Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
ARINDA

ARINDA

Aku berusaha mengejarnya, tapi seseorang memanggil ku diantara suara gemericik air hujan yang begitu deras. *** " Arindaa..." " Arindaaa...." Badanku terasa digoncangkan oleh seseorang dengan ritme yang begitu kencang. " Apa sih!!??" " Bangun cepetan! Gila Lo udah jam 10 masih molor aja!" " Serah gw lah..." Aku kembali menutupi wajahku dengan selimut, karena manusia satu ini membuka tirai kamarku sehingga sinar matahari masuk melalui sela-sela jendela kamar.
2.8K viewsOngoingAdded to Library 97 Times as windy ariestanty
Read
+Library
The Soul of 7 Crystals

The Soul of 7 Crystals

“Beruntung kita masih berada di ibu kota Sapphire, jika kita terhempas jauh ke tebing lain, kita bisa kehabisan waktu.” “Ayo.” mereka berbaur diantara keramaian, tidak ada yang menyadari keberadaan mereka, mau tidak mau Aret mengedarkan kepalanya untuk melihat langsung bagaimana ibu kota Wind Land. Tidak seperti ibu kota Arcus, seluruh tempat itu beroperasi menggunakan angin. Simbol-simbol Obscure angin dimana-mana. Angin biru tua di setiap sudut. Salah satu hal yang menarik perhataian Aret adalah ketika gambar besar tuan Ventchi terpajang ditengah jalan, dua tanda silang besar mengotorinya.
1013.4K viewsCompletedAdded to Library 416 Times as windy ariestanty
Read
+Library
Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Legenda Dewa Nusantara: Perang Dua Benua

Mereka bergerak cepat, mencabik-cabik tanah di bawah mereka, berusaha merobek tubuh Arya. “Binatang liar tak akan menyentuhku!” Arya menggeram sambil berteriak, “Gelombang Angin Pemutus!” Dengan kibasan pedangnya, angin berkecepatan tinggi berputar di sekeliling tubuh Arya, menciptakan badai mini yang memotong dan menghancurkan makhluk-makhluk buas yang menyerangnya. Hewan-hewan itu terlempar ke belakang, tubuh mereka tercabik oleh angin yang tak terlihat.
103.9K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as windy ariestanty
Read
+Library
Angin di Antara Kita

Angin di Antara Kita

Satu kata yang tak pernah cukup. Nayla menatap punggungnya menjauh, seperti dulu. Seperti malam itu, ketika angin membawa pergi segalanya. Dan kini, sekali lagi, angin jadi saksi perpisahan yang mereka tidak pernah inginkan. Malamnya, Nayla menulis di buku catatannya. Tangannya bergetar, matanya sembab. “Kalau cinta ini hanya akan jadi angin… semoga ia tetap singgah di antara kita. Walau cuma sebentar. Walau hanya lewat. Aku akan tetap menunggu, sampai kapanpun.”
1.4K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as windy ariestanty
Read
+Library
JEJAK HASRAT

JEJAK HASRAT

Dia merasa lega bahwa mereka berdua bisa menikmati momen-momen indah seperti ini tanpa ada beban di pikiran mereka. Setelah mereka puas bercinta, Windy pun segera kembali ke kotanya untuk mengurus putri mereka. Namun, sebelum pergi, dia menitipkan beberapa macam ramuan dan obat-obatan untuk kebugaran Arya selama bertugas. “Aku akan merindukanmu, Arya,” kata Windy dengan suara lembut, mencium bibir suaminya dengan penuh kasih sayang. “Aku juga akan merindukanmu, Windy,” jawab Arya, mencium kening Windy dengan mesra.
1044.1K viewsCompletedAdded to Library 969 Times as windy ariestanty
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status