Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lima Tahun Penantian dalam Sunyi

Lima Tahun Penantian dalam Sunyi

Ricky mengangguk dengan perasaan merana. "Hmm." Aku pun memeluk pinggang Ricky dan berjinjit. Lalu, aku mencium jakunnya. "Sekarang, masih cemburu?" Sorot mata Ricky meredup. Lalu, dengan sekali sentuh, Ricky mematikan lampu kamar. Hiruk-pikuk dunia pun menjauh. Kini, di dunia kami hanya menyisakan kami berdua. TAMAT
2.4K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as the silent
Read
+Library
MANTANMU JADI ISTRI BOS

MANTANMU JADI ISTRI BOS

Di antara desahan dan bisikan cinta, sebuah suara kecil mulai terdengar. Drrrrttt... drrrrttt... Ponsel Ali yang tergeletak di meja mulai bergetar. Tak lama, ponsel Dahlia juga ikut menyusul. Getaran demi getaran, terus menerus, seolah memohon untuk diperhatikan. Namun mereka tidak peduli. Suara itu masih tertahan oleh mode silent. Mereka masih saling membisiki, saling menyentuh, saling mengisi satu sama lain dengan cinta yang mendalam.
3.3K viewsCompletedAdded to Library 96 Times as the silent
Read
+Library
The Secret

The Secret

Termasuk soal mereka yang sudah kuhabisi nyawanya. Dinar menatapku tanpa berkata-kata. Ekspresi di wajahnya berubah-ubah, meski kebanyakan ia memasang ekpresi ngeri seolah sedang menonton film horor. Ia tetap bungkam meski ceritaku sudah berakhir lima belas menit yang lalu. "Gila lo." kata Dinar pada akhirnya. "Kayaknya, sih."
1012.3K viewsOngoingAdded to Library 407 Times as the silent
Read
+Library
Thousand Years

Thousand Years

Dipetiknya satu daun dari tanaman rose vines itu, lalu ia tulis di sana sebuah kalimat. 'Aku ingin pulang. Bisakah kau membawaku kembali?' Setelah menuliskan itu, Vinia memejamkan kedua matanya. Satu detik, dua detik dan lima detik kemudian tidak terjadi apa-apa. Ia membanting pena emas itu ke lantai. Hingga menimbulkan bunyi debam nyaring saat menyentuh lantai pualam itu. Air mukanya tidak sedap dipandang.
104.8K viewsOn holdAdded to Library 148 Times as the silent
Read
+Library
Without You

Without You

Sore yang tampak sepi. Kediaman Erland yang biasanya ramai tiba-tiba sunyi senyap seperti tak ada tanda-tanda kehidupa, hanya terdengar bunyi jarum jam yang terus bekerja berputar sesuai porosnya. Semua itu tentu saja terjadi karena seluruh penghuninya sedang pergi berlibur meninggalkan hiruk pikuk ibu kota. Itu semua karena Erland baru saja memenangkan proyek besar.
2.6K viewsOngoingAdded to Library 70 Times as the silent
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Seakan waktu menghentikan semuanya, baik Kafta maupun Nina sama-sama terkunci dalam tatapan mereka sampai suara Bagas mengintrupsi keduanya. "Nina," panggilnya. Nina mengerjapkan matanya. Mengalihkan tatapan pada Bagas yang terlihat begitu sabar untuk seseorang yang sedang patah hati. Ah siapa yang tahu? Pun dengan Nina. Perempuan Dua Puluh Lima tahun itu selamanya tidak akan tahu bagaimana perasaan Bagas. "Halo Kafta," Bagas sedikit menundukan kepalanya untuk menyapa Kafta. Namun seperti biasa, Kafta seolah tak mendengar sapaan itu. Dia sama dinginnya dengan Lima tahun lalu.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as the silent
Read
+Library
Suamiku Hanya Diam

Suamiku Hanya Diam

Setelah makan ia mencuci nya serta membereskan nya, rani pun berjalan memasuki lift tidak manaiki tangga karna sudah lelah. Rani memasuki kamar nya yang di lantai 3, lalu ia duduk di tepi ranjang dan ingin melanjutkan tulisannya yang tertunda. Drrttt... Drrttt... Suara panggilan berbunyi nyaring di kesunyian malam. “Siapa ini?? " gumam rani bingung karna melihat seseorang menelfon nya, hanya ada Nomer saja di layar nya.
1.0K viewsOngoingAdded to Library 32 Times as the silent
Read
+Library
Mencintai dalam Diam

Mencintai dalam Diam

Ruang tamu menjadi sangat sunyi, semua orang terdiam seperti patung. "Apa kalian semua sudah mati? Cepat temukan dia!" Suara bentakannya membuat semua orang panik seperti kawanan burung yang tercerai-berai, berlarian ke segala arah. Sandi merasa semua tenaganya seperti terkuras habis, langsung jatuh terkapar di sofa dan menutup wajahnya dengan tangan. Sekretaris yang berdiri di sampingnya melapor dengan ketakutan.
27.5K viewsCompletedAdded to Library 713 Times as the silent
Read
+Library
Desa Tanpa Suara

Desa Tanpa Suara

Jalan basah, lampu-lampu rumah berkedip, tapi semuanya sunyi seperti di dalam mimpi. --- Orang bermata abu berdiri di sudut kamar. “Itu tandanya ujian keempat dimulai. Desa ini sedang mematikan suaranya.” --- “Apa maksudnya?” Raka mendekat. --- “Kalau kau tak bergerak sekarang, kau akan ikut menghilang bersamanya.” --- --- Mereka keluar ke jalan. Angin bertiup kencang, tapi hanya gerak dedaunan yang terlihat tanpa suara gemerisik. Raka merasa seperti menonton dunia tanpa pengeras suara.
102.1K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as the silent
Read
+Library
Penghangat Ranjang Tuan Sean

Penghangat Ranjang Tuan Sean

Karena kebetulan, Silencia sedang berada di sana. Meskipun begitu, Silencia tidak langsung menjawab. Dia menoleh penuh tanya pada Astressia. Ingin meminta saran, tapi gengsi. “Hufft, kau ini,” desah Astressia seraya memijit keningnya.
350 viewsOngoingAdded to Library 13 Times as the silent
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status