Share

Bab 331

Penulis: Skyy
last update Tanggal publikasi: 2026-06-28 22:40:02

Rey terdiam cukup lama sambil menatap Harris lekat-lekat, seakan berusaha memastikan tidak ada kebohongan di balik sorot matanya. Setelah mengambil keputusan, dia menarik napas pelan lalu berkata dengan suara mantap, "Jika kau benar-benar mampu memulihkan kondisiku sekaligus membantuku menjadi lebih kuat..."

"Aku bersedia mengakuimu sebagai guruku."

Ucapan itu langsung membuat seluruh arena membisu. Tak seorang pun menyangka pemilik peringkat pertama daftar bela diri bersedia mengangkat orang l
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Bangkitnya Dokter Agung   Bab 333

    “Benarkah?” Ekspresi Harris tetap datar. "Hari ini Bastian pasti mati."Ucapan singkat itu membuat Arief hampir kehilangan kendali."Kau—"Baru saja hendak melanjutkan perkataannya, Harris sudah lebih dulu memotong dengan tatapan sedingin es. "Rektor Arief, dulu aku sudah memberimu satu kali kesempatan.""Aku menghormatimu karena kau pernah menjadi rektorku, tetapi jika kau terus memaksaku, jangan salahkan aku kalau kali ini aku tidak akan menunjukkan belas kasihan."Ucapan itu bagai seember air es yang disiramkan tepat ke kepala Arief. Amarah yang semula membara langsung padam, berganti hawa dingin yang merambat hingga ke tulang. Ia teringat jelas peringatan Harris saat insiden di Keluarga Arkana.Arief sama sekali tidak meragukan ancaman itu. Ia telah melihat sendiri bagaimana Harris bertindak tanpa sedikit pun keraguan. Jika ia terus memaksakan diri menghalangi, besar kemungkinan orang berikutnya yang akan kehilangan nyawa adalah dirinya.Masalahnya, peraturan Akademi Zenith Arcapu

  • Bangkitnya Dokter Agung   Bab 332

    Harris juga langsung memenuhi setiap ucapannya tanpa sedikit pun ragu, membuat Rey sama sekali tidak mempertanyakan janji mengenai teknik kultivasi. Ia yakin pria di hadapannya tidak pernah mengucapkan kata-kata kosong.Di matanya saat ini, Harris seolah mampu melakukan apa pun. Namun, tepat ketika suasana masih dipenuhi keterkejutan, sebuah bentakan penuh amarah menggema dari luar kerumunan."Rey Alvaro! Apa yang sedang kau lakukan?!"Kerumunan segera terbelah.Seorang pria tua berwajah penuh keriput dengan pakaian rapi melangkah masuk. Tatapannya tajam, sementara wajahnya begitu suram hingga seolah mampu meneteskan air.Orang itu tidak lain adalah Arief, rektor Universitas Arcapura. Raut wajahnya tampak sangat buruk. Sejak awal, ia sebenarnya diam-diam mengawasi pertandingan antarklub tersebut. Dengan keterlibatan Harris, sosok yang belakangan menjadi pusat perhatian seluruh kampus, mustahil baginya bersikap acuh.Semula semuanya masih berada dalam batas yang bisa ia kendalikan. Nam

  • Bangkitnya Dokter Agung   Bab 331

    Rey terdiam cukup lama sambil menatap Harris lekat-lekat, seakan berusaha memastikan tidak ada kebohongan di balik sorot matanya. Setelah mengambil keputusan, dia menarik napas pelan lalu berkata dengan suara mantap, "Jika kau benar-benar mampu memulihkan kondisiku sekaligus membantuku menjadi lebih kuat...""Aku bersedia mengakuimu sebagai guruku."Ucapan itu langsung membuat seluruh arena membisu. Tak seorang pun menyangka pemilik peringkat pertama daftar bela diri bersedia mengangkat orang lain sebagai guru hanya karena sebuah janji.Mereka tidak memahami satu hal. Demi memperoleh kuota Akademi Zenith Arcapura, Rey sudah mempertaruhkan segalanya, bahkan rela memangkas usianya sendiri demi meningkatkan kekuatan. Dibandingkan pengorbanan sebesar itu, mengakui seseorang sebagai guru sama sekali bukan harga yang mahal."Bagus," Harris mengangguk puas. Dia kemudian merogoh pakaiannya dan mengeluarkan sebuah botol giok putih berukuran kecil sebelum melemparkannya kepada Rey."Itu elixir

  • Bangkitnya Dokter Agung   Bab 330

    Melihat keadaan tersebut, Rey akhirnya sedikit menghembuskan napas lega. Walau sejak awal dia bersikap tenang, dalam hati dia tahu pertarungan terbuka bukanlah pilihan yang bijaksana. Jika berhadapan langsung, peluang menangnya hampir tidak ada.Untungnya, kekuatan terbesar yang dimilikinya bukanlah duel frontal. Keahliannya terletak pada kemampuan bersembunyi, menunggu kesempatan, lalu menghabisi lawan dalam satu serangan mematikan. Semua itu berasal dari teknik siluman yang selama ini menjadi andalannya.Teknik Langkah Senya, selama teknik itu digunakan, bahkan kultivator yang memiliki tingkat kekuatan beberapa level di atasnya pun sangat sulit menemukan jejak keberadaannya. Karena keyakinan itulah, Rey percaya dirinya masih memiliki peluang mengalahkan Harris.Tatkala merasa waktu yang ditunggu akhirnya tiba, dia langsung bergerak.Whossh!Tubuhnya melesat tanpa suara dari belakang Harris, sementara belati di tangannya menebas lurus ke arah leher dengan kecepatan yang nyaris mustah

  • Bangkitnya Dokter Agung   Bab 329

    Ucapan itu langsung memicu kegemparan.Tatapan penuh keterkejutan dan rasa penasaran memenuhi arena.Semua mahasiswa mengetahui bahwa Universitas Arcapura memiliki seorang yang menduduki peringkat pertama, tetapi identitasnya selalu menjadi misteri. Tidak ada yang pernah benar-benar melihatnya, sehingga keberadaannya nyaris seperti legenda di dalam kampus.Dion dan Raditya, yang masing-masing menempati posisi kedua dan keempat, tentu mengenal Rey jauh lebih baik daripada siapa pun di tempat itu. Kemampuan silumannya benar-benar sulit dipercaya. Bahkan jika pria itu berdiri tepat di samping seseorang, keberadaannya tetap nyaris mustahil disadari.Mereka pernah beberapa kali menantang Rey untuk berlatih tanding. Namun hasilnya selalu sama, keduanya dikalahkan hanya dalam satu gerakan.Kekuatan Rey sudah berada pada tingkatan yang benar-benar berbeda dibandingkan para ahli bela diri lainnya di Universitas Arcapura. Kekuatan Rey memang sudah berada di tingkatan yang berbeda dibandingkan p

  • Bangkitnya Dokter Agung   Bab 328

    Tatapan dingin Harris membuat Raditya dan Dion tanpa sadar menegang. Tekanan yang dipancarkan pria itu terasa seolah mereka sedang berhadapan langsung dengan seekor singa jantan, memaksa naluri mereka memperingatkan bahaya.Dion menjadi orang pertama yang bereaksi. Ia segera mengangkat kedua tangan sebagai tanda tidak berniat menyerang, lalu berkata dengan nada hati-hati, "Harris, jangan salah paham. Kami datang bukan untuk mencari masalah.""Namun, Universitas Arcapura memiliki aturan mutlak yang melarang pembunuhan. Meski Bastian memang pantas menerima hukuman atas perbuatannya, dia tetap tidak boleh mati."Raditya yang berdiri di sampingnya langsung mengangguk membenarkan.Keduanya berbicara dengan sangat sopan karena sudah menyaksikan sendiri kekuatan Harris. Mereka sadar betul bahwa jika benar-benar bertarung, peluang menang nyaris tidak ada. Karena itulah, mereka berusaha menghindari kesalahpahaman yang dapat memperkeruh keadaan.Sikap hati-hati mereka segera menarik perhatian s

  • Bangkitnya Dokter Agung   Bab 2

    "Bangunlah, cucuku..."Suara itu tidak datang dari luar. Tidak ada getaran di udara, tidak ada bisikan yang menyentuh telinga Harris. Suara itu menggema langsung di pusat kesadarannya, sebuah suara dari masa lalu yang penuh dengan wibawa dan kehangatan yang telah lama ia lupakan. Itu adalah suara k

  • Bangkitnya Dokter Agung   Bab 1

    Aroma parfum mahal dan anggur terbaik berbaur di udara, menjadi musik latar bagi denting gelas kristal dan tawa renyah para elite kota. Di dalam aula utama Hotel Movi yang bermandikan cahaya keemasan, setiap sudut adalah panggung kekuasaan. Karpetnya begitu tebal hingga mampu meredam suara langkah,

  • Bangkitnya Dokter Agung   Bab 309

    Perasaan hangat bercampur haru langsung memenuhi dada Harris.Tanpa sadar, ia menarik Sera ke dalam pelukannya. "Sera..." bisiknya pelan. "Aku tidak akan meninggalkanmu. Apa pun yang terjadi, aku tidak akan pernah meninggalkanmu.""Mm..." Sera mengangguk kecil sambil bersandar di dadanya.Untuk beb

  • Bangkitnya Dokter Agung   Bab 308

    Tatapannya perlahan menjadi kosong, seolah kembali melihat potongan-potongan kejadian yang masih membekas di benaknya."Dalam mimpi itu, aku melihat diriku mati." Suaranya terdengar jauh lebih pelan dibanding sebelumnya. "Setelah aku meninggal, kau berubah menjadi orang yang sama sekali berbeda. Ka

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status