
+Library
Dinodai Sebelum Malam Pertama

Dinodai Sebelum Malam Pertama

Ia memilih bungkam. *The end
10146.8K viewsCompletedAdded to Library 5.6K Times as the silent
Read
+Library
Perfect Secret

Perfect Secret

Orang pendiam itu ternyata lebih menakutkan dan menghanyutkan. *** TBC
1039.9K viewsCompletedAdded to Library 1.4K Times as the silent
Read
+Library
Suamiku Hanya Diam

Suamiku Hanya Diam

Setelah makan ia mencuci nya serta membereskan nya, rani pun berjalan memasuki lift tidak manaiki tangga karna sudah lelah. Rani memasuki kamar nya yang di lantai 3, lalu ia duduk di tepi ranjang dan ingin melanjutkan tulisannya yang tertunda. Drrttt... Drrttt... Suara panggilan berbunyi nyaring di kesunyian malam. “Siapa ini?? " gumam rani bingung karna melihat seseorang menelfon nya, hanya ada Nomer saja di layar nya.
933 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as the silent
Read
+Library
Mencintai dalam Diam

Mencintai dalam Diam

Ruang tamu menjadi sangat sunyi, semua orang terdiam seperti patung. "Apa kalian semua sudah mati? Cepat temukan dia!" Suara bentakannya membuat semua orang panik seperti kawanan burung yang tercerai-berai, berlarian ke segala arah. Sandi merasa semua tenaganya seperti terkuras habis, langsung jatuh terkapar di sofa dan menutup wajahnya dengan tangan. Sekretaris yang berdiri di sampingnya melapor dengan ketakutan.
27.2K viewsCompletedAdded to Library 707 Times as the silent
Read
+Library
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

Jalan basah, lampu-lampu rumah berkedip, tapi semuanya sunyi seperti di dalam mimpi. --- Orang bermata abu berdiri di sudut kamar. “Itu tandanya ujian keempat dimulai. Desa ini sedang mematikan suaranya.” --- “Apa maksudnya?” Raka mendekat. --- “Kalau kau tak bergerak sekarang, kau akan ikut menghilang bersamanya.” --- --- Mereka keluar ke jalan. Angin bertiup kencang, tapi hanya gerak dedaunan yang terlihat tanpa suara gemerisik. Raka merasa seperti menonton dunia tanpa pengeras suara.
101.9K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as the silent
Read
+Library
Penghangat Ranjang Tuan Sean

Penghangat Ranjang Tuan Sean

Karena kebetulan, Silencia sedang berada di sana. Meskipun begitu, Silencia tidak langsung menjawab. Dia menoleh penuh tanya pada Astressia. Ingin meminta saran, tapi gengsi. “Hufft, kau ini,” desah Astressia seraya memijit keningnya.
167 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as the silent
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status