Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

kicaunnya, disela tangisannya. "Apa yang barusan kamu bilang...a-aku seperti beruang kutub?" ucap Kenneth dengan mata membulat sambil menunjuk dadanya. "Hmmmm...." jawab Valery dengan bibir merapat sedikit monyong ke depan karena menahan tangisnya. "Hah, kau juga bilang seperti kulkas 7 pintu bahkan kutub utara pun kalah saking dinginnya?" Valery mengangguk lagi dengan wajah tak bersalahnya, matanya masih terlihat sayup. Dalam pandangannya Kenneth, Samuel.
10565 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as ta rum pum
Read
+Library
Tumbal Purnama

Tumbal Purnama

“Tolong kami...” Arga mendekat dengan ragu. “Siapa kalian?” Salah satu anak, seorang bayi yang tampaknya berusia tidak lebih dari satu tahun, menunjuk ke dadanya sendiri. Suaranya lirih, hampir tak terdengar. “Kami adalah tumbal.” Arga terdiam. Tubuhnya gemetar mendengar kata itu. “Mengapa kalian memanggilku?” tanyanya, suaranya bergetar.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 28 Times as ta rum pum
Read
+Library
TURUN RANJANG

TURUN RANJANG

Dalam hati ia berkali-kali menggumankan mantra yang kurang lebih berbunyi seperti ini, “Ingat Sera, kamu cuma dijadikan budak seks oleh laki-laki itu. Tidak boleh pakai perasaan.” Sera menuju pantry, menyeduh teh dari bunga chamomile kering yang dibelikan oleh Adi atas pesanannya. Wanita itu juga memesan bunga rosella, krisan, dan bunga telang kering. Juga teh hijau dan teh hitam yang popular di kalangan masyarakat. Ia mulai suka minum teh sejak ia memutuskan untuk berhenti minum kopi. Ia sempat keracunan kafein karena minum kopi sampai bergelas-gelas dalam sehari hingga asam lambungnya naik dan harus dilarikan ke rumah sakit. Itu saat ia semester enam yang artinya sudah lebih dari setahun y
9.9882.1K viewsCompletedAdded to Library 22.9K Times as ta rum pum
Show Reviews (211)
Read
+Library
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Es merah delima
Aku baca uda selesai, jujur agak kesel sama author kenapa porsi pihak ketiga Edo ga gitu banyak, lbh byk porsi Ardhi & ex nya. Ga adil aja . Cewenya nerima idup di kurung, blm explore idup.. kesell aku gregetan aja cewenya ga ada pengalaman cinta dipantek sama laki yg ada trauma..
Read All Reviews
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

tanya Rendra. Rendra sedih sekali mendengar sahabatnya itu musnah. "Iya, Rendra. Bahkan, dia berpesan, katanya dia menyayangimu. Kau adalah manusia yang baik," jawab Posum sedih. Posum sangat sedih karena Kunit musnah. Wajahnya semakin menghitam tampak banyak belatung berjatuhan dari rongga matanya, serta bau busuk yang menusuk hidung. Posum pun menghilang membawa kesedihannya, meninggalkan Rendra yang kini tergugu sendiri di dalam kamarnya.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as ta rum pum
Read
+Library
Rahim 200 Juta sang Tuan Muda

Rahim 200 Juta sang Tuan Muda

Tubuhnya berbalik menatap pria yang berdiri tidak jauh darinya, hanya 2 meter dari tempat Melody berdiri. "Bu-bukan apa-apa, Mas. Tadi Bu Jum mengatakan kalau pantai di dekat dermaga sangat indah, ya aku sulit percaya jika belum datang ke sana 'kan?" semapt tergagap, Melody akhirnya bisa menjelaskan pada Andrean sembari berbohong. "Oh pantai itu, memang bagus sih, apalagi saat sunrise di pagi hari. Kamu seperti ada di surga ...," ucapnya menggantung.
5.4K viewsCompletedAdded to Library 174 Times as ta rum pum
Read
+Library
Catatan Rumi

Catatan Rumi

Dia terlalu bosan dengan keadaan yang terus mengekang dirinya hingga sampai seperti ini. Bosan, semangat pun rasanya sudah tidak ada lagi. "Pak? Kok gerbangnya ditutup?" tanya Rumi pada salah satu satpam sekolah ketika dia sudah sampai di sana. Satpam itu kebingungan karena melihat Rumi dengan rapinya sudah memakai seragam seperti siap untuk melaksanakan upacara. "Eh kamu ini dari mana aja? Masa engga tahu kalau sekarang libur?"
2.8K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as ta rum pum
Read
+Library
RUMAH EYANG

RUMAH EYANG

[AKU BENCI! Dahiku mengkerut, apa maksud tulisan ini? Tulisan yang dibuat dengan huruf besar semua dan banyak tanda seru. Menandakan, kalau Ibu sedang sangat marah waktu menulis ini. Tulisan ini hanya terdiri dari 2 kata. Tapi hurufnya besar-besar, hingga memenuhi satu halaman. Aku melihat ada beberapa huruf yang memudar, seperti terkena air. Apa Ibu sedang menangis saat menuliskan ini?
105.4K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as ta rum pum
Read
+Library
Titip

Titip

Tega main tangan jika keinginan nya tidak dipenuhi. Bagi kumbang, pusat kehidupan adalah dirinya. Dia yang paling penting, yang harus paling diperhatikan, egosentris seperti anak usia lima tahun, meradang jika keinginannya tidak terpenuhi. Dia adalah makhluk yang tidak pernah salah, meski terlihat salah di mata orang lain. Pun jika dia berbuat salah, itu karena orang lain, karena Bunga tidak memperlakukan di sesuai dengan apa yang dia mau. Kumbang adalah tipe yang tidak pernah merasa bersalah dan melemparkan kesalahan kepada Bunga, demi terlihat benar. Pandai berdalih, pandai memutarbalikkan fakta seolah-olah orang lain yang salah.
107.9K viewsOngoingAdded to Library 173 Times as ta rum pum
Read
+Library
Rumah yang Semu

Rumah yang Semu

Lanjut raka sambil melihat chat di handphonenya. “Nih, Adhimas Setyanegara namanya. Panggilannya Setya. Orangnya agak berisi gitu, lumayan tinggi lah orangnya, keluarga pengusaha dia tuh, bocah old money nih ga kaleng – kaleng. Yang paling penting, si Setya ini senasib sama elu. Sama – sama abis putus cinta. Baru sebulanan lah kali. Sabi banget nih buat temen adu nasib.” Lanjut Raka sambil menunjukkan sebuah photo.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as ta rum pum
Read
+Library
Purba Sang Pemuas

Purba Sang Pemuas

Terpampang jelas sepasang payudara melimpah berhias pucuk merah muda yang mengeras tegak kedinginan. Membuka rahangnya lebar-lebar, Arya langsung melahap satu gundukan daging itu secara sangat rakus. "Aaaah! T-tunggu... hhh... g-gigitan kamu liar banget... j-jangan digigit keras-keras...." Geliat tubuh Nyonya Rina makin brutal, melupakan seluruh status sosialitanya. "Air susumu tidak keluar sama sekali, Betina. Kau pasti jarang memakan sumsum tulang belakang hewan buruan segar tangkapan langsung."
10.4K viewsOngoingAdded to Library 364 Times as ta rum pum
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status