Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Euforia

Euforia

tutur Nindi jengah saat Reyya meneleponnya. Reyya sudah memesan dua mangkok siomay beserta dua gelas es teh untuk mereka berdua di kantin, namun ternyata Nindi tidak jadi makan berdua dengannya. Hal itu membuat suara 7 oktaf Reyya muncul di telepon. "Iya, gue lagi sama Eiden. Iyaaa, tenang aja, sih. Cuma semangkok siomay aja lo sampai takut jatuh miskin gitu."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as tumpa se ae
Read
+Library
Mas Sena

Mas Sena

Sesampainya di rumah Zelina. “Tok tok tok.” Sena mengetuk pintu rumah Zelina. Tak ada sahutan. Ia pun lalu mengetok lagi hingga beberapa kali. Tetapi juga tak ada sahutan. Ia pun mengintip dari jendela , sepertinya tak ada penghuninya. Saat Sena mengintip dari jendela. Tiba tiba saja ada sosok yang menepuk bahunya dan bertanya. “Mas, mau ngapain?”tanya salah seorang bapak bapak.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 81 Times as tumpa se ae
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

tanya Joi sembari menaruh jagung yang habis dilahapnya dan diganti yang baru. Sebelum Joi melahapnya, Baskara mengambil dan meniupinya. Setelah itu ia mengembalikan sembari membalas, "Gue temenan sama semuanya." Cewek itu mengangguk-angguk. "Cowok ganteng yang di bar itu siapa? Keliatan deket banget sama lo." "Lo gak tau Samuel, Joi?" tanya Baskara sedikit kaget. Terlebih saat mendapat respon gelengan dari Joi. Ternyata, masih ada spesies yang tidak tahu tentang si most wanted Saturnus, Samuel.
7.53.0K viewsOngoingAdded to Library 112 Times as tumpa se ae
Read
+Library
AKU TANPAMU

AKU TANPAMU

“Apa kamu pernah mencumbunya?” Refleks aku membuka mataku, Tania menatapku tajam, tapi ada seutas senyum di wajah cantiknya. Ah, Tania. Kamu benar-benar membuat perasaanku tak menentu. Harus bagaimana aku menjawab pertanyaanmu ini? Cup! Tiba-tiba saja ia mencium bibirku saat aku baru saja hendak berbicara. “Jangan dijawab, Mas. Diammu cukup untuk menjawab pertanyaanku tadi.”
1018.9K viewsCompletedAdded to Library 566 Times as tumpa se ae
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Tolong kami...” Arga mendekat dengan ragu. “Siapa kalian?” Salah satu anak, seorang bayi yang tampaknya berusia tidak lebih dari satu tahun, menunjuk ke dadanya sendiri. Suaranya lirih, hampir tak terdengar. “Kami adalah tumbal.” Arga terdiam. Tubuhnya gemetar mendengar kata itu. “Mengapa kalian memanggilku?” tanyanya, suaranya bergetar.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as tumpa se ae
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status