Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Roh Jiwa Putri yang Teraniaya

Dua bulan setelah kematianku, akhirnya Ayah dan Ibu menyadari bahwa mereka lupa membawaku pulang dari perjalanan wisata. Ayah mengerutkan kening dengan jengkel, "Bukankah kita hanya menyuruhnya berjalan kaki pulang? Apa harus sampai berlarut-larut begini?" Adikku membuka percakapan lama kami dan mengirimkan sebuah stiker penuh ejekan, disertai pesan. [ Lebih baik kamu mati di luar sana, jadi seluruh harta Nenek jatuh ke tangan aku dan Kak Sierra. ] Namun, tak ada balasan dariku. Dengan ekspresi dingin, Ibu berkata, "Katakan padanya, kalau dia datang tepat waktu ke pesta ulang tahun neneknya, aku nggak akan permasalahkan soal dia sengaja mendorong Sierra ke air." Mereka tidak pernah mengira bahwa aku tak pernah berhasil keluar dari hutan itu. Akhirnya setelah melalui pencarian yang intens, mereka menggali setiap jengkal tanah hingga di tengah hutan pegunungan dan menemukan sisa-sisa tulang belulangku.
Short Story · Romansa
13.9K viewsCompleted
Read
Add to library
Pergi Dari Belenggu Cinta

Pergi Dari Belenggu Cinta

Hari kedua setelah resmi menikah, aku berdiri di bandara sambil memegang dua lembar tiket pesawat, menunggu suamiku, Yoel. Akhirnya dia datang, tapi ada Wenny di belakangnya, sahabat masa kecilnya. “Sayang, Wenny baru putus cinta. Aku mengajaknya ikut biar dia bisa melepas penat.” Ujar Yoel menjelaskan dengan nada hati-hati. Wenny mengenakan gaun pantai yang sama persis denganku, lalu melemparkan senyuman penuh permohonan maaf. “Kak, aku nggak mengganggu kalian, ‘kan? Aku hanya mau ikut biar kecipratan kebahagiaan kalian saja.” Aku melirik tangan Yoel, ada tiket ketiga yang terselip di antara tiket kami. Nomor kusinya 16B. Sementara, kursiku 16A dan Yoel 16C. Yoel sengaja menempatkan Wenny tepat di tengah-tengah kami. Aku berdiri membeku dan amarahku langsung meluap ke kepala. Aku menarik Yoel ke samping dan berkata pelan, “Suruh dia pergi atau aku yang pergi.” Wajah Yoel tampak serba salah dan agak pasrah, dia menjawab, “Sayang, bisa nggak agak pengertian?” “Wenny bilang dia takut sendirian di rumah, makanya mau ikut biar suasana kita juga lebih ramai.” “Lagipula, aku dan dia sudah kenal sejak kecil. Pergi liburan bersama juga nggak masalah….” Aku langsung memotongnya, “Kalau kamu nggak suruh dia pergi sekarang, kita cerai hari ini juga.”
Short Story · Romansa
1.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Bukan Lagi Budak Cintanya

Bukan Lagi Budak Cintanya

Semua orang di pergaulan kami tahu kalau aku sangat bucin pada Nathan hingga titik menyedihkan. Tiga belas tahun mengejarnya, aku memaksa diriku belajar habis-habisan, dari seorang anak haram keluarga kaya yang bahkan tak lulus SMP, hingga berhasil meraih gelas master ekonomi dari kampus bergengsi, hanya demi menarik hati ibunya dan menjadi istri Nathan. Namun setelah menikah, aku tak lagi mencampuri urusan perusahaan Nathan, apalagi memasak untuknya. Saat dia bergadang mengerjakan draf proposal demi cinta idamannya, aku malah asik mengajak teman-teman keliling dunia. Saat dia menemani cinta idamannya menonton peragaan catwalk di Pars, aku santai di rumah merayakan ulang tahun kucingku. Itu semua karena aku sadar bahwa pernikahan bisnis tidak akan pernah mendatangkan perasaan tulus. Semuanya hanyalah khayalanku semata. Di kehidupan sebelumnya, aku membantunya menangani konflik internal perusahaan, tapi dia malah mengerutkan kening dan membentak, “Kamu terlalu jauh mencampuri urusanku.” Aku belajar memasak sup demi penyakit lambungnya, tapi dia malah memberikan semuanya pada si cinta idaman yang sedang lembur, sambil berkata acuh tak acuh, “Dia lebih capek daripada aku.” Hingga di hari aku kecelakaan, dia masih sibuk menyalakan kembang api di seluruh penjuru kota hanya demi membuat cinta pertamanya tersenyum. Aku berlutut memohon padanya, tapi dia malah menatapku rendah dari atas. “Yuna, hubunganmu dan aku hanyalah sebuah transaski.” Begitu membuka mata kembali, aku sudah berada di pesta pertunangan kami. Dia pergi di tengah acara demi menghibur si cinta sejati yang baru saja putus cinta. Kali ini, aku tak mengejarnya. Aku malah mengambil mikrofon di depan semua tamu undangan dan berkata, “Mohon maaf semuanya, pertunangan aku dengan Nathan dibatalkan.”
Short Story · Reinkarnasi
906 viewsCompleted
Read
Add to library
Menikahi Luka

Menikahi Luka

Khatulis
Tolong beri aku keadilan! Dinikahkan secara paksa, padahal usiaku masih sangat belia, ahkan impianku belum tergapai. Namun, keadilan bagi gadis miskin sepertiku rasanya lenyap–hanya karena utang orang tua. Aku memiliki suami yang bejat. Perlahan sikapnya membunuh jiwaku. Dia layaknya manusia yang tak memiliki hati. Dipaksa melayani, dimarahi, dimaki, aku sudah terlalu kenyang menyantapnya. Tolong! Beri aku keadilan! Sampai kapan hidup seperti ini? Sampai kapan terus menangis? Aku ini manusia, bukan anjing yang menggonggong tanpa durjana.
Rumah Tangga
2.1K viewsOngoing
Read
Add to library
Partner di Atas Ranjang

Partner di Atas Ranjang

Namanya Kasih, wanita manis dengan segala kesederhanaannya. Selalu bersikap ramah pada semua orang. Namun, wajah ceria wanita itu seketika sirna, Kasih harus menelan pil pahit ketika ibunya, orangtua satu-satunya yang dia punya, masuk rumah sakit akibat kecelakaan. Ditambah lagi, sang suami yang tengah bekerja di perantauan hilang tanpa kabar. Kasih bingung harus mencari uang ke mana. Hingga pada akhirnya, teman dekatnya menawarkan sebuah pekerjaan untuknya, yang langsung Kasih setujui tanpa pikir panjang. Dari situlah Kasih amat sangat menyesali keputusannya, karena telah menjadi budak nafsu dari seorang pria bernama Gilang.
Romansa
10573.5K viewsCompleted
Read
Add to library
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

Aku mengalami kram menstruasi dan memesan obat pereda nyeri. Di aplikasi, pengantarnya tertulis seorang pengendara wanita, tapi yang datang ternyata seorang pria mabuk. Kali ini, aku tidak menelepon dua kakakku untuk meminta bantuan. Langsung saja aku melapor ke polisi. Di kehidupan sebelumnya, kedua kakakku bukan hanya memanggil semua pengawal pribadi yang ada, tetapi mereka sendiri juga buru-buru kembali. Akibatnya, mereka melewatkan drama panggung yang dimainkan oleh adik angkat mereka. Adik angkat mereka begitu sedih hingga dia menusukkan tombak mainan ke dirinya sendiri di atas panggung dan membuat dirinya terluka parah. Kedua kakakku mencoba menghiburku, "Jangan merasa bersalah. Setidaknya kamu tetap selamat." Namun, di balik itu, mereka mengikatku dan menyerahkanku kepada sekelompok pria mabuk. "Cuma pria mabuk, 'kan? Kamu bisa mengusirnya sendiri. Kenapa harus manggil kami? Sekarang lihat akibatnya. Kalau Hilda meninggal, kamu juga jangan berharap bisa hidup!" Ketika aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana pria mabuk itu mengetuk pintuku. Kali ini, aku tidak menelepon mereka. Mereka akhirnya bisa menyaksikan drama panggung adik angkat mereka, memberi dukungan dan semangat. Namun, setelah drama itu selesai, mereka malah menyesal.
Short Story · Realistis
7.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Dia Yang Merebut Suami dan Anakku

Dia Yang Merebut Suami dan Anakku

Setelah delapan tahun menikah, suamiku membawa pulang wanita impiannya yang menderita kanker meskipun aku keberatan. “Wanita jahat, sama sekali tidak punya simpati, kamu kalah jauh dibanding Maudy!” Anakku juga memarahiku dan berkata bahwa jika aku tidak mengizinkan Maudy masuk, dia tidak akan mengakuiku sebagai ibunya. Aku benar-benar menyerah dan bercerai, kemudian menerima undangan dari industri desain untuk kembali ke puncak. Tetapi mereka menangis dengan mata merah setelah melihat surat keterangan penyakit kanker palsu itu. “Istriku, aku ditipu olehnya, yang aku cintai itu selalu dirimu!” “Ibu, apakah kamu tidak menginginkan Leo lagi? Akulah anakmu satu-satunya!” Aku bahkan tidak melirik mereka. Dari mana datangnya bajingan yang menghalangiku menerima penghargaan.
Short Story · Gairah
5.3K viewsCompleted
Read
Add to library
Cinta yang Melintasi Waktu

Cinta yang Melintasi Waktu

Setelah kematian cinta pertamanya, Atmaja membenciku selama sepuluh tahun. Aku berusaha menyenangkannya dengan segala cara, tetapi dia hanya mencibir, "Kalau kamu benar-benar mau menyenangkanku, lebih baik kamu mati saja." Hatiku terasa sakit. Akan tetapi, ketika balok rumah yang terbakar jatuh menimpaku, dia malah meninggal demi menyelamatkanku. Sebelum meninggal, dia berbaring dalam pelukanku, lalu menggunakan sisa tenaganya untuk menepis tanganku. "Lestari, alangkah baiknya apabila aku tidak bertemu denganmu di kehidupan ini ...." Di upacara pemakaman, orang tua Atmaja menangis tersedu-sedu. "Atmaja, ini salah Ibu. Ibu tidak seharusnya memaksamu menikahinya. Kalau dulu aku kabulkan keinginanmu dan membiarkanmu menikahi Intan, apakah akhir hari ini akan berbeda?" Ayahnya Atmaja memelototiku dengan penuh kebencian. "Atmaja sudah selamatkan kamu tiga kali, kenapa kamu hanya bawakan bencana baginya? Kenapa bukan kamu yang meninggal?" Semua orang merasa menyesal karena Atmaja menikahiku, termasuk aku sendiri. Akhirnya, aku melompat dari Menara Bintang dan kembali ke sepuluh tahun yang lalu. Kali ini, aku memutuskan untuk mengakhiri seluruh ikatanku dengan Atmaja dan mengabulkan keinginan semua orang.
Short Story · Romansa
7.8K viewsCompleted
Read
Add to library
Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata

Saat Cerai Bukan Lagi Sekadar Kata

Cinta lama Yohan baru saja bercerai. Malam itu, Yohan melemparkan surat cerai yang ke-99 padaku. "Chika lagi patah hati, dia belum bisa bangkit dari kesedihan. Aku harus menjaganya." Anak laki-lakiku yang berumur tujuh tahun juga ikut menasihati. "Kamu cepat pergi saja, biar Tante Chika pindah ke sini. Rumah kita nggak butuh pembantu seperti kamu." Ayah dan anak itu yakin aku akan marah-marah, menangis, dan memohon supaya mereka tidak mengusirku. Tapi kenyataannya, aku hanya mengangguk pelan. Lalu diam-diam menandatangani surat cerai itu. Sepuluh tahun kemudian, anakku diwawancarai sebagai peraih nilai tertinggi ujian nasional. Wartawan bertanya padanya, "Nak, apa yang membuatmu tetap semangat belajar selama ini?" Dia terdiam sejenak, matanya memerah di depan semua orang. "Karena aku ingin bilang ke Ibu, aku sudah dewasa sekarang. Bisa nggak Ibu pulang? Jangan tinggalkan aku lagi."
Short Story · Romansa
4.2K viewsCompleted
Read
Add to library
Pemandangan Terakhir Anakku

Pemandangan Terakhir Anakku

Di hari ulang tahun putra kami yang kelima, kami sekeluarga pergi melihat hujan meteor. Di tengah perjalanan, suamiku menerima telepon dan pergi terburu-buru. Tengah malam, asma putraku kambuh dan satu-satunya obat yang ada malah tertinggal di dalam mobil suamiku. Aku menggendongnya, berlari pontang-panting di tengah alam liar yang sepi tak berpenghuni. Aku berulang kali mencoba menelepon suamiku, tapi yang kudapat hanyalah balasan pesan dingin yang berisi, [Aku ada urusan mendesak, jangan ganggu.] Keesokan harinya, akhirnya aku menerima telepon dari suamiku. Tapi, yang terdengar malah suara cinta pertamanya. “Tadi malam tiba-tiba anjingku sakit dan meninggal. James takut aku sedih, jadi dia menemaniku semalaman. Dia baru tidur sekarang, kalau ada pesan, sampaikan saja padaku.” Aku mengelus wajah putraku yang sudah membiru, lalu menjawab, “Sampaikan padanya, kita cerai saja.”
Short Story · Romansa
1.6K viewsCompleted
Read
Add to library
PREV
1
...
454647484950
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status