공유

Siapa Dia Sebenarnya

작가: Mommykai22
last update 게시일: 2026-07-08 23:40:54
Lagi-lagi suasana hening. Untuk pertama kalinya sejak tadi, Juan kehilangan kata-kata.

Teman-temannya yang tadi tertawa kini justru saling berpandangan.

"Juan, bukannya kau tadi bilang dia pria miskin?" bisik salah seorang temannya.

"Kalau miskin, dari mana dia punya kartu itu?"

"Bahkan pembayaran langsung lolos. Berarti kartunya asli."

Juan mengatupkan rahangnya. "Itu ... itu pasti bukan miliknya!" bentaknya. Juan menatap Leo lebih kesal. "Kau mencuri dari mana kartu itu, hah? Atau jangan-janga
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Bertemu

    Beberapa hari berlalu dan alih-alih mereda, pemberitaan tentang Wijaya Group justru semakin menggila.Hampir setiap stasiun televisi dan portal berita membahas perusahaan itu tanpa henti, apalagi setelah mendadak seorang pensiunan polisi ikut bicara dan membuat publik makin heboh. "Saat aku masih menjadi polisi, anak buahku dulu meninggal saat menyelidiki kasus itu. Kematian yang sangat tidak wajar. Belasan tahun aku meyakini ada yang tidak beres, dan baru sekarang kasus ini mencuat lagi." "Bahkan saat aku protes waktu itu, aku malah dipindahkan ke kantor yang jauh dari kota. Aku dan timku yang menangani kasus ini mengalami ketidakadilan. Karena itu, aku harap, kasus ini bisa kembali dibuka demi mengembalikan nama baik kami dan menghukum yang memang seharusnya." Pernyataan itu membuat publik semakin yakin bahwa ada sesuatu yang sengaja ditutupi selama bertahun-tahun.Akibatnya, saham Wijaya Group terus merosot. Suasana kantor pusat Wijaya Group berubah mencekam. Tidak ada lagi kary

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Jangan Mengabaikan Aku

    "Leo, kau mau ke mana?" Elisa yang sudah berbaring di atas ranjang langsung bangkit setengah duduk saat melihat Leo mengenakan jaketnya. Jam di dinding hampir menunjukkan jam dua belas malam, tapi pria itu justru berjalan ke arah pintu.Leo menghentikan langkahnya sejenak. Rahangnya mengeras. Ucapan Elisa tentang orang tuanya terus terngiang di kepalanya."Pengkhianat ...." Satu kata itu seperti mengoyak luka yang selama bertahun-tahun berusaha ia kubur. Namun, Leo tahu Elisa tidak bersalah.Wanita itu masih sangat kecil saat kebakaran itu terjadi dan Elisa pun menerima mentah-mentah semua yang dikatakan Arman dan Darmawan.Elisa hanya mempercayai orang yang selama ini ia anggap keluarga. Karena itulah, Leo tidak bisa marah pada Elisa.Yang membuatnya marah adalah kenyataan bahwa orang-orang itu bahkan berhasil mencuci otak Elisa selama bertahun-tahun.Leo tidak menyalahkan Elisa, tapi tetap saja moodnya buruk karenanya. Ia pun memilih menjauh agar sikapnya tidak menyakiti Elisa. "

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Mungkin Ini Karma

    Elisa akhirnya bangun dari tidurnya menjelang malam itu. Kepalanya masih sakit dan rasa berdebar itu masih ada, tapi ia sudah lebih tenang. Semua orang menyambutnya dengan senyuman hangat dan itulah yang Elisa suka dari keluarga Leo, tidak pernah menghakimi, tidak pernah bertanya berlebihan, hanya berusaha membuatnya tenang. "Kau sudah bangun, Elisa? Ayo kita makan malam bersama!" ajak Bik Imah. "Aku tidur lama sekali, Nek." "Tidak masalah, ibu hamil memang harus banyak istirahat. Maaf ya Nenek terlalu lama bergosip tadi." Semua orang yang mendengarnya tertawa dan mereka pun langsung makan malam bersama dengan hangat. Namun, kehangatan itu berubah menjadi menegangkan saat Elisa membaca berita tentang kebakaran gudang Wijaya Group. "Berita apa ini? Berita apa ini?" lirih Elisa syok sambil menatap ponselnya. Elisa masih mengaktifkan ponsel lamanya dan ia masih tergabung dalam beberapa grup chat sesama pebisnis. Saat skandal perselingkuhannya terungkap ke publik, chat di ponsel E

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Saksi Kunci

    "Apa, Wira? Berita apa lagi ini? Bagaimana berita ini bisa naik lagi setelah 18 tahun berlalu?" Darmawan menggeram sampai urat lehernya tercetak jelas, sebelum ia teringat sesuatu. "Hilda! Pasti Hilda kan? Hilda mengancamku dengan rekaman suara tentang kecelakaan itu. Ya! Pasti Hilda! Panggil Hilda kemari! Panggil dia kemari!" titah Darmawan. Hilda sendiri masih ada di rumah siang itu. Sejak perselingkuhan Eddy dan Susan viral lagi, Susan lebih banyak di rumah dan Hilda pun sesekali menemaninya. Hilda yang dipanggil langsung menghadap dan ia langsung mendapatkan tamparan dari Darmawan. Plak! "Akhh!" pekik Hilda kaget. "Apa-apaan ini, Ayah? Mengapa Ayah menamparku?" "Kau yang melakukannya kan, Hilda? Kau yang membocorkan tentang kebakaran gudang itu untuk menekan aku, hah?" Sebulan mempertahankan Hilda di rumah, alih-alih membuat Darmawan makin tenang, malah membuatnya makin stres. Setelah kecurangannya terbongkar, tentu saja Hilda tidak berpura-pura lagi dan mulai menunjukkan

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Serangan Bertubi-Tubi

    "Ah, syukurlah kau sudah pulang, Bos!" sambut Gary begitu Leo masuk ke dalam rumah. "Ada apa?" "Hmm, sepertinya aku melakukan kesalahan, Bos." Gary tertawa nyengir. Leo sampai mengernyit. "Kesalahan apa maksudmu? Mana Elisa?" "Nah, itulah masalahnya, Bos. Bu Elisa ... bertanya tentang kematian orang tuamu." Leo langsung terdiam. "Maafkan aku, Bos, aku menceritakannya, tapi aku bersumpah tidak menyebutkan nama apa pun. Kupikir dia harus tahu agar dia tidak terlalu terkejut saat semuanya terbongkar nanti." Leo hanya mengembuskan napas panjang, tangannya terkepal, tapi ia tidak menyalahkan Gary sama sekali. "Lalu?""Aku tidak tahu, tapi tiba-tiba dia seperti orang ketakutan." Leo makin mengernyit, tapi tidak lama kemudian, ia teringat tentang trauma Elisa. "Sial, Gary! Dia punya trauma terhadap api! Dia pasti takut saat kau menyebut tentang kebakaran!" geram Leo yang langsung berlari masuk ke kamar. Leo tahu Elisa punya luka bakar, luka bakar yang membuat wanita itu trauma samp

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Trauma

    Suasana seketika hening karena Elisa sangat syok, ia bahkan tidak berani menyahuti apa pun untuk sekian detik. Elisa menelan salivanya. "Gary, kau ... kau tidak sedang bercanda kan?" "Aku tidak bercanda, Bu Elisa." "Tapi ... maksudmu ... oh, ya Tuhan, itu mengerikan sekali, Gary." "Ya, itu mengerikan. Waktu itu Leo masih berumur 12 tahun dan dia anak tunggal, dia tidak punya siapa-siapa lagi di dunia ini." Air mata Elisa langsung menggenang di pelupuk matanya."Dan parahnya lagi, Leo kecil melihat kebakaran gudang itu karena dia ada di mobil yang terparkir tepat di luar gudang malam itu."Elisa menutup mulut dengan tangannya dan lagi-lagi menahan napasnya. Ia tidak bisa bicara, selain hanya menatap Gary dengan air mata yang akhirnya menetes juga. Selain karena hormon kehamilan yang membuatnya lebih sensitif, cerita Gary memang sangat sedih sampai Elisa tidak berani membayangkan kejadiannya. Seketika tubuhnya ikut gemetar, bayangan api banyak di sekelilingnya membuat napasnya me

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Milikku Besar

    Leo bahkan tidak memberi Elisa waktu untuk bersiap ketika bibir pria itu tiba-tiba menyentuh bibirnya.Bukan hanya menempel, tapi pria itu memagut bibir Elisa sampai Elisa tersentak kaget dan marah. "Beraninya kau menciumku!" Elisa refleks bangkit berdiri dan mendorong dada Leo.Plak!Satu tampar

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Aku Akan Memulainya

    Eddy sontak berdiri dari kursinya begitu mendengar ucapan Elisa. "Sayang, apa yang kau katakan? Duduklah dulu, Sayang!" Eddy menghampiri Elisa dan memintanya duduk, tapi Elisa menolak. "Aku sudah memikirkannya dan aku ...." Elisa terdiam sejenak sambil melirik Leo lagi. "Aku mau ... melakukannya

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Harus Segera Hamil

    "Apa yang kau lakukan di sini, Leo?" Elisa menarik tangannya kembali dan ia langsung melotot marah. Jantungnya memacu kencang dan ia tidak menyangka ada orang yang memergokinya seperti ini. Leo sendiri terdiam sejenak tidak bisa berkata-kata. Ia bukan pria polos yang tidak tahu apa yang Elisa lak

  • Asisten Suamiku yang Perkasa   Memuaskan Diri Sendiri

    Elisa membeku saat merasakan pelukan yang menahannya. Buru-buru ia mendongak dan jantungnya makin bergemuruh melihat siapa pria itu. Itu Leo. Pria itu berdiri sangat dekat dengannya, satu tangan masih melingkar di pinggangnya agar ia tidak terjatuh.Kemarin mungkin Elisa tidak merasakan apa-apa s

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status