공유

Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar
Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar
작가: Kiyu

Bab 1

작가: Kiyu
Tidak lama setelah reuni alumni itu berakhir, semua orang mulai menyadari perubahan sikap Olivia.

Awalnya, Olivia menghapus semua unggahan di media sosialnya yang berkaitan dengan suaminya, Reynald.

Ketika Reynald pulang ke rumah, tidak ada lagi satu lampu pun yang sengaja dinyalakan untuk menyambut kepulangannya.

Kemudian, Olivia bahkan menghentikan program bayi tabung yang selama ini dijalaninya di rumah sakit.

Lima tahun silam, Olivia dan Reynald mengalami kecelakaan mobil. Tepat pada saat kedua kendaraan bertabrakan, Olivia mati-matian melindungi Reynald dengan menindih tubuhnya.

Reynald nyaris tidak mengalami luka apa pun, sementara Olivia justru mengalami cedera parah pada tubuhnya. Dia bahkan sempat koma selama tiga hari tiga malam di rumah sakit. Dokter menyatakan bahwa seumur hidupnya kemungkinan besar dia akan sulit memiliki anak.

Demi memuaskan permintaan orang tua Keluarga Osvaldo untuk meneruskan garis keturunan dan menikmati hari tua bersama cucu, dia pergi ke rumah sakit setiap bulan untuk melakukan suntikan dengan jarum yang bahkan lebih panjang daripada lengannya. Setiap harinya, dia berharap agar dirinya bisa hamil.

Setelah itu, Olivia tidak mengurus masalah Keluarga Osvaldo lagi, tidak berkunjung lagi ke kediaman lama, dan tidak lagi peduli dengan aktivitas Reynald.

Olivia seolah-olah sudah melupakan identitasnya sendiri, sebagai istri Reynald yang seharusnya bisa hidup nyaman dan serba berkecukupan. Dia justru mencurahkan hampir seluruh waktunya untuk pekerjaan hingga lupa diri, bahkan sering berangkat pagi dan baru pulang larut malam.

Pada hari ini, akhirnya Reynald menyadari ada yang berbeda dengan Olivia. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, dia segera pergi ke studio Olivia.

Reynald mengenakan setelan jas. Setiap gerak-geriknya memancarkan aura seorang pria berkuasa yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis.

"Olivia," panggil Reynald dari depan pintu. Suaranya dipenuhi dengan kelembutan.

Olivia yang berdiri di depan meja terdiam sejenak. Dia tidak menoleh dan hanya berbicara dengan nada yang sangat lembut.

"Ada urusan apa?"

Olivia tidak seperti dulu lagi yang akan berbalik menyambutnya, melepaskan jasnya yang masih menyimpan hawa dingin dari luar, lalu menggenggam kedua tangannya dan mengembuskan napas hangat berulang kali untuk menghangatkannya. Olivia bahkan tidak meliriknya sama sekali.

Ada rasa kehilangan yang tiba-tiba muncul di hati Reynald. Dia hendak melihat ekspresi wajah Olivia, tetapi wanita itu menghindar dan menyembunyikan wajahnya di balik rambut panjangnya.

"Kamu pulang dulu saja. Aku masih harus bekerja cukup lama."

Ucapan Olivia terdengar begitu sopan dan tenang, tetapi hati Reynald justru terasa semakin sesak.

Hari itu, Reynald memang ada urusan sehingga tidak menghadiri reuni alumni. Belakangan, dia baru mengetahui apa yang terjadi di sana, tetapi semua itu hanyalah omongan orang mabuk.

"Olivia, semua bukan seperti yang dikatakan Wilona. Dia terlalu banyak minum dan bicara sembarangan. Aku dan dia sudah nggak punya hubungan apa-apa lagi. Sekarang, aku hanya sekadar membantunya karena dia nggak punya apa-apa ...."

"Kamu nggak melakukan kesalahan. Belum lagi, dulu kita juga sesama alumni. Sekarang kamu adalah seorang pengusaha, tentu saja kamu harus sedikit ‘berjiwa sosial’ demi menjaga reputasimu. Kalau aku berada di posisimu, aku juga akan membantunya …. Aku lihat dari unggahan Wilona di media sosial, hari ini ulang tahunnya. Kamu nggak mau pergi merayakannya?"

Reynald sedikit mengerutkan keningnya. "Olivia, apa kamu masih ngambek? Hari ini, aku datang khusus untuk mencarimu. Aku ingin kita pulang sama-sama!"

Olivia tetap sibuk di depan meja. Sambil membuat beberapa garis pada sketsanya, dia menjawab.

"Acara ulang tahunnya hanya sekali dalam setahun. Kamu akan menyesal kalau melewatkannya."

Nada bicara Reynald mulai terdengar sedikit kesal.

"Tapi, sudah beberapa hari kita nggak makan dan ngobrol bersama di rumah! Olivia!"

Baru saja Reynald menyelesaikan omongannya, ponselnya pun berdering.

Suara Wilona yang berada di ujung telepon terdengar terisak-isak.

"Reynald, aku nggak sengaja menjatuhkan kue ulang tahunku untuk acara hari ini. Bisa nggak kamu sekalian membelikanku yang baru sebelum datang ke sini? Kalau nggak, kue ulang tahunku jadi terasa nggak lengkap …."

Reynald menyipitkan matanya dengan sedikit tidak sabar, tetapi tubuhnya justru dengan jujur berbalik menuju pintu.

Namun, sesampainya di depan pintu, dia kembali berhenti.

Dari pantulan di pintu kaca, Reynald dapat melihat gerak-gerik Olivia masih seperti tadi. Dia bahkan tidak sedikit pun merasa kecewa, seolah-olah memang tidak mempermasalahkannya.

"Itu, Olivia … kamu tunggu aku setelah pulang nanti. Persiapkan teh pereda mabuk untukku. Nanti mereka pasti akan memaksaku untuk minum … oke?"

"Selain itu, aku baru saja memenangkan lelang sebuah patung dewa pembawa keturunan yang terbuat dari batu giok untukmu. Kita pasti akan punya anak."

Ketika Olivia masih belum menjawab, Reynald sudah menutup pintu dan meninggalkan tempat.

Di sudut studio, mata asisten Olivia memerah karena merasa tidak adil terhadap atasannya.

"Kenapa Pak Reynald bersikap seperti ini? Jelas-jelas dia tahu, kamu kesulitan memiliki anak karena melindunginya dulu. Kenapa dia malah merayakan ulang tahun wanita lain, bahkan mengungkit hal yang paling menyakitkan bagimu!"

"Nggak masalah." Nada bicara Olivia masih terdengar sangat ringan.

Namun jika dilihat dari dekat, kertas sketsa sudah dipenuhi dengan bekas air mata dan tulisan sudah memburam.

Olivia dengan mati rasa menyunting kalimat terakhir di bagian akhir emailnya di dalam ponselnya, lalu menekan tombol kirim.

Tidak lama kemudian, dia menerima balasan.

[Kami sangat menyambut kedatanganmu untuk bergabung dengan studio desain kami di luar negeri. Aku sudah lama menunggumu.]

Olivia kembali tersenyum.

Tujuh hari lagi, Olivia akan berpamitan dengan tempat ini dan merestui pasangan itu.

이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요

최신 챕터

  • Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar   Bab 17

    Akhirnya "Oli" milik Reynald telah kembali.Kerinduan yang telah menumpuk lama akhirnya meluap pada saat ini.Air matanya tidak terbendung dan mengalir begitu saja.Awalnya, Olivia memang mengkhawatirkannya. Namun, ketika benar-benar melihatnya, rasa khawatir itu justru berubah menjadi sejenis kesedihan.Olivia tahu bahwa mereka tidak akan pernah menjadi pasangan yang saling mencintai seperti dulu lagi.Rasa khawatir itu mungkin lebih merupakan sebuah kebiasaan atau sekadar sisa dari ikatan yang pernah ada di antara mereka. Ekspresi Olivia kelihatan datar. Setelah membaca surat pemberitahuan hasil diagnosis dari dokter, di tengah tatapan penuh antusias Reynald, dia mengirimkan hasil diagnosis tersebut kepada asisten Reynald agar asisten itu menyampaikannya kepada Keluarga Osvaldo.Setelah semuanya selesai, barulah dia kembali menatap Reynald."Apa kamu tahu kalau kamu sakit?"Reynald mengangguk. Saat tadi berada dalam kondisi setengah sadar, dia sempat mendengar cukup banyak percakapa

  • Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar   Bab 16

    Demi meredakan amarah semua orang, Nicholas terpaksa mengorbankan kepentingannya sendiri dan memberikan sebagian keuntungan kepada anggota dewan lainnya. Namun, teleponnya kepada Reynald tetap tidak pernah tersambung.Entah berapa lama waktu berlalu, akhirnya dia menerima pesan dari Reynald.[Aku pergi mencari Olivia. Aku akan segera membawanya kembali.]Nicholas begitu marah hingga hampir pingsan di depan semua orang.Tanpa sadar, dia teringat pada ucapan Wilona saat pergi hari itu.Jika dipikir-pikir lagi saat ini, ucapan itu terdengar lebih seperti sebuah kutukan. Sejak saat itu, Keluarga Osvaldo seolah tidak pernah lagi hidup tenang. Reynald sudah berjaga di depan rumah Olivia selama beberapa hari, tetapi tetap tidak berhasil bertemu dengannya.Saat harapannya benar-benar sirna, akhirnya dia melihat sosok Olivia dalam sebuah berita lokal. Dia mengetahui bahwa Olivia telah memenangkan penghargaan.Dulu, setiap kali Olivia mengalami momen membahagiakan seperti ini, Olivia selalu me

  • Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar   Bab 15

    Olivia sudah tertidur di dalam mobil.Di kursi depan, sopir mengemudikan mobil. Sementara di kursi belakang, Olivia bersandar di bahu Ichsan dan tidur dengan nyenyak.Hanya sedikit orang yang tahu bahwa dulu Ichsan pernah tumbuh bersama Olivia dan Reynald.Namun, saat SMA, Ichsan melanjutkan pendidikannya ke luar negeri dan sejak saat itu jalan hidup mereka pun berbeda. Perselisihan antara Ichsan dan Reynald juga sudah berlangsung bertahun-tahun.Awalnya, hubungan kedua keluarga mereka memang tidak harmonis akibat persaingan bisnis. Setelah Ichsan kembali dari luar negeri dan mengambil alih pengelolaan perusahaan, Reynald bahkan pernah meremehkannya.Reynald menganggap Ichsan hanya seorang playboy.Sementara Ichsan juga menganggap Reynald biasa-biasa saja, bahkan merasa Reynald tidak pantas menikahi Olivia.Keduanya terus bersaing secara terang-terangan maupun diam-diam. Tanpa terasa, enam atau tujuh tahun pun berlalu.Sejak Olivia dan Reynald pertama kali bercerai, sebenarnya Ichsan

  • Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar   Bab 14

    Reynald sebenarnya sudah menduga bahwa semua ini adalah ulah Olivia. Hanya saja, dia tidak menyangka Olivia akan menyerahkan semuanya kepada pesaingnya. Jelas sekali, wanita itu benar-benar membencinya.Dia menelepon Ichsan. Selama bertahun-tahun mereka bersaing, ini adalah pertama kalinya dia menunduk.Berhubung Olivia bekerja sama dengan Ichsan, bisa jadi Ichsan mengetahui keberadaan Olivia.Dengan memeluk harapan itu, panggilannya pun tersambung.Ichsan seolah sudah lama menunggu telepon itu. Bahkan terdengar sedikit rasa gembira dari nada bicaranya."Jadi, akhirnya kamu sudah selesai mengurus selingkuhanmu? Atau sekarang kamu baru sadar bahwa semua itu perbuatanku?"Di ujung telepon, tangan Reynald sudah mengepal erat."Beri tahu aku, ke mana perginya Olivia? Aku bersedia menukarkan jawaban itu dengan syarat apa pun."Awalnya, Ichsan memang tidak berniat memberi tahu Reynald, tetapi dia bahkan sudah begitu merendahkan dirinya.Jadi, Ichsan terpaksa mengkhianati kepercayaan Olivia.

  • Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar   Bab 13

    Di ujung telepon, Raka Junardi terdiam lama.Dia tentu tahu di mana putrinya berada. Namun, Olivia telah dikhianati dalam pernikahannya dan tidak ingin bertemu dengan Reynald. Dia juga tidak mungkin memaksa putrinya, jadi dia terpaksa menolak."Aku juga nggak jelas tentang keberadaan Olivia. Hanya saja, masalah kamu dan pelayan wanita di bar itu sudah tersebar luas, semua itu juga nggak bagus bagi perusahaan kalian. Sebaiknya kamu selesaikan dulu masalah itu."Reynald membalas dengan terisak-isak, "Oke." Sesaat kemudian, dia mendengar suara telepon diputus oleh Raka.Gara-gara masalahnya dengan Wilona, kini Keluarga Junardi juga tidak menyukainya lagi.Dia mulai menyalahkan dirinya sendiri. Kenapa dulu dia harus begitu gegabah hingga menjalin hubungan dengan Wilona?Namun, sekarang menyesal sebanyak apa pun juga tidak akan mengubah apa-apa.Dia terpaksa meninggalkan rumah Keluarga Junardi dan mencari cara lain.Dia menghubungi satu per satu teman dekat dan rekan bisnis yang sebelumnya

  • Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar   Bab 12

    Mendengar ucapan Wilona yang terlontar begitu saja saat emosinya memuncak, Reynald terdiam cukup lama hingga tidak mampu segera mencerna semuanya. Benar juga. Foto-foto dalam berita hiburan itu, selain para pesaing Keluarga Osvaldo, orang yang paling mungkin mendapatkan foto-foto itu atau memedulikannya hanyalah Olivia yang sedang marah itu ….Reynald merasa sangat menyesal. Kenapa baru sekarang dia menyadari hal ini?Tanpa memedulikan emosi Wilona, Reynald berbalik, mengenakan jaketnya, lalu meninggalkan rumah Keluarga Osvaldo.Wilona memanggilnya dari belakang. "Kamu mau ke mana?"Reynald tidak membalas, bahkan tidak menoleh sama sekali.Wilona langsung terkulai lemas di lantai. Dia hanya bisa terisak-isak tanpa daya.Kalau dia diberi kesempatan sekali lagi, dia tidak akan pernah jatuh cinta kepada Reynald!Setelah Reynald pergi, Nicholas dan Regina bertindak semakin tegas.Hampir dalam sekejap, mereka meminta pengacara menyiapkan perjanjian.Kepala pembantu mengawasi para pembantu

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status