Share

Bab 145

Author: Lalapoo
last update publish date: 2026-07-10 23:37:29

Lereg mengernyit pelan. Laticia menghela napas panjang sebelum kembali memandang ladang di hadapan mereka.

"Selama ini mereka selalu menganggap semua keberhasilan istana adalah hasil kerja Carsein. Kalau begitu..."

Ia membungkuk mengambil segenggam tanah, lalu membiarkan butiran-butiran itu jatuh perlahan dari sela jemarinya.

"Mereka juga harus belajar menganggap semua kegagalan itu sebagai tanggung jawabnya."

Ia kembali berdiri tegak.

Laticia tersenyum kecil. Senyum yang justru terasa lebih me
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 266

    Carsein akhirnya mengangkat wajahnya dan memandang seluruh orang yang masih menunggu keputusannya. Aula itu dipenuhi keheningan yang aneh. Tidak ada seorang pun yang berani melanjutkan perdebatan setelah Laticia pergi, tetapi jelas dari tatapan mereka bahwa mereka masih menunggu jawaban mengenai Selena.Carsein menghela napas pendek.“Aku akan membicarakan masalah ini secara terpisah dengan Ratu.”Beberapa bangsawan saling berpandangan. Mereka mengira keputusan itu akan dibicarakan nanti secara tertutup, tetapi setidaknya mereka mendapatkan satu kepastian bahwa Carsein tidak berniat memperpanjang perdebatan di hadapan semua orang.Carsein kemudian mengalihkan pandangannya kepada kepala pelayan istana.“Untuk sementara, siapkan sebuah kamar untuk Selena.”Kepala pelayan yang sejak tadi berdiri di sisi aula langsung maju beberapa langkah. Ia menundukkan kepala dengan hormat, tetapi sebelum memberikan perintah kepada para pelayan, ia tampak ragu sejenak.“Yang Mulia,” katanya hati-hati,

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 265

    Wajah beberapa bangsawan langsung berubah pucat. Seseorang bahkan tanpa sadar menarik napas panjang.“Mustahil...”“Jika kuil benar-benar memiliki hak tersebut...”“Berarti...”Tidak ada yang berani menyelesaikan kalimatnya.Carsein masih menatap dokumen itu.Laticia memandangnya tanpa sedikit pun rasa gentar.“Jadi,” katanya perlahan, “ketika Anda tadi mengatakan kita bisa membicarakannya, saya hanya ingin memastikan bahwa Anda benar-benar yakin.”Carsein akhirnya mengangkat wajahnya.Tatapan mereka bertemu.“Lati...”“Jika Anda ingin membatalkan perjanjian pertama,” lanjut Laticia, “Anda tentu bisa melakukannya.”Ia tersenyum tipis.“Namun jangan lupa bahwa ada perjanjian kedua yang akan ikut terkena dampaknya.”Carsein terdiam, ia benar-benar merasa terpojok oleh sesuatu yang bahkan tidak dapat ia bantah. Bukan karena Laticia memiliki pasukan. Bukan karena ia memiliki pengaruh lebih besar. Melainkan karena semua yang dibawa perempuan itu adalah dokumen yang memiliki tanda tangannya

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 264

    Tidak ada kemarahan, air mata, ataupun permohonan dalam suara Laticia. Ia hanya menyampaikan batasnya dengan tenang.Carsein menatapnya dalam diam. Kini ia sadar bahwa masalahnya bukan hanya tentang Selena atau jumlah selir. Laticia tidak sedang cemburu. Ia hanya tidak lagi mau menerima keputusan Carsein begitu saja.Dan entah mengapa, sikap tenang itu justru terasa lebih menyakitkan baginya.“Yang Mulia Ratu, kami memahami bahwa persoalan ini mungkin tidak mudah bagi Anda. Namun, keputusan mengenai selir seharusnya tidak didasarkan pada persoalan pribadi. Yang harus dipertimbangkan adalah kepentingan kekaisaran.”Beberapa bangsawan lain segera mengangguk.“Benar. Perasaan pribadi tidak seharusnya memengaruhi keputusan seorang Ratu.”“Jika Yang Mulia Kaisar membutuhkan keturunan tambahan, maka keputusan tersebut seharusnya dipandang sebagai bagian dari kepentingan negara.”Laticia mendengarkan tanpa menyela. Wajahnya tetap tenang saat para bangsawan kembali memperdebatkan masalah ters

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 263

    Seluruh aula seketika membeku.Tidak ada yang menyangka Laticia akan memberikan jawaban sesingkat itu. Bahkan Carsein sendiri terlihat tertegun selama beberapa detik, seolah-olah ia masih mencoba memastikan bahwa ia tidak salah mendengar.“Lati...,” panggil Carsein akhirnya.Laticia mengangkat pandangannya kepadanya. “Aku tidak setuju.”Kali ini suara Laticia terdengar lebih tegas. Para bangsawan yang masih mengira jawabannya hanya kesalahpahaman mulai gelisah. Mereka tahu perselisihan antara Kaisar dan Ratu bukan masalah kecil.Namun, Laticia tampak sudah mengambil keputusan dan tidak berniat berdebat lebih jauh.Carsein perlahan menarik napas.“Keturunan keluarga kekaisaran terlalu sedikit,” katanya akhirnya. “Kau tahu sendiri bagaimana keadaan kekaisaran. Sebagai Ratu, salah satu tugasmu adalah memastikan garis keturunan kekaisaran tetap berlanjut.”Laticia tidak menjawab.Carsein melanjutkan, “Aku memiliki alasan untuk mempertimbangkan beberapa selir lagi. Ini bukan keputusan yang

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 262

    Carsein terdiam.Kali ini, ia tidak memiliki jawaban yang bisa segera digunakan untuk membela dirinya. Angin dingin menyusup melalui celah jendela, tetapi ia hampir tidak merasakannya. Pikirannya masih tertuju pada Latici, pada sikap dingin perempuan itu, pada tatapannya yang tidak lagi menuntut apa pun darinya, dan pada kenyataan bahwa Laticia kini dapat berdiri di hadapannya tanpa menunjukkan sedikit pun rasa sakit.Dahulu, Carsein mungkin akan merasa lega melihat Laticia tidak membuat keributan.Sekarang, ketenangan itu justru membuatnya takut.Selena menundukkan kepala kembali.“Maaf, Yang Mulia. Saya seharusnya tidak mengatakan hal seperti itu.”Carsein menggeleng pelan. “Tidak. Kau tidak perlu meminta maaf.”Ia lalu menatap pintu yang sebelumnya dilewati Laticia. Setelah beberapa saat, Carsein melangkah masuk ke dalam istana, tetapi kali ini langkahnya tidak setegas sebelumnya. Selena mengikuti dari belakang, sementara para pengawal berjalan dalam jarak tertentu.Tidak ada seora

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 261

    Nada bicaranya tetap tenang, tetapi kalimat itu membuat Carsein semakin sulit menjawab. Laticia dapat melihat bagaimana jemari pria itu mengepal samar di sisi tubuhnya. Ia tidak tahu apakah Carsein merasa bersalah, khawatir, atau hanya tidak mampu memahami sikap Laticia.Dahulu, jika Carsein membawa Pricilla ke hadapannya, Laticia pasti akan bertanya mengapa. Ia akan menuntut penjelasan, memaksa Carsein menyadari luka yang telah ditimbulkannya. Namun, sekarang, Laticia tidak lagi membutuhkan pengakuan dari pria itu.Ia tidak perlu bertanya mengapa Carsein memilih Selena.Ia hanya perlu melihat bagaimana Carsein melindungi perempuan tersebut, bagaimana ia berbicara dengan hati-hati, dan bagaimana tatapannya terus kembali kepada Selena seolah-olah takut sesuatu akan terjadi padanya.Semua itu sudah cukup.Laticia tersenyum tipis, kemudian berbalik untuk pergi. Di belakangnya, Carsein masih berdiri dalam keheningan, sementara Selena tetap menundukkan wajahnya dengan sempurna.Selena masi

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 2

    Langkah kaki Carsein menjauh tanpa ragu, gema sepatunya perlahan menghilang di balik lorong istana. Pintu ruang makan tertutup, menyisakan keheningan yang terasa begitu berat.Laticia tetap duduk di kursinya, punggungnya masih tegak seperti seorang ratu, namun napasnya perlahan terlepas. Ia memejamk

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 1

    “Aku setuju bercerai.”Suara itu memecah keheningan ruang makan yang luas, menggema di antara dinding marmer dan langit-langit tinggi yang biasanya terasa begitu megah.Laticia Valcren de Ascham, Ratu Kekaisaran Ascham, duduk dengan punggung lurus. Tatapannya terarah lurus ke depan, pada suaminya—Ka

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 5

    Laticia menatap Carsein tanpa mengalihkan pandangannya sedikit pun. Wanita itu perlahan mendongakkan wajahnya, menahan tekanan dari tatapan dingin sang kaisar yang berdiri tepat di hadapannya.“Urusan wilayah utara sudah Anda serahkan pada saya,” ucapnya tenang. “Dan sekarang Anda berpikir saya diam

  • Bercerai Dari Kaisar!   Bab 4

    Lereg menatap Laticia cukup lama. Tatapan birunya tajam dan berat, seolah sedang mencoba membaca isi pikiran wanita di hadapannya.“Apakah Anda secara tidak langsung sedang menyuruh saya memberontak?” Suara rendah itu memecah keheningan ruangan.Namun Laticia hanya tersenyum kecil. Ia duduk tenang d

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status