Chapter: Bab 138 - TamatKanina dan Althan berdiri di balik pintu ruang rawat yang terbuka sedikit. Dari tempat itu, mereka dapat melihat pertengkaran yang semakin memanas di dalam ruangan. Suara Sartika dan Ratna saling bersahutan, memenuhi ruang yang seharusnya menjadi tempat pasien seperti Ralia beristirahat dan memulihkan diri. Di tengah semua keributan itu, Ralia hanya mampu menangis di atas ranjang, sementara Harsya masih duduk terpaku di sudut ruangan tanpa mengatakan sepatah kata pun.Kanina memandang pemandangan itu dalam diam. Wajahnya tenang. Tidak ada lagi kemarahan ataupun rasa sakit yang dulu pernah memenuhi hatinya.Namun, jauh di balik ketenangan itu, sorot matanya menyimpan perasaan yang sulit dijelaskan. Dia tidak sedang merasa senang melihat penderitaan orang lain. Sebaliknya, pemandangan itu justru mengingatkannya bahwa kebencian, keserakahan, dan ambisi yang berlebihan pada akhirnya hanya akan melukai semua orang, termasuk diri sendiri.Entah berapa lama Kanina terdiam di sana, s
آخر تحديث: 2026-07-15
Chapter: Bab 137Ralia terbaring lemah di atas ranjang rumah sakit. Wajahnya pucat, bibirnya kehilangan warna, sementara infus masih terpasang di punggung tangannya.Beberapa jam sebelumnya, dia baru saja menjalani operasi besar yang hampir merenggut nyawanya. Hal yang tidak pernah dia bayangkan sebelumnya.Padahal, baru dua bulan lalu Ralia dinyatakan hamil. Kehamilan yang sudah lama ditunggu-tunggu itu sempat menjadi kabar yang paling membahagiakan bagi keluarga Danuarta. Sartika yang selama ini terus mendesaknya untuk segera memiliki keturunan bahkan begitu gembira ketika mendengar kabar tersebut.Namun, kebahagiaan itu tidak bertahan lama. Ralia tiba-tiba mengalami nyeri hebat di bagian perut yang disertai perdarahan. Dia segera dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi yang terus memburuk. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan darurat, dokter menemukan bahwa kehamilan itu mengalami komplikasi akibat kelainan rahim yang sangat langka. Janin tidak dapat dipertahankan, sementara perdaraha
آخر تحديث: 2026-07-15
Chapter: Bab 136Tidak butuh waktu lama bagi Althan untuk mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi pada hasil pemeriksaan Kanina dulu.Berdasarkan laporan, dia mendapatkan fakta bahwa memang Sartika lah yang menyuap dokter untuk memalsukan hasil pemeriksaannya.Ketika Kanina mengetahui hal ini, dia hanya bisa terdiam sambil menghela napas panjang. Entah bagaimana menggambarkan perasaannya.Dia tahu, Sartika tidak pernah menyukainya. Wanita itu juga mungkin sudah lama ingin menyingkirkannya dari keluarga Danuarta.Saat Kanina mengalami keguguran untuk kedua kalinya, itu mungkin adalah kesempatan emas yang tidak ingin dilewatkan oleh Sartika.Dia memanfaatkan keadaan, memalsukan hasil pemeriksaannya agar tidak ada lagi alasan bagi Harsya untuk mempertahankannya.Sekarang, setelah mengetahui semua ini, ada perasaan marah dan kecewa di hati Kanina. Namun di sisi lain, dia juga merasa lega.Bagaimanapun juga, apa yang dilakukan Sartika justru membuatnya bisa terlepas dari lingkaran pernikahan yang s
آخر تحديث: 2026-07-13
Chapter: Bab 135Sudah lebih dari tiga bulan sejak Kanina resmi menyandang nama belakang keluarga Swargantara. Selama waktu itu, kehidupannya bisa dibilang berubah menjadi jauh lebih baik. Dia tidak lagi tinggal di apartemen, melainkan pindah ke rumah pribadi Althan. Tinggal bersama dengan pria itu sambil beradaptasi dan berusaha untuk lebih saling mengenal satu sama lain.Semakin lama, Kanina semakin mengenal sosok Althan yang sebenarnya. Selama ini dia selalu mengira pria itu sangat pendiam. Nyatanya, Althan hanya tidak suka berbicara tanpa tujuan.Di hadapan orang lain, dia tetap terlihat dingin dan acuh tak acuh. Namun saat bersama Kanina, sikapnya jauh lebih hangat dan percakapan kecil bisa mengalir begitu saja.Dia bukan tipe pria yang pandai merangkai kata-kata manis setiap saat. Namun setiap ucapannya selalu mengandung perhatian dan dibarengi dengan tindakan yang nyata.Setiap pagi, Althan selalu mengantar Kanina ke toko bunga sebelum berangkat ke kantor. Sore harinya, tidak peduli sesib
آخر تحديث: 2026-07-12
Chapter: Bab 134Resepsi pernikahan Althan dan Kanina berlangsung begitu megah. Ballroom hotel dipenuhi rangkaian bunga putih yang menjuntai anggun dari langit-langit.Cahaya lampu kristal memantul lembut pada setiap sudut ruangan, sementara para tamu undangan dari berbagai kalangan silih berganti memberikan ucapan selamat. Di antara mereka hadir tokoh-tokoh penting dunia bisnis, para kolega Grup Swargantara, bahkan beberapa pejabat terkemuka tidak ketinggalan menyaksikan moment bahagia itu.Potret-potret kebahagiaan mereka memenuhi berbagai media sosial. Bahkan beberapa media bisnis ikut memberitakan pernikahan pewaris Grup Swargantara dengan perempuan yang selama ini tak pernah tersorot media. Berbagai artikel bermunculan, disertai foto-foto yang memperlihatkan bagaimana Althan hampir tak pernah melepaskan pandangannya dari sang istri sepanjang acara.Sementara itu, di lantai paling atas sebuah gedung perusahaan, ruang kerja direktur utama terasa sunyi. Harsya duduk sendirian di balik meja ke
آخر تحديث: 2026-07-11
Chapter: Bab 133Suasana ballroom hotel pagi itu dipenuhi nuansa yang hangat dan khidmat. Langit-langit tinggi dihiasi rangkaian bunga putih, krem, dan sentuhan hijau yang menjuntai anggun. Cahaya matahari menembus dinding-dinding kaca besar di sisi ruangan, memantulkan sinar lembut ke lantai marmer yang berkilau. Di bagian depan ruangan, sebuah pelaminan bernuansa putih gading berdiri sederhana namun elegan. Tidak berlebihan, tetapi menghadirkan ketenangan yang membuat siapa pun yang hadir tanpa sadar merendahkan suara.Lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalun pelan melalui pengeras suara, memenuhi seluruh ballroom dengan suasana yang syahdu.Para tamu telah duduk rapi di kursi masing-masing. Sementara di depan meja akad, Althan duduk dengan punggung tegak.Hari itu dia mengenakan beskap muslim berwarna putih gading dengan bordir sederhana di bagian kerah. Sebuah peci hitam terpasang rapi di kepalanya, membuat penampilannya tampak semakin berwibawa. Seperti biasanya, wajahnya terlihat tenan
آخر تحديث: 2026-07-09
Chapter: 106Andaikan bisa menolak, Jihan tentu tidak akan mengatakan iya. Masalahnya adalah, apa yang diminta oleh Jeremy juga merupakan tuntutan dari pengadilan. Oleh karena itu, dia sama sekali tidak punya pilihan, selain menerima dengan berat hati. Pada akhirnya, rumah itu benar-benar dikembalikan kepada pemiliknya. Betapa bersyukurnya Dean dan Nauna ketika menerima kembali sertifikat rumah yang selama ini mereka perjuangkan. Air mata bahagia tumpah ruah, pasangan suami istri itu saling memeluk, sambil tak henti mengucap syukur. Hari berganti. Jihan dan Viola mulai mengemasi barang-barang milik mereka dan juga milik Jeremy untuk di bawa pergi. Alvaro dan beberapa orang suruhan membantu mereka membawakan barang-barang tersebut ke dalam mobil pickup. Setelah memastikan semuanya sudah terbawa, Jihan melangkah keluar dengan langkah yang begitu berat. Raut wajahnya benar-benar suram. Kesedihan masih tampak jelas dari kedua matanya yang sembab. Viola dan Alvaro yang mendampingi sang ibu, hanya bi
آخر تحديث: 2023-08-21
Chapter: Bab 105“Apa yang dilakukan perempuan itu di sini tadi? Dia menemuimu?” Alvaro bertanya dengan tajam. Tatapannya mengarah lurus pada Jeremy yang duduk diam di hadapannya. Tidak ada jawaban. Jeremy tidak berkata apa-apa. Dia hanya mengangkat pandangan yang semula terpaku pada permukaan meja, lalu menatap Alvaro dengan tatapan dingin. Aura suram menguar dari keseluruhan dia pada saat ini. Sangat jauh berbeda dibandingkan dengan pada saat dia berhadapan dengan Dinara. Alvaro berdecak kesal, tidak suka dengan reaksi Jeremy yang seperti ini. Dia menginginkan jawaban atas pertanyaannya, bukan sorot mata dingin dan mengintimidasi. “Nggak salah lagi, dia pasti datang untuk menemuimu dan kamu pasti bersedia bertemu dengannya.” Alvaro menyimpulkan sendiri, sebab tak kunjung mendapat jawaban. Jeremy masih belum menanggapi, alih-alih membiarkan Alvaro kembali berkata-kata, “Seharusnya, kamu menolak bertemu dengannya, Kak. Dia pasti datang untuk menertawakanmu, kan? Dia pasti senang melihatmu seperti
آخر تحديث: 2023-08-20
Chapter: Bab 104Hampir tiga puluh menit berlalu sejak tiba di kantor polisi, Dinara masih saja berdiam diri di dalam mobil. Bukan tanpa alasan, perempuan itu hanya perlu waktu sedikit lebih lama, untuk menyiapkan hati dan meyakinkan diri, sebelum benar-benar pergi menemui Jeremy. Sebab, bukan hal mudah untuk berhadapan dengan Jeremy di ketika ini. Jika kemarin siang saja laki-laki itu bisa menunjukkan kemarahan yang begitu menggebu-gebu terhadap dirinya, lantas bagaimana dengan hari ini? Biar bagaimanapun, ditahannya Jeremy, tidak terlepas dari upaya Dinara yang diam-diam merekam pembicaraan mereka kemarin lalu. Jadi, bukan tidak mungkin dia akan meluapkan kemarahan, jika mereka bertemu nanti. Pemikiran itulah yang membuat Dinara merasa was-was. Namun demikian, dia tidak bisa mundur begitu saja. Apapun yang terjadi, dia harus tetap bertemu dan bicara dengan Jeremy. Bukan sekedar untuk memenuhi permintaan Viola, melainkan juga untuk menuruti kata hatinya sendiri. Pada akhirnya, setelah memeriksa w
آخر تحديث: 2023-08-19
Chapter: Bab 103Sebagaimana yang dikatakan oleh Dinara, rekaman suara itu benar-benar bisa menjadi barang bukti yang kuat. Beberapa jam setelah Dean menyerahkannya pada polisi, Jeremy akhirnya resmi di tahan. Rasa kaget dan tak percaya tentu saja menyeruak dalam diri Jeremy, saat polisi menunjukkan surat perintah penahanan terhadap dirinya. Mereka mengatakan, sudah ada bukti yang menguatkan dugaan, bahwa dirinya terlibat dalam kasus penipuan yang dilakukan oleh Rudy. Hal yang membuat Jeremy merasa semakin kalut adalah, polisi menahannya ketika dia sedang memimpin rapat di kantor. Akibatnya, bukan hanya orang-orang yang berada di ruang rapat, tapi hampir semua orang yang ada di kantor melihat dengan mata kepala mereka sendiri, bagaimana dia dibawa pergi oleh polisi. Desas-desus tentang sang CEO yang ditangkap oleh polisi seketika menyebar dengan cepat. Berbagai spekulasi bermunculan. Dalam sekejap, Jeremy telah menjadi perbincangan hangat semua orang di perusahaannya, dan reputasinya benar-benar te
آخر تحديث: 2023-08-17
Chapter: Bab 102Jeremy menyorot Dinara dengan bias kemarahan di kedua matanya. Aura suram dan mengintimidasi yang menyeruak dari kesuluruhan dia, berhasil membuat mantan istrinya itu menahan napas selama sepersekian detik. “Apa yang sudah kamu katakan pada ibuku?” Sekali lagi, Jeremy mengulang pertanyaan yang sama, namun dengan nada yang lebih ditekan-tekankan dari sebelumnya. Dinara tidak segera menjawab, alih-alih menarik napas panjang dan menghembuskannya dengan perlahan. Dalam diam, dia tengah mengatur debar jantung yang sempat berpacu dengan kencang, begitu pula dengan ritme pernapasan yang sempat tertahan hingga akhirnya menjadi berantakan. Dinara sepenuhnya mengerti, cara terbaik menghadapi seseorang yang sedang diselimuti emosi seperti Jeremy di ketika ini, adalah dengan bersikap tenang dan hati-hati. Karena itu, Dinara sebisa mungkin menciptakan aura tenang di keseluruhan dirinya, alih-alih menunjukkan ketakutan dan rasa terintimidasi yang kentara. “Kamu bilang padanya tentang kasus pen
آخر تحديث: 2023-08-16
Chapter: Bab 101"Mas?" Nauna menahan langkah saat dia dan Dean baru saja keluar dari ruangan tempat bertemu dengan Lusi. Ketika laki-laki itu menoleh dan mengunci tatap padanya, dia segera bertanya dengan hati-hati, "Kamu sungguh-sungguh sudah memaafkan Mbak Lusi?"Dean tidak langsung menjawab. Sesaat, dia menatap Nauna dalam-dalam. Sekian detik kemudian, barulah dia buka suara, tapi bukan untuk memberikan jawaban, alih-alih balik bertanya, "Apa aku terlihat nggak bersungguh-sungguh, Nau?""Bukan begitu, Mas." Nauna segera menyangkal. "Aku hanya ingin memastikan. Maksudku... Mbak Lusi sudah melakukan hal yang sangat merugikanmu. Apakah semudah itu dia mendapatkan maaf darimu?"Dean lagi-lagi tidak segera menjawab, alih-alih mengajak Nauna duduk di kursi yang berada tak jauh dari mereka. Setelah duduk, Dean mulai berkata-kata, "Sebenarnya, nggak semudah itu, Nau. Jujur, aku juga merasa berat, tapi..." Dean menggantung sebentar kalimatnya. Setelah menghela napas berat, barulah dia genapkan, "Bagaimanap
آخر تحديث: 2023-08-15