Velvet Bloodline
Ia menyadari bahwa bagi Opa Mingzhe, dirinya dan Thom bukan sekadar aset atau pewaris bisnis mereka adalah sisa-sisa kehidupan yang membuat pria tua itu tetap ingin bertahan di dunia yang kejam ini.
"Maafkan aku, Opa," bisik Theo, kali ini dengan nada serius yang jarang ia tunjukkan. "Aku terlalu percaya diri. Aku pikir Jakarta adalah rumah yang aman, tempat di mana aku bisa menurunkan kewaspadaanku. Aku lupa bahwa keluarga Li dan bayang-bayang Ivan Li tidak punya peta wilayah. Bagi mereka, musuh tetaplah musuh, tak peduli di benua mana kita berpijak."
인기 회차