Short
Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar

Burung Kembali ke Selatan, Cinta Pun Kian Pudar

Por:  KiyuCompletado
Idioma: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
17Capítulos
4vistas
Leer
Agregar a biblioteca

Compartir:  

Reportar
Resumen
Catálogo
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP

Pada tahun ketiga setelah kembali menikah dengan suaminya sekaligus teman masa kecilnya, Reynald Osvaldo, Olivia Junardi secara tidak sengaja mendengar sebuah rahasia tentang Reynald di sebuah reuni alumni. Dalam keadaan mabuk, wanita cantik yang dulu menjadi primadona kampus, Wilona Yapardi, menggoyangkan gelas anggur di tangannya. Ketika seseorang bertanya, "Apa hal paling nekat yang pernah kamu lakukan seumur hidupmu?", tatapannya tampak sayu, sementara nada suaranya terdengar menantang. "Tentu saja menjadi simpanan Pak Reynald! Apalagi istrinya bodoh sekali. Dia mengira kami sudah putus!" "Padahal sebenarnya, aku sudah melahirkan anaknya, tinggal di vilanya, mengendarai supercar langka koleksinya, menghabiskan uangnya, dan bahkan menggunakan jasa para pembantu di rumahnya!" Begitu kata-kata itu terlontar, suasana langsung gempar. Semua orang langsung mengalihkan pandangan kepada Olivia, ingin menyaksikan ekspresi histerisnya. Bagaimanapun juga, dia adalah istri Reynald. Namun, Olivia tidak menangis ataupun membuat keributan. Bahkan saat pelayan menuangkan minuman kepadanya, dia malah berterima kasih dengan ekspresi yang tetap tenang.

Ver más

Capítulo 1

Bab 1

Tidak lama setelah reuni alumni itu berakhir, semua orang mulai menyadari perubahan sikap Olivia.

Awalnya, Olivia menghapus semua unggahan di media sosialnya yang berkaitan dengan suaminya, Reynald.

Ketika Reynald pulang ke rumah, tidak ada lagi satu lampu pun yang sengaja dinyalakan untuk menyambut kepulangannya.

Kemudian, Olivia bahkan menghentikan program bayi tabung yang selama ini dijalaninya di rumah sakit.

Lima tahun silam, Olivia dan Reynald mengalami kecelakaan mobil. Tepat pada saat kedua kendaraan bertabrakan, Olivia mati-matian melindungi Reynald dengan menindih tubuhnya.

Reynald nyaris tidak mengalami luka apa pun, sementara Olivia justru mengalami cedera parah pada tubuhnya. Dia bahkan sempat koma selama tiga hari tiga malam di rumah sakit. Dokter menyatakan bahwa seumur hidupnya kemungkinan besar dia akan sulit memiliki anak.

Demi memuaskan permintaan orang tua Keluarga Osvaldo untuk meneruskan garis keturunan dan menikmati hari tua bersama cucu, dia pergi ke rumah sakit setiap bulan untuk melakukan suntikan dengan jarum yang bahkan lebih panjang daripada lengannya. Setiap harinya, dia berharap agar dirinya bisa hamil.

Setelah itu, Olivia tidak mengurus masalah Keluarga Osvaldo lagi, tidak berkunjung lagi ke kediaman lama, dan tidak lagi peduli dengan aktivitas Reynald.

Olivia seolah-olah sudah melupakan identitasnya sendiri, sebagai istri Reynald yang seharusnya bisa hidup nyaman dan serba berkecukupan. Dia justru mencurahkan hampir seluruh waktunya untuk pekerjaan hingga lupa diri, bahkan sering berangkat pagi dan baru pulang larut malam.

Pada hari ini, akhirnya Reynald menyadari ada yang berbeda dengan Olivia. Setelah menyelesaikan pekerjaannya, dia segera pergi ke studio Olivia.

Reynald mengenakan setelan jas. Setiap gerak-geriknya memancarkan aura seorang pria berkuasa yang sudah lama berkecimpung di dunia bisnis.

"Olivia," panggil Reynald dari depan pintu. Suaranya dipenuhi dengan kelembutan.

Olivia yang berdiri di depan meja terdiam sejenak. Dia tidak menoleh dan hanya berbicara dengan nada yang sangat lembut.

"Ada urusan apa?"

Olivia tidak seperti dulu lagi yang akan berbalik menyambutnya, melepaskan jasnya yang masih menyimpan hawa dingin dari luar, lalu menggenggam kedua tangannya dan mengembuskan napas hangat berulang kali untuk menghangatkannya. Olivia bahkan tidak meliriknya sama sekali.

Ada rasa kehilangan yang tiba-tiba muncul di hati Reynald. Dia hendak melihat ekspresi wajah Olivia, tetapi wanita itu menghindar dan menyembunyikan wajahnya di balik rambut panjangnya.

"Kamu pulang dulu saja. Aku masih harus bekerja cukup lama."

Ucapan Olivia terdengar begitu sopan dan tenang, tetapi hati Reynald justru terasa semakin sesak.

Hari itu, Reynald memang ada urusan sehingga tidak menghadiri reuni alumni. Belakangan, dia baru mengetahui apa yang terjadi di sana, tetapi semua itu hanyalah omongan orang mabuk.

"Olivia, semua bukan seperti yang dikatakan Wilona. Dia terlalu banyak minum dan bicara sembarangan. Aku dan dia sudah nggak punya hubungan apa-apa lagi. Sekarang, aku hanya sekadar membantunya karena dia nggak punya apa-apa ...."

"Kamu nggak melakukan kesalahan. Belum lagi, dulu kita juga sesama alumni. Sekarang kamu adalah seorang pengusaha, tentu saja kamu harus sedikit ‘berjiwa sosial’ demi menjaga reputasimu. Kalau aku berada di posisimu, aku juga akan membantunya …. Aku lihat dari unggahan Wilona di media sosial, hari ini ulang tahunnya. Kamu nggak mau pergi merayakannya?"

Reynald sedikit mengerutkan keningnya. "Olivia, apa kamu masih ngambek? Hari ini, aku datang khusus untuk mencarimu. Aku ingin kita pulang sama-sama!"

Olivia tetap sibuk di depan meja. Sambil membuat beberapa garis pada sketsanya, dia menjawab.

"Acara ulang tahunnya hanya sekali dalam setahun. Kamu akan menyesal kalau melewatkannya."

Nada bicara Reynald mulai terdengar sedikit kesal.

"Tapi, sudah beberapa hari kita nggak makan dan ngobrol bersama di rumah! Olivia!"

Baru saja Reynald menyelesaikan omongannya, ponselnya pun berdering.

Suara Wilona yang berada di ujung telepon terdengar terisak-isak.

"Reynald, aku nggak sengaja menjatuhkan kue ulang tahunku untuk acara hari ini. Bisa nggak kamu sekalian membelikanku yang baru sebelum datang ke sini? Kalau nggak, kue ulang tahunku jadi terasa nggak lengkap …."

Reynald menyipitkan matanya dengan sedikit tidak sabar, tetapi tubuhnya justru dengan jujur berbalik menuju pintu.

Namun, sesampainya di depan pintu, dia kembali berhenti.

Dari pantulan di pintu kaca, Reynald dapat melihat gerak-gerik Olivia masih seperti tadi. Dia bahkan tidak sedikit pun merasa kecewa, seolah-olah memang tidak mempermasalahkannya.

"Itu, Olivia … kamu tunggu aku setelah pulang nanti. Persiapkan teh pereda mabuk untukku. Nanti mereka pasti akan memaksaku untuk minum … oke?"

"Selain itu, aku baru saja memenangkan lelang sebuah patung dewa pembawa keturunan yang terbuat dari batu giok untukmu. Kita pasti akan punya anak."

Ketika Olivia masih belum menjawab, Reynald sudah menutup pintu dan meninggalkan tempat.

Di sudut studio, mata asisten Olivia memerah karena merasa tidak adil terhadap atasannya.

"Kenapa Pak Reynald bersikap seperti ini? Jelas-jelas dia tahu, kamu kesulitan memiliki anak karena melindunginya dulu. Kenapa dia malah merayakan ulang tahun wanita lain, bahkan mengungkit hal yang paling menyakitkan bagimu!"

"Nggak masalah." Nada bicara Olivia masih terdengar sangat ringan.

Namun jika dilihat dari dekat, kertas sketsa sudah dipenuhi dengan bekas air mata dan tulisan sudah memburam.

Olivia dengan mati rasa menyunting kalimat terakhir di bagian akhir emailnya di dalam ponselnya, lalu menekan tombol kirim.

Tidak lama kemudian, dia menerima balasan.

[Kami sangat menyambut kedatanganmu untuk bergabung dengan studio desain kami di luar negeri. Aku sudah lama menunggumu.]

Olivia kembali tersenyum.

Tujuh hari lagi, Olivia akan berpamitan dengan tempat ini dan merestui pasangan itu.

Expandir
Siguiente capítulo
Descargar

Último capítulo

Más capítulos

A los lectores

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Sin comentarios
17 Capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status