LOGINSaat menelepon Edy untuk mengecek keberadaannya, ternyata gadis muda di sampingnya sedang tidak mau diam. “Rancangan pernikahannya sudah dikirim ke emailmu. Asistenmu bilang sampai sekarang belum diterima.” “Kamu ... sedang apa?” Tiba-tiba, terdengar suara gesekan kain dari seberang telepon. Gadis itu sengaja menggodanya dari bawah, Edy mendengus pelan dan nyaris tidak mampu menahan diri. “Sedang berolahraga.” “Anak baik, nanti saja bahas soal pernikahannya.” Setelah menutup telepon, aku terdiam cukup lama sebelum akhirnya membalas email yang sudah menunggu selama seminggu. Yang Edy tidak tahu adalah…. Tidak akan ada kata “nanti” lagi. Tanggal pernikahanku dimajukan.
View MoreMalam begitu sunyi ….Suaraku tidak keras, tetapi setiap katanya terdengar tegas.Di sampingku, Sean menggenggam erat tanganku. Aku bisa merasakan tangannya sedikit gemetar ….Karena terlalu bahagia.“Cukup sampai di sini. Kami berdua tidak akan menemanimu lagi.”Saat aku berbalik, tiba-tiba terdengar jeritan seorang wanita dari belakang. Entah sejak kapan Viny muncul di sini.Dia mengenakan seragam yang biasa dipakai para wanita pendamping minum di tempat hiburan malam. Riasannya tebal dan mencolok, sama sekali tidak terlihat seperti gadis polos dan pemalu yang dulu.Dia menunjuk ke arahku, nyaris kehilangan kendali.“Mina, semua ini gara-gara kamu! Kalau bukan karenamu, mana mungkin Edy meninggalkanku?”Aku mengangkat bahu, merasa semua ini begitu konyol.“Oh, kukira kamu sudah mendapatkan kebahagiaan yang kamu inginkan. Seharusnya kamu sudah puas.”Suara Viny tiba-tiba meninggi. Dia menunjuk Edy dengan penuh kebencian, “Setelah kamu pergi, dia seperti orang gila. Tidak mau makan ata
Beberapa hari berikutnya, aku mendengar beberapa kabar besar yang terjadi di Kota Brooke.Di pantry kantor, orang-orang berkumpul sambil bergosip.“Kalian sudah dengar?”“Presdir Grup Cullen akhir-akhir ini seperti kehilangan akal. Tidak datang ke kantor, tidak mengurus pekerjaan, tidak makan dan minum. Setiap hari hanya menghabiskan waktu di klub malam atau bar dalam keadaan linglung. Tetapi dia tidak melakukan apa-apa, hanya duduk diam melamun.”“Kamu tidak tahu? Itu karena tunangannya kabur. Dia memang pantas mendapatkannya!”“Wanita kesayangannya itu hampir gila. Siang malam tidak bisa bertemu dengannya, tetapi juga tidak berani mengeluh. Katanya dia bahkan tidak mau pergi dari rumah Keluarga Cullen dan bersikeras ingin menikah dengannya. Tetapi malah dilempar ke jalan begitu saja oleh para pengawal. Benar-benar seru ….”Aku hanya tersenyum mendengar semua itu. Tidak lama kemudian, aku pun melupakannya.Sepulang kerja, aku membuat sup penawar mabuk dan sengaja berangkat tepat waktu
Saat kami berpapasan, Edy tiba-tiba menarik ujung bajuku dengan lembut. Seolah sedang menyentuh sesuatu yang rapuh dan mudah hancur.Matanya hanya dipenuhi sikap obsesif, “Tetapi Mina, aku mencintaimu! Aku harus bagaimana? Bagaimana dengan masa depan kita?”Mendengar itu, aku hanya merasa lucu.“Edy, menurutmu setelah bertahun-tahun ini masih ada cinta di antara kita?”“Apa kamu masih ingat? Aku pernah bilang, barang yang sudah disentuh orang lain, membuatku merasa kotor.”“Sejak pertama kali kamu berselingkuh demi membalas dendam kepadaku, aku sudah bersumpah, seumur hidup ini tidak akan pernah memaafkanmu.”Urat terakhir kewarasan di mata Edy akhirnya putus. Yang tersisa hanyalah kekacauan merah di matanya.“Aku ingin kamu mengatakannya. Katakan bahwa kamu sudah tidak mencintaiku lagi, dan aku akan pergi!”“Mina, katakan!”Aku menghentikan langkah dan menatapnya lurus. Setiap kata kuucapkan dengan jeda yang jelas.“Edy, aku sudah tidak mencintaimu.”Setelah mengucapkan kalimat itu, a
6 bulan berlalu begitu saja.Cuaca di Kota Pero cukup nyaman. Aku membawa Lisa kemari untuk mengembangkan bisnis dari nol dan mendirikan perusahaan milikku sendiri.Sean selalu mengutamakan keinginanku, bahkan sangat memanjakanku hinggga rasanya jika aku meminta bintang, dia tidak akan memberiku bulan sebagai gantinya.Lama-kelamaan, semua kejadian di Kota Brooke mulai kukubur jauh di dalam ingatan.Sampai hari di mana aku bertemu lagi dengan Edy ….Saat itu aku baru saja selesai membahas sebuah kerja sama bisnis.Entah bagaimana, dia berhasil mengetahui keberadaanku dan sudah menunggu di depan kafe, dengan sikap seolah-olah akulah yang telah mengkhianatinya.Selama ini, setiap kali aku tidak mau menemuinya, dia bahkan mengejarku sampai ke tempat Nenek dirawat.Katanya dia sudah berkali-kali diusir, tetapi tetap tidak peduli dengan harga dirinya.Namun kali ini, tatapanku begitu tenang.“Tuan Cullen, mari kita bicara.”Aku baru sadar, waktu memang sesuatu yang luar biasa, mampu menyemb












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.