LOGINDunia perkuliahan adalah masa yang tidak pernah bisa Leonardo lupakan. Itu karena dia bertemu dengan masa depannya disana. Bukan hanya akademik, tapi juga cinta. Dia terobsesi pada Crystal, seorang perempuan luar biasa yang belum pernah Leon temui. Dia cerdas, mandiri, baik hati, dan tentu saja cantik. Suatu hari, karena kecemburuan yang luar biasa, Leon membuat jarak antara dirinya dan Crystal. Dia mengatakan semua hal yang seharusnya tidak dia katakan. Setelah itu, dia baru tersadar bahwa dia dan Crystal tidak pernah memiliki status apapun, selain rekan selapangan.
View MoreCrystal mengerjakan beberapa laporan yang ada di meja miliknya dengan serius. Dia harus menyelesaikan laporan itu agar tidak perlu lembur malam nanti. Dia juga sudah memberitahu Kenzy agar tidak ada yang mengganggu dirinya saat iniDia malas bertemu dengan orang lain disaat suasana hatinya sedang tidak baik. Seperti saat ini. Itu sebabnya dia sengaja tidak menerima tamuSaat Crystal sedang mengerjakan laporan miliknya, sebuah panggilan baru saja masuk di telepon kantor yang berada di sebelahnya. Crystal hanya menatap telepon yang berdering itu tanpa minat sama sekali.Tak lama, telepon itu berhenti berdering. Crystal terus melanjutkan pekerjaannya tapi kini ponselnya yang mulai berdering. Nomor baru. Entah dari siapa panggilan itu berasalPanggilan itu berakhir sama seperti tadi. Berhenti tanpa diangkat oleh Crystal. Saat sedang membuat sesuatu di komputer miliknya, seseorang malah membuka pintu ruangan Crystal tanpa mengetuk lebih dulu“Saya
“Nggak papa kok. Cuman nggak suka bunga aja.” Balas Crystal. Mereka lalu mengangguk paham saat mendengar itu.Mereka tahu bahwa Crystal tidak menyukai bunga mawar berwarna merah. Dan sialnya, Fian malah menyuruhnya memberikan bung a itu padahal dia tahu Crystal tidak menyukainya. Bukan alergi, hanya saja dia merasa tidak suka. Apakah itu aneh? entahlahMereka berjalan mendekat dan Fian menatap Crystal dengan tatapan seolah bertanya. Crystal menatap pria itu dengan wajah datar, tunggu saja setelah ini.“Selamat datang pak!” ucap para karyawan yang mulai beriringan dan Kiki memberikan buket bunga itu kepada si CEOCEO itu menatap Crystal, sedangkan yang ditatap hanya memberikan wajah yang biasa saja. Dia menatap tanpa minat dan hanya diam disana.“Baiklah, saya ingin mengucapkan terimakasih atas penyambutannya.” Ucap CEOHanya itu. Dia hanya mengucapkan itu dan pergi setelahnya. Beruntunglah ada Fian yang me
“Fian!” teriak Crystal saat mendapati Fian sedang berada di kantin perusahaan pagi ini. Sebenarnya dia berteriak, hanya memanggil dengan lebih bersemangat saja tadi“Kenapa Crystal Augustine yang suaranya cetar kayak toa. Pagi-pagi udah teriak aja” balas Fian. Sebetulnya dia sedang menjawab panggilan Crystal atau sedang berceramah? entahlah“Aishh. Lo bikin kopi?” tanya Crystal saat dia melihat Fian sedang mengaduk kopi yang baru saja dia buat.“Ini nih alasan lo jomblo. Nggak peka!” jawab Fian. “Udah jelas-jelas gue lagi ngaduk kopi, masih aja ditanyaain.” Sambung Fian sembari menggelengkan kepalanya.Crystal memberi tepukan di bahu Fian sebagai balasan. “Santai aja boss.” Ucap Crystal. Dia mengambil tempat disebelah Fian dan mulai membuat cappuccino untuknya“Eh Btw, tumben itu di depan nggak ada kerumunan lagi. Udah lo apain?” tanya Crystal sembari menunggu
Keesokan harinya, Crystal berjalan santai menuju kantor setelah dia memarkirkan mobilnya. Entah kenapa, tapi dia merasa malas kemarin dan itu mungkin karena keberadaan si satpam baru. Aneh sekali. Padahal Crystal tidak terbiasa merasa seperti itu.“Eh Crystal!” teriak Fian yang sepertinya sedang mengambil sesuatu di mobilnya. Entah apa yang sedang dia lakukan.Sebenarnya Crystal juga tidak memperhatikan sekitar tadi, makanya dia tidak melihat keberadaan Fian beserta mobil miliknya“Sini bentar, tungguin gue!” kata FianAishh. Crystal berjalan mendekat kearah Fian dan masih merasa aneh. Memang sohibnya itu rada-rada aneh juga.“Ngapain lo?” tanya Crystal setelah dia sampai di dekat Fian dan memerhatikan tingkahnya yang seperti sedang mencari sesuatu.“Nyariin dompet. Tadi ketinggalan di mobil.” jawab Fian yang masih mencari-cari keberadaan dompet miliknya“Lo lupa bawa kali, kebiasa












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.