Share

Bab 69

Author: Rexa Pariaman
Sekitar tiga sampai empat menit kemudian, Ewan keluar dari kamar mandi. Begitu melihat Lisa sudah merapikan kerah bajunya sendiri, dia langsung bernapas lega.

"Kamu nggak apa-apa?" tanya Lisa sambil tersenyum.

"Nggak apa-apa," jawab Ewan cepat karena takut Lisa kembali menggodanya. Dia segera mengalihkan topik, "Kak Lisa, tadi kamu kelihatan senang sekali, ada kabar gembira ya? Coba cerita."

"Nggak juga, cuma lagi baca novel online. Penulisnya lucu, aku sampai ngakak sendiri."

"Novel apa? Aku ju
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1785

    Setelah berkata demikian, Kirin mengangkat pisaunya dan berlari menuju petir itu.Whoosh! Kirin menusukkan pisaunya ke udara kosong.Petir tiba-tiba menghilang tanpa jejak. Dua aliran energi murni alami mengeluarkan dua auman naga yang riang, lalu segera masuk kembali ke dalam tubuh Ewan.Sret! Tiba-tiba, tubuh Ewan yang hitam seperti arang itu bergerak sedikit."Bergerak! Pak Ewan bergerak!" Tiara berteriak penuh kegembiraan.Semua orang segera menoleh ke arah Ewan.Plak. Terlihat Ewan mengangkat telapak tangannya yang hitam legam, menekannya ke tanah, lalu menopang tubuhnya dan perlahan berdiri. Meskipun tubuhnya hangus seperti arang, sepasang matanya sangat jernih.Begitu membuka mata, Ewan langsung melihat wajah Tiara yang sangat cantik."Kamu hidup kembali?" Tiara menatap Ewan, tiba-tiba beralih dari menangis menjadi tersenyum. Kecantikannya membuat alam seakan-akan kehilangan warna.Terlalu cantik! Ewan terpana sejenak, lalu bertanya, "Kenapa kamu ada di sini?""Aku ...." Tiara i

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1784

    Tubuh Ewan tergeletak di tanah, tak bergerak sama sekali, tanpa sedikit pun tanda kehidupan.Perubahan mendadak ini membuat Tandi dan yang lain ketakutan."Gawat, Ewan gagal melewati petaka langit.""Gimana ini?""Dokter militer, dokter militer ...!"Tandi berteriak keras, ingin memanggil dokter militer untuk memeriksa kondisi Ewan."Aku dokter." Tiara berkata singkat, lalu mengangkat roknya dan berlari ke arah Ewan."Dia bisa?" Logan meragukan kemampuan medis Tiara.Mini berkata, "Kakakku adalah dokter nomor satu di Wilayah Miro, kemampuan medisnya nggak kalah dari Dokter Ewan.""Oh?" Logan agak terkejut.Tiara berlari ke hadapan Ewan. Melihat seluruh tubuh Ewan hangus, kulit dan dagingnya terkoyak, matanya memerah. Air mata pun langusng jatuh.Kemudian, dia memeriksa nadi Ewan. Tidak ada denyut nadi! Otak Tiara seketika kacau."Gimana keadaan Ewan?" Tandi dan yang lain mendekat dan bertanya dengan cemas.Tiara tak berkata apa-apa. Air matanya terus mengalir. Dia sendiri tak tahu meng

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1783

    Tandi berkata dengan cemas, "Aku nggak peduli lagi soal itu. Kita harus menemukan Ewan ....""Uhuk! Uhuk!" Tiba-tiba, terdengar suara batuk dari arah tebing.Tak lama kemudian, terlihat Ewan merangkak keluar dari tumpukan puing. Seluruh tubuhnya berdebu, sangat berantakan. Sudut bibirnya berlumuran darah.Melihat dia masih hidup, semua orang langsung bersorak gembira."Ewan nggak mati, syukurlah!""Aku sudah tahu, Ewan pasti bisa melewati petaka langit!""Semoga langit berbelas kasih. Semoga petaka langit berikutnya lebih lemah."Duar! Petaka langit ketujuh turun. Kilatan listrik mengamuk turun, petir bergelombang seperti pasang, seakan-akan hendak menghancurkan segalanya."Ini seharusnya petaka langit terakhir. Asal bisa menahannya, aku akan aman." Ewan meniru cara sebelumnya. Saat petaka langit masih berjarak puluhan meter darinya, dia segera menghindar, berniat menjauh.Namun tak disangka, petaka langit ini bukan hanya mengejarnya dari belakang, tetapi juga sangat cepat.Dalam sekej

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1782

    Awalnya petir itu menyambar ke arah Ewan. Siapa sangka, Ewan dengan cerdik menghindar dan membiarkan petir itu menghantam Dewa Hyang.Duar! Kepala Dewa Hyang dihantam petir. Tengkoraknya terbelah, otaknya memuncrat keluar. Dia mati seketika.Ewan terkejut. Dia tak menyangka kekuatan petir begitu dahsyat, sampai-sampai mampu membunuh seorang ahli super peringkat kedua Daftar Dewa. Terlalu mengerikan!Namun, Ewan cukup puas dengan hasil ini. Setidaknya Dewa Hyang akhirnya mati karena dijebak.Tanpa dia sadari, tindakannya justru membuat petaka langit murka. Petaka langit mewakili kehendak langit dan tak mengizinkan siapa pun menantangnya. Ewan memanfaatkan Dewa Hyang untuk menahan petir, jelas merupakan bentuk provokasi terhadap petaka langit.Duar! Petaka langit kelima pun turun. Seberkas petir sepanjang puluhan ribu kilometer menembus langit dan bumi, laksana naga raksasa yang mengguncang dunia, menerjang turun dari sembilan lapisan langit.Bahkan sebelum mendekat, Ewan sudah merasakan

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1781

    Dewa Hyang begitu marah hingga mulutnya miring. 'Kalau bukan karena bajingan kecil sepertimu yang menjebakku, apa aku akan jadi seperti ini?'"Aku akan membunuhmu!" Dewa Hyang tak memedulikan luka di tubuhnya, segera bangkit dari tanah, lalu menerjang ke arah Ewan.Petaka langit kedua baru saja lenyap. Petaka langit ketiga masih membutuhkan waktu untuk turun. Dewa Hyang ingin memanfaatkan waktu itu untuk segera membunuh Ewan."Tunggu!" Ewan tiba-tiba berteriak, "Petaka langit akan datang!"Karena sudah mendapat pelajaran sebelumnya, kali ini Dewa Hyang jauh lebih waspada. Mendengar ucapan Ewan, dia segera menghentikan langkah dan mendongak ke langit.Di langit, awan petir belum bubar dan masih mengumpulkan kekuatan, tetapi tampaknya dalam waktu singkat petaka langit tidak akan turun."Huh, masih ingin menunda waktu? Kamu pikir aku ini apa? Anak tiga tahun? Mati kamu!" Dewa Hyang kembali menyerang.Duar! Tiba-tiba, terdengar ledakan dahsyat yang hampir memekakkan telinga. Segumpal besar

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1780

    Dewa Hyang melepaskan sepuluh aliran energi murni. Seluruh tempat itu seketika gempar."Apa? Tua bangka itu melatih sampai sepuluh aliran energi murni?" Wajah Kirin penuh keterkejutan.Abyaz berkata dengan wajah muram, "Bos dalam masalah."Tandi memang tidak tahu apa arti sepuluh aliran energi murni, tetapi dia paham bahwa kekuatan Dewa Hyang lebih kuat daripada yang sebelumnya diperlihatkan."Ketua bisa mengalahkannya nggak?" tanya Ricky dengan gugup.Kirin mendongak melihat langit. Awan petir bergulung-gulung, tetapi lama sekali tak kunjung menurunkan petaka langit kedua."Ewan bisa memusnahkan Dewa Hyang atau nggak, itu tergantung pada petaka langit," kata Kirin.Pupil mata Ewan sedikit menyusut. Dia sama sekali tak menyangka Dewa Hyang ternyata telah melatih sampai sepuluh aliran energi murni.Benar-benar di luar dugaan! Mungkinkah Dewa Hyang sudah melangkah masuk ke gerbang kultivasi abadi?Ewan mengamati dengan saksama dan mendapati bahwa aliran energi murni di atas kepala Dewa H

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status