LOGINHelena Apshari sedikit pun tidak pernah membayangkan jalan hidupnya akan kacau seperti sekarang. Hidupnya kini hanya berkutat seputar uang dan tanggung jawab. Lenna panggilan perempuan tersebut, sudah merasa lelah dan ingin menyerah, tapi ia tidak mungkin melakukannya, mengingat nyawa seseorang sangat bergantung padanya. Walau Helena memikul tanggung jawab yang bukan bagiannya, tapi perempuan tersebut tanpa pamrih menunaikannya. Ia bersedia melakukan apa saja, asalkan nyawa seseorang yang diperjuangkannya tetap bersamanya. Helena tidak takut dicemooh orang, tapi ia sangat takut kehilangan orang yang dikasihinya lagi. Entah menjadi sebuah keberuntungan atau kesengsaraan bagi Helena saat takdir mempertemukannya dengan laki-laki bernama Felix Wiranatha. Malaikat tanpa sayap yang membebaskan Helena dari jeratan lelaki hidung belang di tempat pelacuran. Namun di sisi lain, malaikat tersebut juga mempunyai tujuan terselubung atas niat baiknya. Atas segala pertimbangan dan memikirkan konsekuensinya, akhirnya Helena pun menyepakati niat terselubung sang malaikat tersebut.
View MorePendingin yang menyala seolah tidak berfungsi karena tubuh dua orang di dalam kamar tetap basah oleh keringat. Sejak dibangun, kamarnya memang dirancang kedap suara agar aktivitas di dalamnya tidak terdengar dari luar. Felix masih bergerak aktif dalam meraih pelepasannya yang terakhir di malam ini, mengingat ia sudah berhasil membuat Helena mengerang nikmat sejak beberapa jam lalu. Dengan sekali sentakan kuat, cairan hangatnya kembali menyirami rahim Helena. Bersamaan dengan itu, Helena pun kembali berhasil mendapatkan pelepasannya yang entah sudah berapa kali. Ia berharap aktivitas panasnya bersama sang istri saat ini kembali berhasil memberikan seorang adik untuk Liam selain Evelyn, apalagi putrinya tersebut sudah berusia dua tahun.Felix menoleh ke arah Helena saat mereka berusaha menormalkan deru napasnya yang terengah-engah di puncak aktivitas panasnya. “Lagi?” tanyanya iseng.“Jika besok aku tidak bisa berjalan gara-gara meladenimu, kamu yang ha
Felix dan Helena sangat antusias menyambut kelahiran bayi mereka yang diprediksikan tiga minggu lagi. Berbagai macam keperluan untuk bayi pun sudah mereka siapkan bersama, malah Felix yang lebih bersemangat mengajak Helena berbelanja. Berhubung mereka belum mengetahui jenis kelamin bayinya, keduanya sepakat membeli segala keperluan yang berwarna netral agar bisa digunakan untuk anak laki-laki ataupun perempuan. Sebenarnya bukan karena sang bayi yang masih ingin menyembunyikan jenis kelaminnya dari orang tuanya, hanya saja mereka sengaja tidak menanyakannya kepada dokter. Asalkan anak mereka sehat dan nantinya lahir normal serta tanpa kekurangan apa pun, keduanya tidak terlalu mempermasalahkan jenis kelaminnya. Apalagi Felix sudah menyiapkan dua buah nama untuk anaknya tersebut.Berhubung rumah masa depannya bersama keluarga kecilnya sudah selesai dibangun, Felix dan Helena pun mengadakan syukuran sederhana. Untuk memeriahkan acaranya, mereka mengundang keluarga
Kerutan menghiasi kening Felix saat mendapati Helena melamun di atas ranjang setelah ia keluar dari kamar mandi. Sejak dalam perjalanan pulang tadi, Felix merasa Helena menjadi lebih pendiam. Awalnya ia menduga jika istrinya tersebut kelelahan karena ikut melayani para konsumen yang mendatangi salonnya. Namun setelah melihat sikap Helena kini, sepertinya dugaannya tersebut keliru.Felix bergegas menaiki ranjang, kemudian dengan cepat mengecup pipi Helena agar istrinya tersebut tersadar dari lamunannya. Tindakannya berhasil. Helena menoleh ke arahnya, sehingga kini mereka saling berhadapan.“Sedang memikirkan apa, hm? Dari tadi aku perhatikan kamu melamun,” Felix bertanya sambil mengusap pipi sekaligus menyelami sorot mata Helena.Helena tersenyum tipis sambil menikmati usapan lembut pada pipinya. “Tunggu sebentar ya,” pintanya sebelum menuruni ranjang. Setelah kakinya menyentuh lantai, ia berjalan
Walau Helena sudah resmi berstatus sebagai istrinya sejak tiga bulan lalu dan semua kebutuhan finansialnya kini telah menjadi tanggung jawabnya, tapi Felix tidak pernah melarang wanita tersebut untuk bekerja. Bukannya Felix keberatan atau tidak sanggup membiayai pengeluaran Helena, melainkan karena ia tahu bahwa istrinya tersebut mempunyai jiwa pekerja keras dan tidak suka berpangku tangan. Meski demikian, Felix tetap mengingatkan Helena agar tidak terlalu lelah dengan kegiatannya, mengingat saat ini mereka sedang merencanakan memiliki momongan. Felix sangat bersyukur karena Helena menyetujui idenya yang tidak ingin menunda memiliki anak.Felix sempat kecewa karena sepulangnya mereka dari berbulan madu, Helena tidak menunjukkan tanda-tanda kehamilan. Bahkan, setelah mereka tiga bulan menikah, benihnya di dalam rahim sang istri belum juga berhasil tumbuh dan berkembang. Meski kecewa, tapi Felix selalu bersikap biasa saja di hadapan Helena. Ia tidak ingin membuat Helena merasa
Sambil menunggu Helena kembali dari mengantar Mayra ke sekolah, Felix bersantai di teras belakang seusai membersihkan diri. Rencananya hari ini ia akan meminta waktu Helena sekaligus mengajaknya keluar, tentu saja untuk membahas lebih rinci tentang pengakuan wanita tersebut kemarin malam yang dir
Malam ini Helena sangat sulit memejamkan mata. Usahanya yang dari tadi mencari posisi nyaman saat berbaring agar matanya bisa terpejam ternyata sia-sia. Helena akhirnya memilih berbaring telentang dan menatap langit-langit kamarnya yang sangat miskin cahaya. Pikirannya kini hanya dipenuhi oleh pa
Usai menutup salon dan pegawainya sudah pulang, Helena bergegas ingin memasuki rumah. Hari ini ia ingin menjenguk Diandra yang kemarin malam telah melahirkan seorang putri di sebuah rumah sakit. Sebenarnya tadi siang ia ingin ke rumah sakit untuk melihat keadaan sahabatnya tersebut, tapi salonnya
Helena mengembuskan napas dengan keras setelah tiba di dapur, karena ia tidak mendapati satu pun bahan makanan yang bisa diolah. Bahkan, di dalam kulkas pun isinya hanya camilan dan beberapa kalengsoft drink. Dulu urusan dapur dan persediaan bahan makanan memang menjadi tanggung ja






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviewsMore