Share

BAB 73

Author: Dhia Dharma
last update publish date: 2026-01-13 13:01:58

"Wah, masak apa kamu sayang?" Tanya Fakhri menghampiri Ayyana di dapur dan memeluknya pelan dari belakang, mencoba untuk tidak mengganggu kegiatan istrinya sembari tetap bisa bermanja juga.

"Aku lagi bikin ayam bakar."

"Pantes ajah, baunya kecium sampai kamar."

Ayyana terkekeh pelan, "Enak nggak aromanya?"

"Enak banget." Tanggap Fakhri. "Harum lagi." Lanjutnya menghirup dalam-dalam leher Ayyana yang terbuka karena rambutnya dicepol.

"Geli Mas." Komentar Ayyana berusaha menjauhkan wajah Fak
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 85

    "Menurut Kak Fakhri, apa masih ada laki-laki yang mau menghabiskan sepanjang hidupnya bersama perempuan sebatang kara dan cacat kayak aku?" Seru Jihan. Ia menepuk perutnya berkali-kali, "Aku cacat, udah nggak sempurna Kak. Di dalam sana udah nggak ada lagi rahim yang bisa menjadikan aku seorang ibu, lalu apa alasan yang bisa membuat aku melepas Kak Fakhri?" Jihan percaya, selain Fakhri jelas tak akan ada pria lain yang berniat menikahinya. Tak mungkin ada pria bodoh yang akan dengan sadar mengorbankan hidup untuk bersama perempuan yang tidak akan bisa memberinya keturunan. Hanya Fakhri, dengan dalih sebagai pertanggung jawaban juga sekaligus sebagai pelampiasan rasa bersalahnya sendiri. "Tapi saya sudah menikah Jihan." Jihan menyeka air matanya dan menatap Fakhri serius, "Kalau Kak Fakhri ceraikan perempuan itu, aku nggak akan mempermasalahkan status Kakak. Aku terima Kak Fakhri kembali dengan senang hati."

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 84

    Di ruang tengah apartemen, amukan Jihan kembali terjadi, kali ini sasarannya adalah Fakhri secara langsung.Setelah pria itu sampai, bahkan sebelum ia mengeluarkan sepatah kata pun Jihan sudah menodong dengan berbagai kalimat cacian dan makian.Bukan hanya itu, Jihan bahkan meraung dan menangis sejadi jadinya, tampak begitu kacau dan kecewa akan kebohongan yang telah Fakhri lakukan selama ini."KAK FAKHRI JAWAB!" Bentak Jihan memukuli tubuh Fakhri yang sejak tadi berusaha menenangkannya.Selain itu, juga ada Daffa yang entah sudah berapa banyak membentak Jihan balik tapi tetap tak dapat meredakan amukannya."Kita bicara baik-baik setelah kamu tenang." Seru Fakhri, tak akan ada penyelesaian jika Jihan terus saja mengamuk dan percuma juga ia menjelaskan.Daffa mencoba menarik Jihan lagi, "Kamu selalu pengen ketemu dan bicara sama Fakhri kan? Jadi tenangin diri kamu dulu."Tapi Jihan terus saja berontak, "Kak Fakhri bilang

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 83

    Daffa tidak bisa terus menerus seperti ini, ia juga ingin bisa berdamai dengan dirinya, seperti Fakhri. Ia kembali mengambil ponsel dan mengirimkan pesan lagi pada Dita. 'Ayo kita nikah.' Isi pesannya. Singkat dan langsung to the point, tidak seperti pesan sebelumnya. Setelah itu, ia melempar ponselnya ke kasur dan meraup wajahnya sendiri. Apa yang akan di pikirkan Dita begitu melihat pesannya? Apakah ia akan dianggap gila? oOoOo Keesokannya, Daffa melakukan aktivitas seperti biasa, setelah membuat sarapan untuknya dan Jihan, ia duduk di meja makan dan kembali mengecek ponsel. Menanti pesan balasan dari Dita yang tak kunjung datng sejak semalam padahal pesannya sudah di baca. Helaan napas terdengar dari pria itu, namun baru saja meletakkan ponsel, benda itu tiba-tiba saja berdering. Ia terlonjak dengan semangat meraih ponselnya lagi, berharap itu panggilan dari orang yang ia tunggu-tunggu teta

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 82

    "Kata Daffa, dia ngamuk.""Ngamuk?""Jihan itu tempramental, mungkin faktor dari kejadian saat kecelakaan keluarganya, emosi Jihan kadang jadi sulit dikendalikan. Kalau ada hal yang nggak sesuai sama keinginannya, dia akan melakukan berbagai hal, kayak ngamuk atau bahkan mencoba mencelakai dirinya sendiri.""Tapi dia baik-baik ajah kan sekarang?" Itu yang paling penting, meski Ayyana tahu bahwa mustahil rasanya baik-baik saja setelah tahu kenyataan seperti itu."Ada Daffa sayang, dia bisa nanganin Jihan jauh lebih baik dari aku.""Gimana kalau kita samperin dia?" Cicit Ayyana pelan, itu jelas bukan jalan terbaik, tapi apa yang lebih baik dari pada membiarkan Jihan seolah tergantung tanpa penjelasan pasti dari pihak yang bersangkutan?Kalau Ayyana ada diposisi yang sama, ia jelas akan jauh lebih tenang setelah membicarakan semuanya secara langsung pada Fakhri, agar masalah tidak semakin berlarut."Aku memang berencana unt

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 81

    Dengan usil Fakhri mengangkat tubuh Ayyana ke ranjang. "Mas!" Protes Ayyana menggeplak lengan Fakhri. "Udah diperingatin kan tadi." "Aku bilang 'heh' bukan 'hah'." Katanya mendorong Fakhri. "Jangan lari dari penjelasan kamu." Ayyana beralih duduk dan bersedekap. "Jadi dulu kamu sempat mau nikah sama Jihan? terus kamu masih bilang kalau kalian nggak pernah ada hubungan, iya?" Fakhri kembali ke mode serius. "Aku murni anggap Jihan sebagai adik, sayang. Dari dulu sampai sekarang." "Tapi kenapa aku sempat mengiyakan permintaan dia? Karena aku mikirnya saat itu, mungkin itu salah satu cara untuk aku tebus kesalahan ku sama Jihan. Juga sebagai bentuk perwujudan tanggung jawab ku untuk memenuhi permintaan terakhir Reza." Situasi diantara mereka dalam sekejap kembali sendu, Ayyana bisa menangkap sorot kesedihan yang masih tertanam dalam hati suaminya. Tatapan yang sama dengan apa yang selama ini ia lihat setiap kali Fakhri kembali dari luar negeri, tatapan yang dulunya ia pikir hanya

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 80

    "Aku nggak bermaksud buat bohongin kamu sayang.""Tapi Mas bermaksud untuk menutupinya dari aku." Telak Ayyana. "Kita suami istri Mas, komunikasi itu pnting. Mau sampai kapan kamu selalu menutup diri dari aku? Apa kamu merasa aku nggak sebegitu bergunanya sampai kamu nggak pernah mau berbagi keluh kesah sama aku?"Fakhri bangkit dengan cepat kearah Ayyana. "Sayang hei, aku nggak pernah mikir kayak gitu."Ia meraih jemari Ayyana dan berlutut di hadapannya. "Aku nutupin semuanya selama ini, bahkan pun soal keberadaan Jihan karena nggak pengen bikin kamu khawatir.""Berhenti beranggapan kalau kamu nggak penting buat aku. kamu penting sayang, lebih dari apapun dan siapapun.""Kalau gitu cerita sama aku." Tuntut Ayyana."Oke, fine. Tapi nggak sekarang__""Mas!""Kita harus ke kantor sayang." Kata Fakhri mengangkat tangan kiri Ayyana yang dilingkari jam tangan, menunjukkan waktu masuk kantor yang sudah mepet.Ayyana cemberut. "Kamu mah.""Aku cerita

  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 56

    Tidak terasa, sudah lebih dari setahun Ayyana dan Fakhri menjalani hidup sebagai pasangan suami istri. Kehidupan mereka berjalan layaknya pasangan pada umumnya, tak banyak yang berubah mereka masih dengan kesibukan mengurus pekerjaan seperti biasa. Keduanya pun hidup dengan harmonis bahkan kelua

    last updateLast Updated : 2026-03-28
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 58

    Fakhri memijat keningnya yang terasa pusing setelah membaca pesan dari Daffa. Tak berapa lama, sepupunya itu kembali mengirimkan pesan berupa foto. Helaan nafasnya semakin berat melihat foto Jihan terbaring di ranjang rumah sakit dengan selang oksigen, ini bukan kali pertama.

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 59

    "Kamu beneran nggak apa-apa aku tinggal?" "Enggak apa-apa Mas." "Aku minta Kayla temenin kamu ya?" "Enggak usah." Selama ini, Ayyana memang selalu tinggal sendiri jika Fakhri pergi. Ia sudah jauh lebih berani dibanding saat pertama dulu, mungkin karena suda

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Calon Istri Untuk Klien WO   BAB 54

    "Makan dulu."Tawar Fakhri. Saat ini hanya dia yang menemani Jihan di ruang rawatnya, Daffa dan Papinya sedang kembali ke apartemen untuk istirahat dan berganti pakaian. "Aku nggak lapar Kak." "Kamu harus makan, supaya bisa cepat membaik." "Buat apa? Hidup aku udah nggak ada gu

    last updateLast Updated : 2026-03-28
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status