ISTRI ALIM CEO KEJAM
Maliana susah meneguk saliva-nya, hampir tercekat di tenggorokan, belum puas ia menampar keras, tangannya yang masih gatal menarik rambut panjangnya yang menjuntai.
"Rasakan kau Wanita Pembunuh!!" Maliana menarik kencang rambutnya, hingga beberapa kali ia menjerit sakit dan meminta dihentikan.
"Aku belum puas, jika belum melihat penderitaan di kehidupanmu!! Dewa pasti belum rela dengan kematiannya, sementara kamu masih tampak senangnya menghabiskan waktu tanpa berpikir keadaan keluargaku!!!" olok Maliana dengan mata memerah karena amarah, sembari menggertakkan gigi-giginya.