Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak di Tubuh Istri yang Tak Dicintai

Terjebak di Tubuh Istri yang Tak Dicintai

POV ELIRA Aku terbangun sebelum alarm berbunyi. Bukan karena mimpi buruk, melainkan karena dunia terasa… terlalu sunyi. Bukan sunyi biasa, tapi.... seperti sunyi yang aneh. Seperti ketika listrik mati mendadak dan semua suara latar yang biasanya tidak kita sadari tiba-tiba menghilang. Aku duduk perlahan di tempat tidur. Jantungku berdetak stabil, terlalu stabil dan itu justru membuatku takut karena aku tahu perasaan ini. Perasaan sebelum jaringan aktif sepenuhnya.
108.1K viewsOngoingAdded to Library 217 Times as silent hours
Read
+Library
Forever Hours

Forever Hours

Sepuluh ribu jam yang tak sampai, tetapi terlalu dalam menorehkan luka. Tidak di sini. Kamarnya hening dan senyap, terlalu. Telinganya bahkan tidak bisa mendengar jika di luar sana hujan dan angin sedang mengamuk, gemuruh bersahut-sahutan, akar-akar kilat berulang kali berusaha menyentuh tanah. Tidak ada juga orang-orang yang berbicara tanpa jeda seperti dengungan lebah di bandara. Atau suara bariton yang tak lama ia dengar akhirnya berucap, "Iya, Dia pacar aku." tetapi bukan menyebut dirinya.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 99 Times as silent hours
Read
+Library
Rain Sound

Rain Sound

Rain sound Saat hening menyapa tak ada siapapun yang bisa menyadari kehadiran mereka, namun saat sang luka menyapa jelas kita bisa menyadari atas kehadirannya. Tentu ini membuat kita sadar bahwa tak selamanya indah
104.6K viewsCompletedAdded to Library 105 Times as silent hours
Read
+Library
Humming of Death

Humming of Death

Tenggorokannya terasa seperti dicekik kawat berduri, membuatnya tak mampu melanjutkan kalimatnya. Di lorong yang dingin itu, Piero berdiri tanpa bergerak. Beberapa jam lalu Laura masih hidup. Beberapa jam lalu ia masih berharap semuanya bisa diperbaiki. Dan sekarang... Harapan itu hilang begitu saja. Hanya menyisakan keheningan yang terasa jauh lebih menyakitkan daripada teriakan mana pun. __
1.9K viewsCompletedAdded to Library 57 Times as silent hours
Read
+Library
TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

TERLAHIR KEMBALI UNTUK MENGUBAH TAKDIR

Malam itu terasa terlalu sunyi bagi Hina. Di luar jendela, bulan hanya separuh, meneteskan cahaya pucat yang menyelinap masuk di antara tirai kamar. Hina berbaring di atas kasurnya, tubuhnya letih setelah semua kejadian aneh yang menimpanya. Kelopak matanya perlahan berat, napasnya berirama pelan… sampai tiba-tiba suara samar itu muncul. Sebuah suara rendah, berat, nyaris seperti desisan angin yang merayap di sudut ruangan.
101.7K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as silent hours
Read
+Library
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Suara dentuman itu diikuti derit logam dan kaca. Mobil berhenti mendadak. Sunyi sesaat. Hanya suara hujan dan detak jantung Selin yang terasa sangat kencang. “Tolong... tolong... ” Napasnya memburu. Tangannya gemetar saat mencoba bergerak. Kepala pusing. Ia meraba dahinya, sedikit perih— darah segar mengalir. Rasa nyeri hebat menyambar. Dunia seketika gelap, lalu kesadaran Selin lenyap.
10832 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as silent hours
Read
+Library
Kebisuan dalam Kedalaman Air

Kebisuan dalam Kedalaman Air

Jiwaku pun perlahan memudar, seiring dengan hilangnya kesadaran Yoga di detik terakhir. Di telingaku, hanya terdengar jeritan histeris Ayah dan Ibu yang merobek kalbu. Aku hanya berharap ... di kehidupan selanjutnya, aku bisa menjalani hidup yang baru dengan tenang dan bahagia.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 46 Times as silent hours
Read
+Library
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

Terang salah satu dari mereka. Tak lama suara kendaraan menjauh dari rumah itu. Dan suara-suara rintihan hanya terdengar oleh gelapnya malam, hingga berlalu pagi. Satu persatu melepaskan nyawanya karena sesak terasa, diiringi tangis yang tak mampu berbuat banyak.
104.8K viewsOngoingAdded to Library 175 Times as silent hours
Read
+Library
Dark White

Dark White

Dark White chapter 03 Sunyi memenuhi ruangan berukuran tiga kali empat yang cukup rapi untuk ukuran kamar laki-laki. Yang terdengar hanya suara papan tombol laptop yang diketik dengan tempo cepat. Hari sudah hampir larut, namun seorang pria masih sibuk dengan tumpukan berkas di dekatnya. Matanya yang sudah minus, memerah karena terlalu lama menatap layar laptop.
105.4K viewsOngoingAdded to Library 172 Times as silent hours
Read
+Library
Sihir Cinta Sang Rembulan

Sihir Cinta Sang Rembulan

lirihnya masih bersedih dan berduka atas matinya ibundanya itu. Ada lilin-lilin yang menyala ketika Quesha bersedih, memang kamar itu terbiasa di sihir oleh Quesha untuk bisa menghibur dirinya ketika sedih dan bosan. "Lilin menyala dan lagu-lagu yang membuat aku jauh lebih tenang, tapi sekarang berbeda untuk menghilangkan kesedihan tentang ibunda, sulit untuk aku menghibur diri sendiri." Quesha mematikan lilin dan musik yang menyala otomatis dengan sihirnya, dia menikmati keheningan beberapa saat ketika matanya melihat ke arah foto ibundanya.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as silent hours
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status