Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dari Budak Menjadi Bencana

Dari Budak Menjadi Bencana

Mereka harus menavigasi tidak hanya Arus Realitas, tetapi juga lapisan di antara arus-arus tersebut, wilayah meta di mana pengaruh berbagai arus bercampur dan menghasilkan fenomena yang tidak sepenuhnya berada di satu kategori. Dalam perjalanan, Pengembara pertama mereka (yang kini memperkenalkan diri sebagai "Keeper of Unnumbered Paths (Penjaga Jalan yang Tak Terhitung)") berbagi sedikit informasi. "Majelis Lintasan jarang mengadakan pertemuan besar. Terakhir kali adalah ketika jejak pertama 'The Unraveling' terdeteksi miliaran tahun yang lalu. Yang kami panggil 'The Unraveling' adalah... sebuah proses di mana kain realitas itu
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai unraveling
Baca
+Pustaka
Rahasia Yang Terungkap

Rahasia Yang Terungkap

Dia mengedarkan pandangannya ke seluruh arah namun tidak ada seorang pun yang dilihatnya. Pedro segera masuk dan membuka gulungan kertas itu. Sebuah tulisan tangan dengan tinta hitam mengejutkannya: “Kepercayaanmu akan menjadi kehancuranmu.” Pedro mengernyitkan dahi, ‘Apa maksud tulisan ini? Dan siapa yang melakukannya?’
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai unraveling
Baca
+Pustaka
U

U

Itu adalah foto saat aku masih memiliki hubungan dengan Rio. Hubungan yang belum kita mengerti. Sebenarnya dari ketiga foto itu tidak terlihat begitu mencurigakan, hanya saja semua terlihat janggal karena caption yang ada di foto tersebut. Kita akan selalu bersama. Love. Aku dan pacarku. Seingatku, aku mengunci akun facebookku tanpa ada yang bisa melihatnya termasuk Rio dan Aulia. Tapi bagaimana Bima bisa mendapatkan foto tersebut?
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai unraveling
Baca
+Pustaka
PUZZLE

PUZZLE

Biar tahu rasa dia! “Gue gak punya banyak waktu ya, gue hitung sampai tiga. Satu…du— ” “Oke! Oke! Oke! Gue ngikut lo aja. Maaf yaa bang, gue janji ini bakal jadi hal terakhir gue ngecewain lo.” Ning memencet tombol cancel order di aplikasi ojol sambil menutup mata. “Lebay…” Diran mencibir.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai unraveling
Baca
+Pustaka
UNPLACED

UNPLACED

“Belum, Teh. Nanti akan ada karantina terus preliminary buat menjaring siapa-siapa yang masuk 10 besar. Nanti diumumkan di panggung. Selebihnya unplaced, deh.” “Unplaced?” Vika tidak benar-benar bertanya, tetapi ingin memastikan saja. Pasalnya, jika diartikan secara harafiah, kata itu berarti tidak ada tempatnya. “Ya, artinya mereka nggak kepilih. Cuma tepuk tangan doang di belakang.” Nah, berarti artinya sesuai yang seperti Vika pikirkan. “Kalau mau menang, harus apa atuh?”
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai unraveling
Baca
+Pustaka
DERREL

DERREL

Ujar Tara bingung. Derrel menghampiri Melody dan Tara dengan kancing seragamnya yang terbuka semua menampilkan kaos oblong putih, lenganya yang dilipat dan jangan lupakan bandana putih yang membuatnya semakin. ahh, susah untuk didefinisikan. "kok masih di sekolah? Aku kira kamu udah pulang." Melody mengernyitkan dahinya ia mengira jika Derrel sudah pulang. Sedang apa derrel masih berada di sekolah?
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai unraveling
Baca
+Pustaka
UNSTABLE RELATE

UNSTABLE RELATE

Aku mendecak kesal seraya mengacak-acak rambut hingga tidak beraturan bagai sangkar burung tanpa tuan. Dengan malas, aku berjalan menuju meja rias yang telah dipenuhi oleh skincare milikku. Kemudian aku meraih cleansing oil sebagai first cleanser serta kutuangkan beberapa tetes ke tangan kiriku, lalu kuusap lembut ke seluruh wajahku untuk menghilangkan make up yang menempel di wajahku. Setelah selesai step skincare yang pertama, aku berjalan menuju lemari untuk meraih baju serta rok jeans pendek dan segera membersihkan tubuhku yang terasa amat lengket karena keringat dan bau matahari.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai unraveling
Baca
+Pustaka
The (Un)Completed

The (Un)Completed

Aku berlari lalu setengah membanting pintu toilet dan kesal karena berulang kali gagal mengunci pintu bilik di tengah napasku yang tersengal karena panik. "Sialan!" Aku kembali berusaha mengunci sambil menendang pintu bilik toilet. Aku tahu tidak ada gunanya kesal kepada benda mati tapi saat ini itu pilihan terbaik untuk menyalurkan emosi. Akhirnya aku berhasil mengunci pintu bilik toilet. Kemudian langsung menduduki kloset, menarik tisu lalu merobeknya hingga menjadi potongan kecil. Aku terus melakukannya hingga tanpa sadar air mata membasahi pipi. Sialan. Sejak kapan aku secengeng ini?!
65.3K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai unraveling
Baca
+Pustaka
Revansha

Revansha

Mereka dua bersaudara. Rena melerai pelukannya. "Abang lupa, ya?" Evan mengernyitkan keningnya. Pikirannya bekerja keras, mencari tahu apakah sebelumnya dia memiliki janji dengan Rena atau tidak. Namun, tak ada satu janji pun yang dia ingat. Evan tanpa ragu menggeleng. "Lupa apa?"
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai unraveling
Baca
+Pustaka
REVEAL

REVEAL

PRAAAANG Eleena dan Rafa terkejut ketika gelas es teh bekas Rasen minum tiba-tiba terjatuh dari meja dengan sendirinya dan tentu saja gelas kaca itu pecah walaupun tidak berkeping-keping. Hal itu membuat beberapa mahasiswa di sana mengalihkan perhatiannya pada mereka karena terkejut lalu lanjut kembali kepada aktivitas mereka masing-masing.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 231 kali sebagai unraveling
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
12
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status