Pemuas Hasrat CEO Dingin
Dan untuk pertama kalinya, lelaki itu berdoa dalam diam, bukan untuk kekuasaan, bukan untuk kemenangan, tapi hanya untuk satu hal sederhana:
"Tolong, jangan ambil keduanya dari saya."
Di balik pintu berlampu merah itu, suara mesin dan langkah para tenaga medis terus terdengar samar, menandakan pertempuran hidup sedang berlangsung. Dan di ruang tunggu yang dingin itu, Dirga hanya bisa duduk, hancur, lemah, dan berdoa di antara sisa-sisa kekuatannya yang runtuh.
Hot Chapters