Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dimanja Om Tampan

Dimanja Om Tampan

Pria bermata tajam itu mengelap keringat diwajahnya lalu, berjalan dengan langkah tegap. Siapkan kepulangan besok, pastikan semuanya berjalan dengan lancar, " Ucapnya tanpa melihat kearah lawan bicaranya. Leo mengangguk, ia membungkuk hormat, kemudian berbalik pergi mengerjakan yang di perintahkan sang majikan. ***** Di rumah utama keluarga Palla, suasana yang hening tiba-tiba terpecah ketika seorang pria tua menampar meja kaca menggunakan tongkatnya, membuatnya hancur berkeping-keping di lantai.
1.2K viewsOngoingAdded to Library 36 Times as orang tapa
Read
+Library
Dipinang Dosen Tampan

Dipinang Dosen Tampan

tanya Gerald sekali lagi. “Kamu lihat sendiri kan, aku sudah tidak mual-mual lagi?” tanyanya kemudian. “Iya, sih.” “Ya udah. Aku berangkat dulu. Nasi goreng sudah aku buatkan.” Sandra melambaikan tangannya kepada Gerald kemudian keluar dari apartemen tersebut. Kembali ke kampus setelah satu minggu lamanya berdiam diri di rumah menikmati masa mabuk yang kini sudah pergi.
1010.1K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as orang tapa
Read
+Library
Dua Tuan Tampan

Dua Tuan Tampan

"Ini untuk Anda." Raina merasa bingung. Ia mengambil amplop itu. Di dalamnya, ada beberapa lembar uang tunai, jumlahnya jauh lebih banyak dari gajinya. Dan sebuah kartu nama yang tidak ia kenal. "Ini... ini untuk apa, Bapak?" tanya Raina, terkejut.
101.0K viewsCompletedAdded to Library 24 Times as orang tapa
Read
+Library
Tulang wangi

Tulang wangi

Gua angkat pelan buku itu, tatapan masih nempel kuat di sampul. Nelen ludah. Belum sempet gua buka lagi halamannya— pandangan gua malah nyimpang ke sisi kanan meja. Di sana ada buku tulis gua, sama sebatang pulpen. Dan... tepat di sebelahnya—ada puntung rokok kretek. Reflek mata gua melotot. Langsung kejut. Perlahan gua ambil puntung itu. Napas gua berat, dingin ubin terasa sampe ke telapak kaki.
542 viewsOngoingAdded to Library 11 Times as orang tapa
Read
+Library
Gara-gara Sapu Ijuk ?

Gara-gara Sapu Ijuk ?

Tatapannya tajam dan teliti, memeriksa tiap angka yang dituliskan di dalam tabel berisi nama-nama. Beberapa saat kemudian, ia mengambil jeda dan beranjak dari kursi, menuju ke ruangan kecil di sudut lain, sambil menggenggam sebuah botol Tupperware lilac. Wanita itu menuangkan air dispenser ke dalam botol minumnya, hingga hampir penuh. Dia lalu bersandar di tembok dan menengadah ke atas, dengan mata terpejam. Tarikan napasnya lembut. Merasa lega, ia meneguk minumannya.
9.910.9K viewsCompletedAdded to Library 361 Times as orang tapa
Show Reviews (65)
Read
+Library
Arien Adjah
Ga nyangka baca2 eh udah tamat, kak bikin season 2 dong, jujur aku paling suka sama alf waktu nembak inn, aku jacob alfred suka sama Christiani dewi, aw aw, eh inn oame marah-marah ngomongin si alf pantas jadi bapaknya anaknya karlinda, wkwkwkwkkw, lanjuuutttkan karya berikutnya kak 👍❤️❤️❤️
ayyona
ah...ku ikut bahagia nih alf n inn...cie cie yg malam minggu ga beduan ma willy lg 😂😂 willy, kamu malming sama bu budi sambilnge plang..✌ kk author...gara gara sapu ijuk aku ngakak terus. kalo tamat gini,trs aku ngakaknya gimana dong 😂😂
Read All Reviews
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

"Sulit bagiku untuk mencapai kediaman Tanapura. Bahaya besar tidak terdeteksi para penghuni di sana, termasuk Tuan Penguasa Tanapura sendiri." "Maksudmu, Paduka Raghapati?" Taja menebak seseorang terkenal. Hanya menyebut namanya, satu-satunya orang berpengaruh di Tanapura. Tajura mengangguk tegas. "Mereka tidak menyadari bahwa ... penyakit aneh yang diderita Paduka Raghapati selama ini adalah jenis Teluh Petaka yang dapat membuat orang sehat menjadi gila!" ungkap Tajura, sontak Taja terkejut hingga berhenti mengunyah.
109.9K viewsOngoingAdded to Library 357 Times as orang tapa
Read
+Library
Pemulung Konglomerat 2

Pemulung Konglomerat 2

Tap … tap … tap … “Ma – maaf, Tuan, maaf mengganggu waktunya, hehe. S – sepertinya,” “Hmm!?”
9.3124.9K viewsOn holdAdded to Library 2.5K Times as orang tapa
Show Reviews (75)
Read
+Library
A_W
Halo, Kakak-kakak semua, wah udah lama ga update yak? Maaf ya, saya udah coba buat ngelanjut next bab nya, tapi sepertinya rada-rada susah gitu, hehe. Mungkin, efek dari ga bisa ngudut kali yak, wkwk, puasa... Tapi tenang, berhubung makalah untuk kuliah udah kelar, lusa saya udah mulai aktif lagi.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
ILMU TUJUH GERBANG DEWA

ILMU TUJUH GERBANG DEWA

Kedua tangannya dibentangkan ke samping. Sebuah kekuatan yang sangat dahsyat memancar dari tubuhnya. Bumi bergoncang, pohon terangkat berterbangan. Tubuh itu memancarkan api hitam yang memiliki hawa sangat panas. Tubuh Pertapa Sakti dari Pulau Kayangan nampak mengalami perubahan. Bagian sebelah kanan tubuhnya hingga kanan wajahnya bersisik dan menyerupai naga. Di bibir bagian kanan itu terlihat taring berwarna putih tulang.
9.6182.0K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as orang tapa
Read
+Library
Si Tampan yang Posesif

Si Tampan yang Posesif

Tanya Lavie, mendongak untuk melihat wajah lelaki jangkung di sampingnya. “Nggak apa-apa, lucu aja liat pasangan baru ini. Bucin banget,” serunya di dekat Lavie. “Biarin aja.” “Apa?” “Biarin aja!” Lavie menaikkan suaranya. “Maklum pasangan baru, lagi butterfly era itu, jangan diganggu,” lanjutnya. “Oke, sayang. Siap.” “Kamu manggil kayak gitu lagi, aku tabok.”
106.3K viewsCompletedAdded to Library 177 Times as orang tapa
Read
+Library
PESONA PAMAN TAMPAN

PESONA PAMAN TAMPAN

tanya Tamika semakin mendekat pada pria tersebut. “Saya berada di mana?” tanyanya tanpa menjawab pertanyaan Tamika. “Anda sekarang berada di klinik dekat perkebunan apel. Anda berasal dari mana? Siapa nama Anda?” cecar Tamika, tak memberi ruang pria itu untuk bernapas. Pria tersebut terkekeh pelan. “Saya Adrian Sanders.” Mata Adrian terus saja tertutup, membuat Tamika kembali khawatir. “Apa yang Anda keluhkan, Tuan? Kenapa Anda terus saja menutup mata? Apa mata Anda terasa sakit?” cecar Tamika lagi.
102.0K viewsOngoingAdded to Library 62 Times as orang tapa
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status