Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Istri Kampungan Yang Disembunyikan CEO Arogan

Istri Kampungan Yang Disembunyikan CEO Arogan

Gluk Untuk yang kesekian kalinya Ziko menelan saliva nya. Di mata Ziko, milik Senja benar-benar sangat menggoda. Kecil, bersih dengan rambut-rambut halus yang tampak rapi, serta klitoris yang berwarna kemerahan. Senja menundukkan sedikit wajahnya, melihat kearah Ziko. Ziko pun mulai mengubah posisinya membungkuk hingga wajahnya lebih dekat dengan titik intim Senja, bahkan lebih dekat, hampir tak berjarak.
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai awan senja
Baca
+Pustaka
Skandal Cinta Pilot Angkuh

Skandal Cinta Pilot Angkuh

pinta Joya khawatir karena Senja yang suka sekali berlari di dalam rumah. "Iya, Mah," jawab Senja. Joya hanya bisa menggeleng saat mendengar perkataan Senja, Senja ini seperti versi mungil dan wanita dari Fajar, buah kesukaannya strawberry lalu dia suka sekali wangi tubuh Joya. Senja bahkan selalu menggunakan minyak telon cap badak miliknya. Kring ... Kring ... Kring .... Dengan cepat Joya menatap layar ponselnya dan mendapati nama Szasza di sana, "Hai ... Sayangku, ada ap—"
10621.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.8K kali sebagai awan senja
Tampilkan Ulasan (135)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
Karensia
Bagus ceritanya, alur dan penokohan sangat kuar, dan gaya bahasa rapi. Di bab awal sudah disuguhi kisah Joya yang mengalami tragedi menyedihkan dan harus berjuang demi hidupnya sendiri. Kutunggu bab selanjutnya deh ......
Baca Semua Ulasan
Rahasia Senja

Rahasia Senja

bisik Senja. Asta—gadis berpipi tirus itu berdecak kesal. "Yaudah lah, sana!" Usir Asta. Senja merasa tidak enak. Apa lagi, Asta terkadang menemaninya saat menunggu Aldi untuk bermain basket. Tapi, hari ini ia malah tidak bisa menemani gadis itu. "Sayang, nanti aja ya pulangnya? Kasian Asta," ujar Senja ke arah Aldi.
9.97.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 201 kali sebagai awan senja
Baca
+Pustaka
SALAM TERAKHIR

SALAM TERAKHIR

SENJA ada yang berbeda pada senja yang temaram semilir angin membelai mesra aku mematung - tatapanku hampa pada baris-baris awan yang saling mengejar di udara ada yang aneh aku jelas merasakannya aku yakin aku tak salah ya, aku telah jatuh cinta pada lelaki yang mengisi hari-hariku bermalam-malam lalu masih tiada masih hampa disini di hati kecilku namun kini tiba-tiba mencekik leherku cinta; rasa itu datang tiba-tiba aku tahu aku salah aku tahu kamu marah, tak suka harusnya ia tiada tapi aku manusia biasa tak kuasa menghalau magisnya; aku sungguh telah jatuh cinta padamu pada senja yang temaram - Mega
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai awan senja
Baca
+Pustaka
Senja Pertama

Senja Pertama

Itulah keinginan pertama Nana saat ia bisa melihat lagi, melihat senja pertama dengan orang yang dia cintai. Matahari dipucuk peraduan. Sinar jingga menyapu seluruh pantai dan laut di depan Nana dan Sendanu. Pantulan bayangan yang terbentuk di air semakin membuat indah senja sore itu. Kebahagiaan Nana telah kembali bersama dengan senja pertama yang datang lagi dalam hidupnya.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 275 kali sebagai awan senja
Baca
+Pustaka
Jasad di Kala Senja

Jasad di Kala Senja

“Tentu saja senior. Tidak salah lagi, semua luka dan bahkan hasil otopsinya jelas itu adalah pembunuhan. Bukan bunuh diri.” “Ya, jika kau sudang menyimpulkan seperti itu, aku percaya.” “Lalu, bagaimana dengan anda? Apakah anda sungguh tidak tertarik dengan semua ini?” “Sayang sekali, itu hanya membuka luka bagiku.” “Aku mengerti.” ‘Sejauh ini senior Sebastian memang dekat sekali dengan kapten Morrow. Aku tidak perlu menyeretnya dalam bahaya,’ batin Alison “Oh iya satu hal lagi.”
5.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai awan senja
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Sedang apa dan di mana mereka sekarang? Tanpa peringatan Parta tiba-tiba menghentikan langkah kakinya. Dia mendongak. “Sebentar lagi malam tiba,” ujarnya. “Tapi sebelum benar-benar malam, lidah-lidah api akan bermunculan dari balik bumi sebelah barat menghamparkan kemilau cahaya kemerahan di cakrawala. Orang-orang menyebutnya dengan senja. Tapi aku lebih senang menyebutnya petang. Karena jika kau tak berhati-hati, kegelapan bisa merampas sebagian dari dirimu, dan menawarkannya kepada sang malam yang mengentalkan waktu. Coba lihat ke angkasa, Kawan. Lihat petang.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 212 kali sebagai awan senja
Baca
+Pustaka
Sebening Senja

Sebening Senja

Menyebrangi jalan utama ring road utara, di arah timur berjajar kendaraan menunggu lampu hijau menyala. Setiap kali melewati jalan ini, pasti akan terlintas tentang Senja. Namun, entah kenapa malam ini terasa begitu lain. Hatinya terasa panas, menjalar hingga kulit pipinya. "Aku seperti melihat Senja. Ataukah mungkin Senja mengingatku saat ini? Kenapa tiba-tiba aku merasa dia ada? Ya Allah, sebegitu terobsesikah aku padanya?" Darah memompa jantung Bening naik turun. Beristigfar, mengusir kegusaran yang begitu menyedot energi.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 63 kali sebagai awan senja
Baca
+Pustaka
Mas Sena

Mas Sena

ejek Zelina “Iya , saya gila,” Sena menjeda ucapannya “Gila karena kamu,” lanjut Sena Zelina yang mendengar jawabann dari Sena pun justru tertawa terbahak bahak. Ia bukan tipe cewek yang mudah digombali. “Kenapa kamu ketawa, apa ada yang salah?”Tanya Sena “Emmm gakada. Dasar tua tua keladi,”ejek Zelina
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai awan senja
Baca
+Pustaka
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Partikel-partikel debu kecil melayang di udara, disinari oleh cahaya matahari yang lembut. Dia melihat iklan yang menampilkan artis-artis dari yang dia kenali, namun hanya mengulang dukungan ulang tahun Kania. "Hari ini adalah hari ulang tahunnya," pikir Senja. Ia menguap, menutup tirai, dan dengan malas merebahkan diri kembali di tempat tidur.
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 82 kali sebagai awan senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status