Beranda / Rumah Tangga / Cara Menangani Perselingkuhan / BAB 15 : Jaring yang Mulai Merapat

Share

BAB 15 : Jaring yang Mulai Merapat

Penulis: Zakia
last update Tanggal publikasi: 2026-03-12 23:28:19

Malam itu, suasana di kediaman Zain dan Saifanny terasa mencekam dalam kesunyian yang semu. Zain melangkah masuk dengan napas tersengal, kedua tangannya penuh membawa beberapa kantong plastik besar berisi stok kebutuhan rumah tangga untuk beberapa bulan ke depan.

Begitu mendengar deru mesin mobil suaminya terparkir di halaman, Saifanny—yang sedari tadi sedang bersantai di sofa sambil menikmati segelas yogurt—langsung beranjak dengan gesit. Ia masuk ke dalam kamar, mematikan lampu utama, dan mem
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAN 329 : Gairah di Balik Keraguan

    Begitu Syahdan menghilang di balik pintu kamarnya, Adrian melepas jas mewahnya, menyandarkannya di sandaran kursi meja makan, lalu menggulung kedua lengan kemejanya hingga sebatas siku. Pria itu dengan sigap membereskan semua peralatan makan yang telah mereka gunakan, lalu membawanya untuk dicuci bersih di wastafel. Sementara itu, Saifanny masih terduduk membisu di sandaran kursinya, dirayapi oleh pusaran pemikiran yang kian menggelap. ​Ia tentu sama sekali tidak keberatan jikalau Syahdan tumbuh akrab dengan Adrian, sebab bagaimanapun juga, pria itu adalah ayah kandung yang memiliki ikatan darah utuh dengan putranya. Namun, ketakutan di dalam dadanya tetap bergejolak. Saifanny berjanji pada batinnya sendiri bahwa ia tidak akan pernah membiarkan posisinya sebagai seorang ibu tergeser oleh Adrian—sosok yang baru dikenal oleh putranya selama kurun waktu satu tahun belakangan ini. ​Saifanny menghembuskan napas panjang. Ia perlahan bangkit dari duduknya, meraih jas milik Adrian de

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 328 : Bayang-Bayang Ketakutan

    ​Sore hari yang tenang membingkai sebuah ruang VIP di kafe bernuansa klasik kawasan J-City. Ornamen kayu hangat dan pencahayaan redup menciptakan suasana privat yang begitu kental.Adrian duduk tenang di kursinya, memancarkan aura kendali penuh saat menunggu kedatangan Tyas Astaguna—sosok penguasa Astaguna Pharmacy yang sebelumnya telah ia hubungi secara pribadi.​Ckrekkk...​Pintu geser kayu berornamen klasik itu terbuka perlahan, menampilkan sosok Tyas Astaguna yang melangkah masuk ke dalam ruang VIP.​"Selamat sore, Pak Adrian," sapa Tyas anggun seraya memburu jarak dan mendudukkan dirinya di kursi tepat di seberang Adrian.​Adrian mengangguk pelan, membalas sapaan formal tersebut tanpa banyak mengumbar basa-basi.Tanpa mengulur waktu, Adrian meraih ponsel pintar miliknya dari atas meja, lantas dengan gerakan jemari yang gesit mengirimkan deretan berkas foto dan rekaman video makam Dewi Astaguna yang kosong melompong langsung ke nomor pribadi Tyas.​Ting! Ting! Ting!​Ponsel di dal

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 327 : Keheningan Canggung

    Malam di kediaman Marcus terasa dingin menyiksa, seolah dinding-dinding batu di ruangan itu ikut membeku bersama kecemasan yang terus menggerogoti pemiliknya. ​Marcus merebahkan dirinya di sofa berbalut kulit. Kepalanya menengadah pasrah ke langit-langit ruangan, sementara jemarinya sesekali bergerak memijat pelipisnya yang berdenyut kencang. Ia menolak keras untuk memenuhi tuntutan Ririn yang meminta imbalan sebesar 50 miliar rupiah hanya demi melacak keberadaan Dewi. Bukan karena ia kekurangan dana, melainkan lantaran nalurinya menegaskan bahwasanya jikalau ia kembali mengalah pada wanita itu, maka Ririn akan terus-menerus mempermainkan, memeras, dan menipunya tanpa henti. Dan Marcus tidak akan pernah sudi diperalat oleh siapa pun. ​Tap! Tap! Tap! ​Suara langkah kaki yang teratur menghampiri posisinya. Di sana berdiri seorang pria berbusana serba hitam—sosok yang memimpin tim keamanan Manggala Tech. Pria itu membungkuk hormat, lalu perlahan mendongakkan kepala, bersiap menyampa

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 326 : Mempermainkan Orang Licik

    Di dalam ruang kerja Marcus yang kini telah disulap sepenuhnya menjadi kamar pribadi Ririn yang serba merah muda, atmosfer ruangan terasa tegang menyeluruh.Ririn duduk dengan gestur anggun di tepi ranjang berukuran besar, siap menerima laporan berkala dari Doni—ketua pengawal kepercayaannya.​Doni berdiri kaku di hadapan wanita itu usai menyampaikan seluruh poin laporannya. Sudah berhari-hari pergerakan timnya terhambat luar biasa lantaran di sekitar area pedesaan tempat tinggal Bima dijaga amat ketat oleh barisan aparat kepolisian.​"Maaf, Non. Saya sudah merekrut beberapa orang tambahan, tapi kami tidak bisa bergerak maju. Berhadapan langsung dengan polisi hanya akan mendatangkan masalah besar baru untuk kita," ucap Doni dengan suara berat dan sarat akan kecemasan.​Ririn melipat kedua tangannya di dada. Tatapan matanya yang sedingin es menghujam lurus pada paras Doni.​"Jadi... Mas Bima tidak pernah keluar dari desa itu setelah aksi kejar-kejaran kalian hari itu?" Tanya Ririn ding

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 325 : Bayangan di Ruang Khusus

    Langkah kaki bersepatu PDL milik seorang petugas sipir bergema ritmis di sepanjang koridor beton blok tahanan Lapas Kelas I J-City. Suara derit besi tua terdengar nyaring tatkala sel kawat tempat Zain mengurung diri dibuka dari luar.​"Tahanan atas nama Zain, keluar. Ada pengunjung yang ingin menemuimu," titah petugas sipir itu dengan intonasi datar tanpa ekspresi.​Zain yang tengah berbaring di atas bale-bale semen seketika menegakkan tubuhnya. Sebuah ukiran senyum jemawa langsung mekar di parasnya yang tampak lusuh berbalut seragam tahanan berwarna oranye.Dalam benaknya yang dipenuhi kecongkakan, ia sangat yakin bahwasanya sosok yang tengah menunggunya adalah sang pengacara pribadi.​"Akhirnya datang juga..." Gumam Zain seraya bangkit berdiri.​Dengan dagu terangkat tinggi, Zain membiarkan kedua pergelangan tangannya dipasangi borgol besi oleh petugas sipir. Di balik rasa dingin logam yang mengunci kedua tangannya, ego Zain melambung tinggi.Ia sudah menyusun deretan skenario dan t

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 324 : Langkah di Teras Desa

    Bima perlahan mendudukkan dirinya di hadapan Ghina dan tiga anggota timnya yang duduk melingkar di ruang tengah.Dalam suasananya yang tenang, benaknya masih dirayapi rasa tak percaya bahwasanya sosok wanita yang ingin dikenalkan oleh sang ibu adalah Ghina—peretas dingin kepercayaan Utama Group.Ghina—yang secara resmi menjabat sebagai Lead Field Risk & Intelligence Specialist di Utama Group—tampak begitu santai menikmati cangkir teh hangatnya.Posisi resminya yang berfokus pada survei risiko dan analisis lapangan membuatnya sangat bebas bergerak di luar kantor tanpa perlu dipertanyakan oleh staf HRD."Aku senang akhirnya bisa bertemu dengan Pak Bima lagi," ucap Ghina lembut seraya perlahan meletakkan cangkirnya di atas meja kayu.Ketiga anggota timnya saling melirik satu sama lain dengan raut terperanjat, sama sekali tak menyangka atasan mereka yang terkenal berdarah dingin dan irit bicara sanggup mengeluarkan intonasi sedemikian halus.Mereka yang selalu mendampingi Ghina paham betu

  • Cara Menangani Perselingkuhan   Bab 5

    Saifanny sebenarnya tidak peduli jika Adrian tahu ia datang ke kantor secara diam-diam. Ia menyadari dirinya memang terlihat seperti pencuri saat itu, mengendap-ngendap dan mengintai suaminya sendiri. Namun bagi Saifanny, mencari kebenaran bukanlah sebuah kejahatan. Adrian mengirim pesan lagi. Pri

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 4

    Hari telah berlalu dan Saifanny terus memandangi ponselnya. Belum ada pesan masuk dari wanita itu. Ia sempat berpikir, apa mungkin Ranaya melapor kepada suaminya? Namun, jika wanita itu melapor, ia tidak mungkin memberikan nomor teleponnya sejak awal. Saifanny mencoba mengalihkan perhatiannya pada

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 3

    Kini Saifanny berdiri di depan kantor suaminya sambil menenteng kotak makan bertingkat berwarna biru. "Rasanya aneh kembali ke sini secara terang-terangan" Batinnya. Tujuannya kali ini adalah untuk mengajak wanita itu berkenalan, demi mewujudkan rencana berikutnya: mencari lebih banyak informasi te

  • Cara Menangani Perselingkuhan   BAB 2

    Saifanny menjalankan sepeda motornya menuju kantor Zain. Ia ingin melihat dengan mata kepalanya sendiri wujud dari wanita itu. Dengan perasaan campur aduk, ia memarkirkan motornya. Sudah lama ia tidak menginjakkan kaki di kantor ini, mungkin sejak ia mengumumkan akan mengundurkan diri untuk menikah

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status