Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

Jihan menatap Jagad. *"Ada instrumen kesembilan, Jihan. Namanya 'The Silent Voyager'. Itu bukan alat musik, melainkan sebuah konduktor vakum yang ditinggalkan di sisi terjauh bulan. Jika 'Gema yang Hilang' berhasil mengaktifkannya, mereka bisa mengirimkan frekuensi 'Mute' langsung ke inti matahari, memadamkan cahayanya dengan gelombang interferensi destruktif."*
916 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as silent cry
Read
+Library
Kinari dan Benang Waktu

Kinari dan Benang Waktu

Sunyi yang bukan tanpa suara, melainkan sebelum bunyi pernah ditemukan. Tak ada atas atau bawah. Tak ada dingin atau hangat. Tak ada jauh atau dekat—hanya antar-ruang, lapisan tipis di mana segala arah dilucuti dari maknanya. Kinari merasakan tubuhnya menjadi catatan kecil di buku besar yang berhenti ditulis; Kael merasakan nadi pada pergelangan tangannya berubah dari detak menjadi titik. El’Thyren menyala sekali—pijar bulir mutiara—lalu meredup, seolah menghormati tempat yang tidak mengenal terang maupun gelap.
1.1K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as silent cry
Read
+Library
Secret Night

Secret Night

Ceysa menyadari kesalahannya. “Hmmm ...” gumam Calvin singkat, lalu mematikan ponselnya begitu saja. Di kejauhan Kenny yang sudah berpakaian, sedang memijat kakinya yang terasa kesemutan, padahal selama ini selalu mati rasa. “Sepertinya suasana hatiku yang bahagia membuat syarafku bangun dan mulai merespon,” gumamnya dengan senyum tipis memperlihatkan kebahagiaan.
1019.4K viewsCompletedAdded to Library 739 Times as silent cry
Read
+Library
Sweet Dreams

Sweet Dreams

Rayyan tidak menjawab, tetapi dia dengan sengaja memperdengarkan suara dengkuran yang ia buat-buat. "Berisik sekali," lirih Gea yang mencoba menutup telinganya dengan bantal. Mereka memang tidur berdua, seranjang. Namun, ada jarak yang masih memisahkan keduanya. Bahkan jarak itu lebih panjang dari hanya batasan bantal yang dibuat Gea. Saat ini memang belum ada cinta diantara mereka, juga perasaan apa-apa. Setelah memastikan Gea benar-benar tertidur, Rayyan bangkit dengan hati-hati agar Gea tidak terjaga kembali. Rayyan menuju balkon, menghubungi seseorang.
9.889.7K viewsCompletedAdded to Library 2.8K Times as silent cry
Read
+Library
Tersimpan dalam Diam

Tersimpan dalam Diam

“Mungkin.” Hening kembali mengisi celah di antara mereka. Tapi kali ini, itu bukan hening yang canggung. Itu adalah hening yang berbicara. Seolah ada sesuatu yang tersampaikan tanpa harus diucapkan. Dan saat akhirnya matahari benar-benar tenggelam di balik horizon, Alana tahu satu hal. Alfa bukan sekadar dingin. Ia adalah teka-teki yang bahkan dirinya sendiri belum bisa pecahkan.
911 viewsOngoingAdded to Library 18 Times as silent cry
Read
+Library
Terjerat Cinta Sang Arsitek

Terjerat Cinta Sang Arsitek

Without the feeling I once knew~ I cry silently I cry inside of me I cry hopelessly 'Cause I know I'll never breathe your love again~ _Shyne Ward: I Cry. Tanpa sadar, bibir Ray bergerak-gerak mengikuti lirik lagu yang entah sejak kapan Ray sukai. Apa istrinya mengerti bahwa itu yang Ray rasakan saat ini? "Ray," panggil Leticia, mesra.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 113 Times as silent cry
Read
+Library
Hate You To The Bone

Hate You To The Bone

Suara sendok yang beradu dengan gelas menjadi satu-satunya yang terdengar, mengisi keheningan. Silvi membuka kulkas, mengambil satu botol air seolah tak terjadi apa-apa. Ia meneguknya perlahan. Lalu menatap mereka satu per satu dengan tatapan dingin dan tanpa senyum. Lalu bibirnya melengkung. Bukan senyuman ramah, tapi senyuman yang merendahkan. “Oh, lanjutkan saja pembicaraan kalian,” ucapnya ringan, “Kebetulan aku memang kesulitan mendengar suara orang-orang yang tidak tahu level mereka. Jadi aku tidak akan mendengar apa pun.”
103.4K viewsCompletedAdded to Library 74 Times as silent cry
Read
+Library
Beautiful Sin

Beautiful Sin

Tania yang masih merasakan kesedihan karena menerima telepon dari snag suami yang telah ada di dalam buku hitamnya langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur putih nan empuk dalam kamar hotel president suite-nya. Netranya dibenamkan dalam bantal putihnya, sisa air mata masih tampak terlihat di sudut kedua matanya, eyeliner yang waterproof pun tak mampu membuat mata indahnya terlihat indah saat ini. Tarikan napas panjang dan berat sesekali dikeluarkan dari bibir mungilnya. Mata berkontak lens biru langit itu seakan memancarkan kesedihan yang tak lagi dapat ditaham oleh mega. Layar ponsel yang telah matibpun tetap dipandangi oleh Tania, entah apa yang saat ini dia harapkan. Netra yang diselipk
9.911.9K viewsCompletedAdded to Library 462 Times as silent cry
Read
+Library
Unhappy Marriage

Unhappy Marriage

Ia merasa sudah sangat salah dalam menjalani hidup. Silvya menghapus airmata yang entah sejak kapan mulai mengalir. Perasaan bersalah menggerogoti dirinya. Kamar yang gelap ini seperti mewakili perasaannya. Ingin rasanya ia menghilang dan menyembunyikan diri dari semua mahluk di bumi. Airmata yang keluar semakin deras. Silvya menggigit bibirnya berusaha menahan perasaannya yang kacau balau. Ia tidak ingin suara tangis mengganggu Bill yang masih terlelap di belakangnya.
1017.4K viewsCompletedAdded to Library 625 Times as silent cry
Read
+Library
Sweet Passion

Sweet Passion

Rico bersiaga mendekatkan diri. Mutiara tetap diam dan hanya melihat sebentar ke arah Rico. Kemudian, langsung memalingkan wajahnya. Berharap lelaki disampingnya itu segera pergi. Dengan earphone-nya, Mutiara bisa rileks sebentar dengan mendengarkan beberapa lagu yang disukainya. Tak terasa, ia terhanyut dalam nada yang dapat menenangkan pikirannya. Akhirnya, ia tertidur dengan nyenyak dengan Rico yang masih saja menunggu di sampingnya hingga bel pulang berbunyi
108.9K viewsOngoingAdded to Library 320 Times as silent cry
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status