WITHERED
Ia hanya mengangguk, kembali fokus pada jalanan licin yang terus di sapa buliran salju.
Aku tahu, kami sudah begitu jauh dari kota kecil yang penduduknya begitu gemar bergosip. Meski di sekelilingku hanya ada hutan Cemara dan Pinus yang membeku. Bahkan, laju mobil yang yang Zander kendarai semakin jauh dari Rexy yang makin tidak terlihat.
"Tuan, ponsel anda tadi berbunyi."
Zander melirikku, dahinya berkerut, meski saat mengingat sesuatu ia membuka laci dashboar dan melihat layar ponsel. "Tch, merepotkan sekali."
Hot Chapters