공유

Part 118

last update 게시일: 2026-06-04 16:01:59

Zivanya melepaskan diri dengan canggung setelah beberapa detik terhanyut dalam pelukan Kaivan.

“Maaf, Kai,” ucapnya gugup sembari merapikan rambutnya yang berantakan.

​Kaivan membalas dengan senyum tipis tanpa mengatakan apa-apa. Ia tahu betul batasan itu, dan ia tidak ingin membuat Zivanya merasa semakin tidak nyaman di tengah situasi ini. Kaivan beralih pada anak laki-laki yang berada di dalam dekapan Zivanya. Tanpa banyak bicara, Kaivan mengulurkan tangannya mengambil alih Kaisar.

“Y
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (2)
goodnovel comment avatar
Duryati Duryati
ujung ujungnya pasti Ziva yg harus rawat si Arra
goodnovel comment avatar
Adfazha
Grandong belekan Ariyan tantrum dehh cariin Bpk moyangnya gk ada bs2 ayahnya kambuh hadeh PooR Kaisar jd trauma akut smg gk smpe bth psikiater ya kna psikisnya terganggu jd ketakutan
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 342

    Zivanya berani bertaruh pasti ini ulah maminya. Rasa kesal Zivanya naik ke ubun-ubun mengingat sikap Seruni yang terlalu mencampuri urusan hidupnya seolah Zivanya adalah anak kecil.“Silakan kalau mau marah,” tantang Ariyan yang sudah menebak sejak awal bagaimana reaksi mantan istrinya.“Ya aku memang marah! Sampai kapan kamu mau jadi antek-antek Mami, hah?!”Tawa Ariyan lepas berderai. Suara beratnya yang renyah sampai mengundang kerlingan penasaran dari beberapa penumpang yang berada di dalam lounge tersebut. Ariyan sama sekali tidak merasa terintimidasi oleh kilatan amarah yang menyala tajam di sepasang mata Zivanya."Antek-antek?" ulang Ariyan dengan sisa tawa yang masih menghiasi bibirnya. "Agak ekstrem ya istilahnya. Padahal aku cuma memanfaatkan informasi dari Mami secara bijak karena kamu nggak jujur mau ke mana.”"Nggak lucu!” Zivanya semakin ketus. Ia merasa jengkel setengah mati melihat Ariyan menganggap kemarahannya seperti hiburan. "Mami itu makin hari makin kelewatan men

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 341

    Waktu bergulir dengan cepat. Zivanya lebih banyak menghabiskan hari-harinya di Melancholia Music Academy. Sekolah musiknya itu berkembang pesat karena masih sedikit sekolah sejenis, para pengajarnya pun sudah profesional di bidang masing-masing. Selain sebagai owner, Zivanya juga terjun langsung untuk mengajari para muridnya. Zivanya sangat menikmati perannya. Mengajar membawa kedamaian yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Melihat jemari murid-muridnya menemukan suara jiwa mereka di atas tuts memberi kepuasan tersendiri bagi Zivanya. Dedikasi Zivanya pada musik tidak berhenti di ruang kelas. Di sela-sela mengajar, ia terus mengasah kemampuannya. Ia ingin menjadi pianis profesional seperti cita-cita masa kecilnya yang dulu terpaksa ia kubur dalam-dalam karena maminya tidak setuju. Maminya itu lebih suka Zivanya menekuni dunia bisnis karena menurutnya menjadi pemusik tidak memiliki masa depan. Zivanya telah mendaftarkan diri di ajang International Beethoven Piano Competition

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 340

    Gila!” Zivanya mendesis geram melihat tingkah Ariyan yang kekanak-kanakan.Ia meremas setir kuat-kuat menyalurkan kekesalannya. Rasa marahnya yang begitu besar hampir saja membuatnya nekat menginjak pedal gas. Ariyan di luar sana tetap berdiri tegak tanpa takut sedikit pun kalau Zivanya benar-benar menabraknya, seolah ia menyerahkan nyawanya ke tangan Zivanya.Zivanya melirik kaca spion tengah. Di kursi belakang, Kaisar masih tidur dengan nyenyak. Anak itu sedikit pun tidak terganggu oleh masalah kedua orang tuanya.Dengan sentakan kasar, Zivanya membuka pintu mobil lalu menghampiri Ariyan yang teguh pada sikapnya."Kamu pikir kamu hebat dengan bertingkah konyol kayak gini?" sembur Zivanya dengan suara bergetar menahan jengkel. "Kamu pikir kalau kamu mati di depan mobilku, aku bakal kasihan? Nggak! Aku cuma bakal makin benci sama kamu!"Ariyan menatap wajah Zivanya yang diterpa cahaya lampu mobil. Entah memiliki keberanian dari mana, ia meraih jemari perempuan itu yang terkepal di sis

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 339

    Betapa terkejutnya Zivanya atas aksi yang dilakukan mantan suaminya. Muka Zivanya ‘merah’ sejadinya. Ia benar-benar malu dan tidak menyangka berani-beraninya Ariyan melakukan itu.Zivanya merasa marah dan ingin menampar Ariyan, tetapi kala ingat saat ini ia sedang disaksikan banyak orang, ia hanya bisa terdiam seribu bahasa sambil menahan emosi.Sementara Kaisar yang masih berada di dalam gendongan Ariyan tampak begitu gembira dan berseru dengan riang, "Hore! Ibu dicium papa!”Seruan Kaisar yang terdengar keras memicu gelak tawa gemas serta tepuk tangan yang semakin riuh dari para tamu di bawah panggung. Seruni semakin gencar menyeka air mata harunya di barisan depan, sementara Syabila dan Mita saling sikut sembari menahan jeritan gemas melihat pemandangan romantis di atas panggung.Zivanya terpaksa menerbitkan senyum canggung merespons anaknya. Ia mengelus lembut pipi Kaisar. Namun, ketika pandangannya bergeser pada wajah Ariyan, senyum di bibir Zivanya langsung menyusut. Ia memandan

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 338

    Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba. Hari ini acara grand opening Melancholia Music Academy akhirnya terselenggara.Plang hitam dengan ukiran bertuliskan Melancholia Music Academy menyambut para tamu undangan di area serambi gedung. Papan-papan bunga ucapan selamat berjajar hingga hampir menyentuh bahu jalan.Di jajaran kursi terdepan, Abi duduk berdampingan dengan Seruni. Wajah Seruni tampak serba salah. Wanita yang dulunya mencemooh Zivanya itu kini harus menelan ludahnya sendiri menyaksikan kemegahan akademi yang berhasil dibangun sang putri. Abi mengelus punggung tangan istrinya seraya tersenyum tipis.Tidak jauh dari sana, Jeandra dan Zelena duduk dengan tenang. Di sisi lain barisan, Ariyan duduk di dekat Kaisar. Ada juga Syabila, Mita dan beberapa orang teman Zivanya dan banyak lagi yang lainnya."Pa, mana Ibu?" bisik Kaisar antusias pada Ariyan."Sebentar lagi. Sabar ya.”Dari tempat duduknya, Seruni melempar pandang pada Ariyan. Tanpa sadar bibirnya melengkung membentuk se

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 337

    Ariyan benar-benar meminta maaf pada Zivanya dan Kaisar hampir setiap hari. Entah itu melalui telepon, bertemu langsung, ataupun bunga dan hadiah-hadiah yang dikirimnya. Kendati Zivanya mengatakan bahwa ia dan Kaisar sudah memaafkannya, tetapi keesokan harinya lelaki itu tetap melakukan hal yang sama.Lelaki itu juga cukup sering berkunjung. Zivanya sudah menghindar, tetapi setiap kali resepsionis menelepon, Kaisar dengan cepat mengangkat handphone Zivanya dan mengatakan, “Kata Ibu, kasih Papa akses buat naik, Tante resepsionis.”Resepsionis yang bertugas hanya bisa tertawa. Mereka semua sudah mengenal Kaisar yang lucu dan menggemaskan. Mereka juga sudah sangat menghafal wajah Ariyan saking seringnya lelaki itu berkunjung ke sana.Hari ini lagi-lagi Ariyan mampir ke penthouse Zivanya setelah menjemput Kaisar di sekolah. Zivanya sedang sibuk di depan laptop. Progress sekolah musiknya sudah berjalan 90%. Kalau semuanya lancar, maka tidak lama lagi sekolah tersebut akan mulai beroperasi.

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 2

    Zivanya tidak tahu kapan tepatnya ia tertidur. Yang ia ingat hanya bagaimana ia meringkuk di tempat tidur yang dingin sambil memeluk bantal. ​Saat cahaya matahari mulai merayap masuk melalui celah tirai yang tidak tertutup rapat, Zivanya mengerjapkan mata. Hal pertama yang ia rasakan adalah tempat

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 1

    Cahaya dari lampu taman di luar menembus tirai tipis kamar Zivanya, menyinari punggung Ariyan yang sedang bergerak liar di atasnya. Suara napas mereka beradu, berat dan memburu. Zivanya mencengkeram punggung Ariyan. Kukunya sedikit menekan kulit pria itu, mencoba menahan dirinya agar tidak melayang

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 6

    Entah berapa lamanya Zivanya berdiri di depan pintu. Hingga ia tersadar ia tidak mungkin terus mematung di sana. Dengan embusan napas panjang ia terpaksa masuk yang langsung disambut oleh kegelapan. Zivanya sengaja tidak menyalakan lampu. Cahaya terang hanya akan memperlihatkan semua benda-benda

  • Aku yang Tidak Pernah Ada di Hatimu   Part 5

    Hati Zivanya yang telah hancur semakin tidak ada bentuknya lagi. Ia tahu Ariyan adalah laki-laki brengsek. Tapi tidak sedikit pun terlintas di pikirannya ide gila itu akan terlontar dari bibir Ariyan.Pria ini memintanya mematikan fungsi rahimnya secara permanen hanya demi kenyamanan perselingkuhan

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status