Share

Bab 57 Axel

Author: Dhisa Efendi
last update publish date: 2025-12-09 18:31:51

"Ada apa, Axel? Apa ada yang Kamu sembunyikan?" Desak Alvian seraya menerima kopi yang disodorkan pelayan.

Axel berusaha keras menutupi perasaan kalutnya dengan meminta pelayan itu juga membuatkannya secangkir coklat panas.

"Baik, Tuan."

Axel menyadari kakak dan ibunya menatapnya untuk menunggu jawaban.

"Enggak, lah. Memang apa yang bisa kusembunyikan dari Kalian?" Kelit Axel.

Ia berhasil mengatasi rasa gugupnya. Selama ini tidak ada kabar polisi mencari penyebab kecelakaan waktu itu. Tidak
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 199 jaket Brian

    Evara merasa lemarinya sudah sesak dengan pakaian yang terus dibelikan Ariana untuknya. Kali ini Ariana membelikannya beberapa setelan blazer. "Kamu membutuhkannya bila Kamu mulai bekerja, Sayang." Pungkas Ariana membalas protes dari Evara. "Baiklah. Terimakasih, Ma." Sahut Evara sambil membawa baju - baju itu ke dalam paviliunnya. "Ah," Keluh Evara setelah membuka lemari gantungnya. Lemari yang cukup besar itu sudah penuh dengan gaunnya. "Di lemari Adam saja." Katanya mengambil keputusan. Ia segera bergeser ke lemari Adamis dan membuka lemari gantungnya. Eva terpana untuk sesaat. Bukan karena lemari gantung Adamis penuh juga tapi ia melihat sebuah jaket yang sudah lama tidak dilihatnya. Jaket yang dulu selalu di pakai Brian bahkan saat ia bekerja. Evara menjatuhkan setelan - setelan blazernya untuk memegang dan mengusap jaket itu dengan penuh perasaan. "Ada apa, Sayang?" Pertanyaan Adamis mengejutkannya. Bahkan ia tidak mendengar Adamis masuk ke paviliun mereka. Mata Adam

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 198 Poksi tahu Caesar anaknya

    Poksi terlihat seperti hilang akal. Ia hanya diam seperti pesakitan yang tertangkap basah. "Poksi? Jawab Mama!" Teriak Sang Mama tidak sabar. Bahu Poksi luruh seperti airmata sang Mama yang mulai luruh. "Apa Kamu nggak mau bertanggungjawab? Dimana anak itu sekarang?" Tanya Mama Poksi lagi dalam isak tangisnya. "Vi.. Viona memilih menggugurkan kandungannya." Kata Poksi dengan suara seperti tercekik. "Poksi? Kamu menyetujuinya?" Raung Sang Mama. Ia memang tidak menyukai Viona tapi mendengar ada benih Poksi di rahim Viona membuatnya tersentuh dan merasakan sesuatu yang lain. Poksi diam karena tidak mampu menjawab. Ia memang lari dari tanggung jawab karena ia mulai merasa bosan pada Viona yang semakin menyebalkan menurutnya. "Karena itu Kamu minta cuti kuliah dan berlibur di Aussie?!" Teriak Sang Mama mulai kalap. Lukman Hakim merasa sudah saatnya ia menengahi pertikaian sepihak antara Sang Mama pada Poksi. Sang mama yang terus mencecar Poksi tanpa ada perlawanan dari Poksi. "Bu

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 197 Poksi bertemu Randy

    "Viona itu dekat dengan mamanya. Dia akan menghubungi mamanya. Dia nggak akan bisa menghubungi mamanya kalau mamanya tetap di sini." Kata Alvaro memberi alasan yang dapat meyakinkan polisi itu. Semalaman Lukman Hakim sudah mencoba menghubungi Viona melalui ponsel Adelia sampai beberapa kali tapi Viona tidak mengangkatnya. "Sebentar." Kata polisi itu. Ia mengambil ponselnya untuk menghubungi Lukman Hakim dan menyatakan alasan yang diberikan Sandro. Ternyata Lukman Hakim menyetujuinya. "Baiklah, Pak. Ibu boleh pulang." Kata Polisi itu. Alvaro menggenggam tangan Adelia saat memberikan kunci mobilnya. "Kamu bisa menyetir sampai rumah, kan? Atau Aku pesankan taxi online?" Tanyanya dengan lembut. "Aku bisa. Tapi bagaimana denganmu? Kamu baru pulang. Pasti Kamu lelah, Sayang." Kata Adelia khawatir. Alvaro mengusap pipi istrinya untuk membuatnya tenang. "Aku nggak papa. Polisi hanya menginginkan salah satu dari Kita di sini. Dan itu nggak akan lama. Pulanglah."Adelia menghela nafas

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 196 Di rumah lama Athena

    Viona sudah sampai di rumah lama Athena. Tetangganya juga sudah memberikan kuncinya. "Apa ini anak Atha?" Tanya pak Rodi dengan tatapan menyelidik. Viona tidak ingin banyak bicara. Ia hanya menganggukkan kepalanya. Rumah Athena sangat kotor karena tidak ada yang mengurusnya. Rumput - rumput juga menjulang tinggi di pekarangan rumah. 'Ini justru bagus. Polisi nggak akan sampai ke sini.' kata hati Viona puas. Tapi ia mengeluh saat membuka pintu. Bau debu yang pekat membuat Caesar terbatuk -batuk. "Rumah apa kandang sapi, sih?" Ia lalu menoleh pada Mina yang berdiri tertegun di belakang mereka. "Jangan diam aja. Bersihkan rumah ini. Awas, harus bersih!" Titahnya. Dalam hati ia merasa bersukur karena ide sang Mama untuk membawa Mina. Mina meletakkan tas miliknya dan koper milik Viona. Matanya mengitari ke sekeliling rumah. "Sapunya dimana, Nyonya?" Tanyanya sambil memegang hidungnya. 'Rumah ini berapa lama nggak ditempati? Sangat bau! Kenapa Nyonya Viona ingin tinggal di sini?

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 195 Insting tajam Viona

    Poksi melihat sang mama masih terdiam karena terkesima. "Apa Aku salah, Ma? Apa Aku salah karena memberi peringatan pada Tiffany? Dia temanku juga, Ma. Dia banyak membantuku sebelumnya." Kata Poksi dengan nafas berat. Tiffany membantunya hingga ia dapat bebas berduaan dengan Viona dalam melakukan hubungan di luar batas. Mama Poksi menghela nafas setelah menutup mulutnya. "Kamu nggak salah, Nak. Kamu sudah melakukan sesuatu yang benar. Tapi kenapa Kamu hanya memberinya chat? Kenapa Kamu nggak telpon aja dia?"Ucapan sang mama membuat Poksi terhenyak. Ia memberikan chat dengan nomor baru yang tidak diketahui oleh Tiffany. Ia juga hanya memberi peringatan agar Tiffany lebih mewaspadai orang dan keadaan di sekitarnya. "Aku.. Aku.. Terlalu takut, Ma." Aku Poksi jujur. Ia juga merasa tidak enak hati bila Viona sampai mengetahui perbuatannya. Satu hal yang belum jujur ia katakan pada sang mama. Viona pernah mengandung anaknya! 'Meski anak itu nggak pernah lahir tapi mama seharusnya be

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 194 Poksi menyebut nama Viona

    Kembali Poksi menelan salivanya. Ia tidak mempunyai pilihan lain selain berkata jujur. Ia juga tidak akan sanggup menahan kekerasan seperti yang diterima Randy di kantor polisi. "Namanya Viona. Ia teman kuliah Kami, Aku dan Tiffany."Dengan tersendat - sendat Poksi mengatakan semua yang ingin mereka ketahui tentang Viona. Tempat tinggalnya juga ia beritahukan dengan jelas. Kirana membelalakkan matanya. "Dia? Dia perempuan?" Katanya tidak percaya. Ia tidak percaya seorang perempuan tega menghabisi nyawa seseorang. Apalagi itu temannya sendiri. Lukman Hakim tersenyum puas. Poksi telah bekerja sama dengan baik. "Baiklah, Poksi." Katanya seraya berdiri diikuti Sandro dan Kirana. "Kami akan membutuhkanmu di pengadilan bila diperlukan." Kata Lukman Hakim seraya memberi isyarat pada kedua anak buahnya untuk meninggalkan tempat itu. "Kita akan langsung bergerak ke rumah Viona." Katanya pada Sandro dan Kirana. Sementara Poksi berusaha mencerna apa yang dikatakan Lukman Hakim padanya u

  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 112 Sunny tidak jadi pulang

    Entah apa yang dikatakan Adamis pada Sunny hingga ia mau membatalkan rencana kepulangannya. "Kita jadi ke Guci." Beritahu Adamis pada istrinya. Safira tidak kalah senangnya. Ia mendapat kabar itu dari Evara. Ia berniat akan lebih menempel pada Sunny. 'Kalau dia nggak mau, Aku yang mau!' cibirnya

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 108 Kenangan masa lalu

    "Bos nggak bilang apa - apa." Kata Vinny heran. Jika mereka ingin pulang besok tentu Sunny akan memintanya membeli tiket. Tapi Sunny tidak melakukan itu. Atau belum? "Tapi Paman mengatakan itu pada Mama tadi pagi." Kata Adamis. "Oh, ya? Tadi pagi? Kenapa Aku nggak tahu?" Kata Vinny sambil meliha

    last updateLast Updated : 2026-03-30
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 109 Cerita Ariana

    Ariana terlihat resah. Bagaimana dengan perasaan cintanya pada Sunny? Tapi Sunny pasti akan mengajaknya untuk menetap di sini. Tapi Bramantyo juga memulai bisnisnya di sini. "Kamu membuka usaha di sini, Bram. Aku ingin pulang dan menetap di negaraku." Kata Ariana. "Itu nggak masalah." Kata Braman

    last updateLast Updated : 2026-03-30
  • Adik Ipar Yang Jadi Suamiku   Bab 107 Sunny ingin pulang

    Sunny sudah hampir menyerah. Ariana sangat sulit didekati bahkan ia harus selalu berurusan dengan Safira. "Aku nggak menyukaimu. Jauh - jauhlah dariku!" Teriaknya kesal. Safira tahu Sunny sedang menggerutu tapi ia tidak mengerti apa yang ia katakan. Sunny juga tidak menatapnya saat mengatakan it

    last updateLast Updated : 2026-03-30
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status