Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pasumpahan Tubo

Pasumpahan Tubo

Terpaan butiran embun mengenai wajahnya, Rayya memejamkan mata menikmati hawa sejuk di kulitnya. Sepuluh menit sudah Rayya bermain dekat Lembah Anai, ia dan atuknya kembali ke bus. Semua penumpang bertepuk tangan, mereka antusias melihat Rayya yang menikmati perjalanan pertamanya. Bus melaju dengan cepat, Rayya yang mengantuk berusaha untuk tetap membuka mata, ia belum puas melihat-lihat pemandangan. Namun, karena tubuhnya sudah lelah akhirnya ia terlelap di separuh perjalanan lagi.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as tumpa se ae
Read
+Library
Tumpangan Yang Mendatangkan Malapetaka

Tumpangan Yang Mendatangkan Malapetaka

“Om, coba biar kulihat lebih besar punya om atau pacarku?” Di dalam truk yang melintasi jalur perbatasan Kaliban, aku memberi tumpangan pada sepasang kekasih muda. Gadis itu berpakaian terlalu sexy, sampai-sampai aku tak bisa menahan diri dan menegang, hingga muncul tonjolan di celanaku. Siapa sangka, gadis ini sangat terbuka dan bahkan ingin mengukurnya langsung dengan tangan. Yang semakin membuat darahku mendesir, pacarnya malah menyuruh gadis itu membayar ongkos tumpangan padaku menggunakan tubuhnya.
1.4K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as tumpa se ae
Read
+Library
Tumbal Pernikahan

Tumbal Pernikahan

tanya Daejung sambil mengeratkan dekapannya dan meletakkan dagunya di atas kepala Amanda. "Aku nggakpapa, cuma capek aja makanya diem. Aku minta maaf ya kalau sambutan aku ke temen kamu jadi buruk," dusta Amanda dan dia mengucap berkali-kali kata maaf dalam hatinya untuk Daejung.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 188 Times as tumpa se ae
Read
+Library
Tenebrarum; Tumbal Leak

Tenebrarum; Tumbal Leak

ucap Pak Usen. Cidomo pun mulai melaju dan semakin kencang menembus gelap malam. Kabut-kabut tipis agak mengurangi jarak pandang mereka karena hanya bercahayakan lampu teplok yang terpasang pada bagian depan cidomo. Jalan tanah bergelombang dengan kubangan air membuat laju cidomo sedikit melambat dan tubuh Pak Samsuri pun terguncang di atasnya. Ia mengerang kesakitan dan tampak mulai meracau. Jalan yang mereka lewati benar-benar sepi. Pelepah-pelepah pohon enau yang melengkung dari kiri kanan jalan seakan membentuk sebuah lorong yang panjang.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as tumpa se ae
Read
+Library
CALON TUMBAL

CALON TUMBAL

Sungguh Selena merasa beruntung karena bertemu dengan teman-teman yang baik. "Ehhhh.." Tiba-tiba Selena seperti baru mengingat sesuatu. "Kenapa-kenapa!?" Tanya Reyna panik. "Kata baby A pengen uncle Li dan Uncle Dee-nya metik pohon kelapa, dia mau minum kelapa muda." Ujar Selena. DOENG! Linggar dan Deon mangap mendengarnya. "E-Ehehehehe.. baby A, yang lain boleh nggak?" Tanya Deon.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as tumpa se ae
Read
+Library
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as tumpa se ae
Read
+Library
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

Pov Surya "Kamu kenapa Rel?" Aku bingung melihat Aurel berlinang air mata membukakan pintu untukku. Dia bilang sakit kepala dan minta dibelikan obat pereda nyeri, makanya dengan cepat segera ke rumahnya setelah pulang kerja, tapi kenapa disambut dengan air mata? Apa sakit kepalanya separah ini? Setahuku dia memang suka vertigo.
1029.1K viewsCompletedAdded to Library 815 Times as tumpa se ae
Read
+Library
Tuan Lumpuh, I Love You

Tuan Lumpuh, I Love You

jelas Nara. "Bagaimana, Ya? Aku juga tidak bisa meninggalkan cafe saat ini." Tommy tampak berpikir. "Kalau begitu aku saja yang mengirimnya." "Kamu bisa mengendarai mobil box?" Wajah pria bernama Tommy terkesiap kaget. Nara hanya mengangguk. Kue pesanan sudah dimasukkan ke dalam kotak box yang cantik, dan Nara sekarang siap untuk pergi mengantar kue itu.
2.1K viewsCompletedAdded to Library 55 Times as tumpa se ae
Read
+Library
TAMU SELEPAS SUBUH

TAMU SELEPAS SUBUH

Bab 38 Pov Adelia "Lio Sayang, maafin mama ya. Sepertinya hari ini adalah hari terakhir kita bisa bertemu. Karena setelah ini, mama akan mengantarkanmu ke rumah keluarga Papa. Dan mama akan pergi jauh dari sini, untuk mencari banyak uang. Jika uang mama nanti sudah terkumpul banyak, nanti kita bersatu lagi ya, Sayang."
10111.1K viewsCompletedAdded to Library 3.2K Times as tumpa se ae
Read
+Library
Titip

Titip

Tega main tangan jika keinginan nya tidak dipenuhi. Bagi kumbang, pusat kehidupan adalah dirinya. Dia yang paling penting, yang harus paling diperhatikan, egosentris seperti anak usia lima tahun, meradang jika keinginannya tidak terpenuhi. Dia adalah makhluk yang tidak pernah salah, meski terlihat salah di mata orang lain. Pun jika dia berbuat salah, itu karena orang lain, karena Bunga tidak memperlakukan di sesuai dengan apa yang dia mau. Kumbang adalah tipe yang tidak pernah merasa bersalah dan melemparkan kesalahan kepada Bunga, demi terlihat benar. Pandai berdalih, pandai memutarbalikkan fakta seolah-olah orang lain yang salah.
107.9K viewsOngoingAdded to Library 275 Times as tumpa se ae
Read
+Library
PREV
12
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status