Share

BAB 16 Sedikit Terbuka

Penulis: Endah Tanty
last update Tanggal publikasi: 2026-04-05 21:07:10

Nazha berjalan mundur dan tanpa suara menahan rasa kecewa di dada, ia kembali menarik travel bag dan memanggil taksi, Nazha mengurungkan niatnya kembali ke rumah dan justru menuju rumah Ryemon lagi. Devon yang melihat hal itu merasa heran tapi dalam hatinya ia senang , karena Nazha tak jadi meninggalkan rumah.

“Aku senang kamu kembali ke sini.”sambut Devon sambil membawakan koper milki Nazha

Nazha terdiam sejenak, hembusan napas terdengar dari bibirnya.”Dev… aku bersedia menikah denganmu setela
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 21Balasan

    “Dev..kamu bersedia ‘kan membawa gelang ini ke reparasi?”tanya Nazha membuat Devon tersentak dari lamunanya“Tentu saja, aku akan membawanya ke reparasi perhiasan, “Devon lalu menyimpan gelang di saku kemejanya.“Hari ini aku akan mengantarmu untuk kontrol kandungan, bersiaplah,”suruh Devon“Tidak Dev..terima kasih aku bisa pergi sendiri,”“Kamu yakin tak butuh teman,”sahut DevonNazha mengangguk yakin, “Aku ada perlu urusan lain,”jawab Nazha“Okelah kalau begitu kamu harus habiskan sarapanmu,”suruh Devon penuh perhatian“Nazha duduk di kursi di depan meja makan, lalu mulai menyuap bubur ayam didepannya. Devon menatap penuh cinta, ada bayangan Meira ketika ia menatap Nazha dan itu yang membuat Devon jatuh hati pada Nazha.***Usai menghabiskan menu sarapan, Nazha pergi ke sebuah tempat setelah ia memeriksa kondisi kehamilannya, saat ini ia mengadakan pertemuan dengan Dimas.“Dim, aku berhasil mendapatkan data tentang kecurangan bisnis Reymon.”ucap Nazha sambil menyerahkan flas disk p

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 20 Gelang Pengikat Cinta

    Dimas nampak sibuk menatap layar laptop, mempelajari setiap detail tentang R’ Building perusahaan property milik Reymon, nyatanya perusahaan itu bukan hanya kesulitan finansial, tapi ada beberapa kasus sengketa lahan yang masih harus di selesaikan“Ini parah sekali ada beberapa kasus sengketa lahan yang kini dibangun gedung oleh R’Building.”gumam DimasTiba-tiba senyum tipis terbit di bibir pria muda itu, “Aku tahu celah bagaimana menghancurkan Reymon tanpa harus berinvestasi di perusahaannya”Lalu dengan cepat Dimas meraih ponsel lalu menghubungi Nazha.“Halo Naz…bisakah kita bertemu?”“Iya Dim,..apa ada yang penting?“Mengenai Reymon, bukankah kamu berniat menghancurkan Reymon, aku punya jalan untuk itu,’”jawab Dimas bernada serius“Baiklah..aku akan menemuimu share saja lokasinya,”sahut Nazha“Oke”Tak lama sebuah chat masuk sebuah Lokasi diterima Nazha, tanpa membuang waktu Nazha pun bergegas pergi menuju lokasi yang dikirim Dimas.Selang beberapa menit Dimas dan Nazha sudah berte

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   Bab 19 Dua Pribadi Yang Berbeda

    “Tinggalkan rumah ini besok pagi, kita sudah bercerai,”suruh Reymon“Nazha tidak akan keman-mana, ia akan tingal di palvilium,”sahut DevonDengan mata menatap Nazha, sesaat keduanya saling beradu pandang.”Aku akan menyuruh mbok War untuk membersiakn palvilium, dan menaruh barangmu disana,”lanjut Devon“Oke Dev, terserah kamu, aku akan beristirahat ini sudah larut malam,”pamit Nazha beranjak dari duduknya dan melangkah -pergi meninggalkan kedua kakak beradik itu.Nazha kini berada di dalam kamar menatap jendela dan melihat Devon dan Reymon yang masih tampak berbincang di taman“Kedua kakak beradik yang sungguh berbeda, yang satu menghancurkan dan meredahkan driku, dan satunya lagi menghargai dan melindungiku, jika Devon memang tulus menerimaku, aku berjanji akan memberikan seluruh hidupku padanya, tapi…bagaimana dengan pria misrerius, itu yang telah menawan cintaku ?”gumam NazhaNazha memejamkan matanya berusia mengingat sebuah wajah dan merasakan bentuk tubuh dari pria yang mengambi

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 18 Berkas Perceraian

    Di sebuah pemakaman terlihat Nazha bersimpuh di pusaran ayahnya, dengan terisak, rasa penyeselan merayapi dirinya kenapa tidak segera membawa ayahnya ke panti jompo ketika mengetahui jika Laras memperlakukan tidak baik sang ayah. Sementara itu Laras dan Sheren telah pergi meninggalkan pemakaman. Sementara Devon dan Reymon masih menunggu Nazha di dalam mobil.“Ah…kenapa lama sekali, Nazha, apa dia mau tidur di kuburan menunggui ayahnya,”gerutu Reymon“Kamu harus bisa memaklumi kesedihannya Rey, “sahut Devon.“Aku tunggu lima menit lagi jika tak juga beranjak aku akan seret dia,”ancam Reymon membuat Devon menatap tajam“Ingat kesepakatan kita, jangan kamu sakiti Nazha,”gertak DevonDecihan kecil terdengar dari bibir Reymon, lalu mereka melihat Dimas mendekati Nazha“Siapa pria itu …aku baru melihatnya?”tanya Reymon“Dimas…asisten Bu Salma, aku baru tahu jika Dimas juga mengenal Nazha,”timpal Devon“Tampaknya kamu memiliki saingan Dev..”senyum sinis terbit dibibir Reymon.Devon menat

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 17 Kehilangan

    Nazha bangkit dari tempat duduknya sambil berucap.”Terima kasih Dim, aku selalu mengingat semua kebaikanmu.”“Naz ..pikirkan sekali lagi rencanamu menikah dengan Devon,”ujar Dimas“Aku sudah pikirkan jika aku dulu menjadi korban yang terbakar api, saat ini aku menjadi api yang membakar orang seperti Reymon, “balas Nazha dengan tegasDimas hanya menghela napas dan menatap kepergian Nazha, ia harus segera melaporkan apa yang terjadi dengan Nazha pada Salma.Dimas kini duduk dihadapan Salma, wanita dengan potongan rambut pendek itu terlihat antusias mendengar laporan tentang Nazha.“Nazha dan Reymon akan bercerai, karena Nazha hamil, dan Reymon tak mau mengakui bayi nazha,”jelas Dimas“Lalu apa rencana Nazha?”Salma telihat khawatir“Setelah bercerai dengan Reymon ia akan menikah dengan Devon,”jawab Dimas“Menikah dengan Devon, tIdak Dim, bagaimaan jika Devon dan Reymon sama, berniat burujk pada Nazha, aku tak bisa membiarkannya menikah dengan Devon.”“Aku sudah memberinya saran untuk m

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 16 Sedikit Terbuka

    Nazha berjalan mundur dan tanpa suara menahan rasa kecewa di dada, ia kembali menarik travel bag dan memanggil taksi, Nazha mengurungkan niatnya kembali ke rumah dan justru menuju rumah Ryemon lagi. Devon yang melihat hal itu merasa heran tapi dalam hatinya ia senang , karena Nazha tak jadi meninggalkan rumah.“Aku senang kamu kembali ke sini.”sambut Devon sambil membawakan koper milki NazhaNazha terdiam sejenak, hembusan napas terdengar dari bibirnya.”Dev… aku bersedia menikah denganmu setelah bercerai dari Reymon, cepatlah selesaikan perceraian kami,”pinta NazhaDevon tersenyum bahagia, entah Nazha mengambil keputusan dengan terpaksa, yang terpenting bagi Devon adalah bisa bersama Nazha, sebuah cinta yang tak pernah ia pahami sebelumnya, kenapa bisa tertarik pada gadis sederhana, pemiilik manik mata cokelat itu.Nazha kembali ke dalam kamar, ia menatap wajah sendunya di cermin, Mungkin saja menerima lamaran Devon adalah hal terbodoh yang akan dia lakukan, tapi apa boleh buat, bagin

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 15 Lamaran Sesudah Perceraian

    Sedangkan di tempat lain, terlihat Sheren berbicang serius dengan seseorang yang tak lain kepercayaan Devon, yang mengurusi Dev’ group“Karena kamu direkomendasikan Pak Devon, maka kami tim menajemen tidak bisa menolakmu, kita akan tandatangani kontrak kerja ,”ucap staf yang bernama Andi“Oke, Pa

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   BAB 14 Berpisah

    Dimas menatap Agung ia melempar senyum ketika pria tengah baya yang berjalan di bantu tongkat itu membuka pintu.“Oh..kamu Dimas ‘kan?”“Iya Pak Agung, kebetulan saya lewat jadi sekalian mampir,”jawab Dimas“Masuklah, jika kamu mau bertemu Nazha ia sudah kembali ke rumah suaminya,”“Saya tahu pak,

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   Bab 13 Kakak Ipar Yang Perhatian

    Lain hal dengan Nazha, setelah semalam ia di usir dari kamar oleh Reymon, wanita muda itu tetap menjalankan aktivitas seperti biasanya, di pagi buta dia sudah berada di dapur membantu Mbok War menyiapkan sarapan.“Mbok War..pernah ke vila yang di puncak?”“Vila..yang di puncak?” War tampak berpikir

  • BUTIRAN CINTA DI MALAM PERTAMA   Bab 12 Pernikahan Yang Salah

    Nazha sudah berdiri sebuah bangunan dua lantai, dengan langkah kecilnya ia berjalan masuk, terlihat ada seorang staf wanita.“Selamat siang saya ingin bertemu Dimas,” salam Nazha.“Pak Dimas baru keluar, mungkin sore baru sampai ke kantor,” jawab staf wanita muda.“Jika begitu, aku akan tunggu saja

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status