Masuk🌷มาเบลสาวสวยหมวยนิดๆ คณะบริหาร เธอสวยเรียนเก่งมีความเป็นผู้นำสูง เป็นรุ่นพี่คนสนิทกับเฌอรีนและก็อบิเกล อยู่ในกลุ่มเพื่อนสนิทของกลุ่มสี่หนุ่มวิศวะ ทั้งหมดเป็นเพื่อนกันมาตั้งแต่สมัยมัธยม เอเดนมีความรู้สึกดีๆ ให้มาเบลมาโดยตลอดส่วนมาเบลความรู้สึกของเธอที่มีต่อเอเดนเปลี่ยนจากความเป็นเพื่อนค่อยๆ เปลี่ยนไปทีละนิดมันค่อยๆ ชัดขึ้น จนเธอต้องยอมรับกับความรู้สึกตัวเองว่าเธอรักเขาในวันที่เธอใกล้จะไปเรียนต่อ และจะต้องห่างกับเขาอีก🌷
Lihat lebih banyakDi sebuah ruangan, Ella terbangun, setelah hampir 10 jam tidak sadarkan diri, akibat kecelakaan yang di alaminya semalam.
Sinar matahari pagi menghangatkan ruangan dan membuat matanya menyipit karena kilauan sang mentari."Nyonya sudah bangun?"Ella membuka mata dan melihat seorang perawat sedang membereskan beberapa peralatan medis dan Ella merasakan sekujur tubuhnya sangat sakit."Di.... di mana saya dan apa yang terjadi?" Ella mencoba menggerakkan tangannya, ouh sakit, Ella berusaha untuk bangkit. Dengan sigap perawat itu menahan tubuhnya agar tetap berada di tempat tidur."Tenang. Nyonya. Tenanglah dulu. Luka anda belum pulih." kata perawat."Apa yang terjadi?" tanya Ella kembali menahan rasa sakit di tangannya."Semalam nyonya mengalami kecelakaan. Dan seseorang membawa nyonya kemari." jawab perawat itu.Ella yang masih tampak lemah, berusaha mengingat kejadian semalam.Di mana saat dia dan Dion, suaminya sedang bertengkar hebat karena Dion menuduh Ella telah berselingkuh.Bahkan Dion mencurigai, Chintya bayi mereka yang baru berumur 2 bulan ini, bukan putrinya."Kenapa kau mengkhianati aku?!" tanya Dion pada saat itu dengan dingin menahan amarah."Tolonglah percaya padaku, aku mohon. Aku tidak pernah berselingkuh," jawab Ella setengah menangis.Tetapi Dion dengan segala bukti-bukti yang di dapatnya, tidak mempercayai penjelasan Ella. Ini membuat Ella sangat putus asa."Kau adalah pembohong yang sangat kejam! Aku tidak akan pernah memaafkanmu!" kata Dion geram.Dan tiba-tiba dari arah yang berlawanan, sebuah mobil dengan kecepatan tinggi, menghantam mobil mereka yang sedang terparkir di pinggir jalan, yang jaraknya tidak terlalu jauh dari tempat mereka duduk.Ella yang berada tidak terlalu jauh dengan mobil tersebut, tidak ayal kena imbas juga. Sesuatu yang keras menghantam tubuh Ella, membuat Ella tak sadarkan diri."Cintya!" Ella seperti teringat sesuatu.Ya Allah. Cintya, bayinya yang baru berumur 2 bulan yang sedang tertidur, berada di dalam mobil saat kejadian itu.Ella menjadi panik dan memanggil anaknya. Di lihat sekelilingnya, tapi bayi itu tidak ada."Tenanglah, nyonya. Anda belum sepenuhnya pulih." perawat tersebut berusaha menenangkan Ella."Di mana anakku?! Cepat katakan, dimana anakku?!" Ella tampak panik dan menjadi histeris.Perawat tersebut, dengan cepat menekan tombol bel yang berada di dekatnya. Tak lama kemudian, dua orang perawat pria datang dan langsung memegang tangan Ella yang memberontak."Lepaskan!! Aku ingin anakku. Dimana anakku?!" Ella semakin histeris, karena perasaan keibuannya merasakan sesuatu telah terjadi pada bayinya.Perawat wanita yang sejak tadi sudah berada di ruang itu, dengan segera menyuntik lengan Ella.Ellla yang awalnya memberontak, kini menjadi lemah., air matanya tiada berhenti mengalir di pipinya."Anakku." Ella kembali menumpahkan tangisannya. Perawat tersebut, perlahan mendekati Ella.Ada rasa iba di hati perawat ini melihat keadaan wanita cantik ini, yang sejak pertama datang ke sini hanya sendirian, tanpa ada sanak keluarga yang menemaninya.Bahkan sampai saat ini, sang suami pun belum tampak kehadirannya."Suster dimana anak saya?" Ella kembali bertanya dalam tangisnya."Nyonya maafkan saya, semalam cuma nyonya sendiri yang di bawa kesini. Dan menurut informasi yang saya dengar, jenazah anak nyonya sudah di kebumikan di tempat kejadian." sahut perawat itu."Ya Allah." tangisan Ella semakin keras. Dia merasakan dunianya runtuh saat ini.Ella merasa frustasi. Dia pun segera mengambil ponsel untuk menghubungi Dion. Namun, Dion tidak mengangkatnya.Ella mengulangi lagi panggilan itu, hingga berkali-kali, dan akhirnya terdengar suara dari seberang."Ada apa?! Selain urusan perceraian kita, aku tidak akan menemuimu,"Walau pun hati Ella merasa sangat sedih dengan perkataan Dion, seperti biasa dia tetap sabar dan bertahan."Dion benarkah....bayi kita....?" suara Ella terdengar sumbang menahan tangis."Anakmu sudah di kebumikan," suara Dion terasa dingin dan kejam."Anak kita, Dion!?" tangis Ella kembali pecah. hatinya benar-benar hancur mendengar bayinya sudah tiada.Padahal baru kemarin dia masih memeluk bayinya. Aroma dan tangisannya masih ada dalam Ingatan Ella.Dan sekarang, di tambah lagi sikap tidak berperasaan dari Dion, membuat hati Ella semakin hancur.Ella tidak mengerti mengapa Dion tiba-tiba berubah dan lebih mempercayai orang lain dari pada istrinya sendiri.Padahal dulu Dion sangat sayang dan cinta pada Ella. Ella pun merasakan kehangatan cinta Dion pada dirinya.Jangankan saat Ella sakit parah, tergores pisau saja Dion paling panik.Ach, Ella mengusap air mata yang mengalir di pipinya."Dion, coba lihat gaun pengantin ini, sangat cocok untuk pernikahan kita nanti," suara seseorang sangat jelas, memberitahukan dengan siapa Dion saat ini.Jantung Ella seakan berhenti berdetak, mulutnya ternganga."Vivian?," desis Ella perlahan.Beberapa detik Ella seperti tersadar dari mimpinya, tangannya bergetar hebat membuat ponsel di tangannya hampir terlepasVivian adalah cinta pertama sekaligus tunangan Dion di masa lalu. Tetapi saat itu Vivian lebih memilih pergi mengejar karirnya di Australia dari pada melanjutkan pertunangan mereka.Dion yang sedang patah hati bertemu dengan Ella. Kemudian mereka menikah setelah beberapa bulan saling mengenal satu dengan lainnya.Ella yang jatuh cinta pada pandangan pertama pada Dion, merasa sangat bahagia karena merasa di cintai oleh pangeran menawan.Tapi sekarang, Ella menemukan fakta yang sangat mengejutkannya."Jadi Vivian sudah kembali, dan kini mereka sedang berencana akan memulai kehidupan baru," lirih Ella yang tiba-tiba merasakan tubuhnya seperti sudah tidak bertulang lagi.Kemudian, Ella teringat dengan tuduhan Dion terhadap dirinya.Jadi semua ini hanya alasan Dion saja၊, supaya bisa berpisah darinya.Ella memejamkan mata, ya Allah sesakit ini.Mengapa dia tidak menyadari bahwa Dion ternyata tidak pernah mencintainya.Ella merasakan dunianya sudah runtuh, dan kini dia tidak punya kekuatan untuk bangkit kembali.Apa lagi dari seberang telpon, Ella masih mendengar percakapan mesra antara Dion dan Vivian.Dan sepertinya, Dion sengaja memperdengarkan percakapan itu pada Ella.Seakan-akan, kehadiran Ella selama ini tidak berarti di dalam hidup Dion.Suara manja Vivian, suara mesra Dion, dan tawa mereka berdua, telah menggores luka yang sangat dalam di hati Ella.Sekarang Ella mengerti, mengapa Dion begitu menginginkan mereka berpisah.Karena Dion dan Vivian sangat jelas menginginkan satu sama lainnya. Apa gunanya mempertahankan pernikahan ini."Dion, ayo kita bercerai." kata Ella dengan bibir bergetar.Dion tersentak, setelah terdiam sejenak, terdengar tawa sinis Dion, "Ella, trik apa lagi yang kau mainkan." ujar Dion dingin.Ella merasa tidak ada gunanya lagi untuk berbicara, dengan tenang dia berkata, "Besok aku menunggumu di rumah,"Setelah menutup ponselnya, Ella meringkukkan badannya di sudut tempat tidur, di pejamkan mata, meredakan rasa nyeri di hatinya.Tubuhnya membeku, bibirnya terlihat pucat dan bergetar. Tidak ada air mata, tidak ada keluhan dari bibirnya."Semua sudah berakhir," Ella menangis tanpa suara, tanpa air mata. Dia sendirian di sudut kamar.Dion yang masih terpaku di seberang sana, menatap ponselnya dengan gusar. Baru kali ini Ella mematikan ponselnya terlebih dahulu."Dion, kau kenapa?." Vivian heran melihat sikap Dion berubah. Padahal tadi, beberapa menit yang lalu, Dion begitu hangat mesra padanya.Tapi sekarang....."Tidak apa-apa. Ayo kita pulang," kata Dion dingin, sambil berjalan keluar dari butik tersebut tanpa menoleh pada Vivian yang menatapnya aneh.เล่าย้อนเหตุการณ์ ต้นกำเนิดมาโก้งานแต่งงานเอเดน กับ มาเบล เอเดนยืนคู่มาเบล ต้อนรับแขกที่เข้ามาในงาน เจ้าบ่าวกับเจ้าสวยดูเหมาะสมกันมาก “ที่รักสวยจัง” “เอเดนชมเบลรอบที่ร้อยแล้วมั้งค่ะพอแล้วค่ะ”“ก็ภรรยาเอเดนสวย” “พอแล้วค่ะ” มาเบลยิ้มให้เขา “สามีเบลก็หล่อมากค่ะ”“เบลเหนื่อยไหมไปนั่งหน่อยไหม” เขาเป็นห่วงภรรยาเพราะเธอยืนนานแล้ว ถึงมาเบลจะไม่มีอาการแพ้ท้องอะไรเลย แต่เธอก็จะมีอาการเหนื่อยเพลียง่ายกว่าเมื่อก่อน “เบลไม่เป็นอะไรหรอกเอเดนไม่ต้องเป็นห่วง สบายมากค่ะ”“กินอะไรหน่อยไหมจะให้เฌอเอามาให้”“ดื่มน้ำส้มก็พอค่ะ”เอเดนกวักมือเรียกเฌอรีน วานน้องให้ช่วยไปหยิบน้ำส้มมาให้มาเบล มาเบลรับมาดื่ม “ขอบใจมากน้องเฌอ สดชื่นมากเลยจ้ะ”“หน้าพี่ดูเป็นไงบ้างน้องเฌอ”“สวยเหมือนเดิมค่ะพี่เบล”เฌอรีนยิ้มหวานให้มาเบล เธอปลื้มใจมากๆ ที่พี่เอเดนลงเอยกับพี่เบล ทั้งคู่ดูเหมาะสมกันมากจริงๆงานแต่งของทั้งคู่ดำเนินมาถึงช่วงอาฟเตอร์ปาร์ตี้ เอเดนเจ้าบ่าวเริ่มตึงๆ แล้วเพราะโดนไวน์ไปหลายแก้ว “เอเดนเมารึเปล่า” เจ้าสาวเดินมาถามอย่างไม่อยากให้เจ้าบ่าวของเธอต้องเมาแอร๋เข้าห้องหอ “ไม่เมาครับที่รัก”“พอแล้วนะเอเดน ห้ามเ
หนึ่งปีต่อมา“มาเบลมานั่งตรงนี้สิ”“ที่รักมีอะไร”“เปล่าหรอก”“เอเดนเป็นอะไรรึเปล่า” มาเบลมานั่งใกล้ๆ สามีจับแขนเขา “ทำไมดูเหงาๆ มากเลยล่ะเอเดน”“ความรู้สึกตอนนี้เหมือนตอนที่เบลกำลังจะไปเรียนต่อเมืองนอกเลย” มาเบลกอดเอเดน “เบลก็รู้สึกแบบนั้นเหมือนกัน” “มาโก้จะไปเรียนต่อ พายุกับสายฟ้าก็อยู่เมืองนอก แต่ละบ้านเหงากันหมด ปีหน้ามิกกี้กับมินนี่ไปอีก พวกเราจะอยู่ยังไง” เอเดนพูดเสียงเบา“มิกกี้กับมินนี่ไป พี่พายุกับพี่สายฟ้าก็กลับมาพอดีค่ะ พี่ไทเกอร์ก็อยู่ ไม่เหงามากหรอกค่ะ” ฉันที่ต้องมานั่งปลอบใจกันสองคน“น้องเกล บอกเบลว่า ลุงเจจะจัดงานเลี้ยงให้มาโก้นะ ก่อนไปนอก”“พี่เจเจตามใจหลานทุกคนเลย ยิ่งเจ้ามิกกี้มินนี่นี้สุดๆ”“คนไม่มีลูกสาวอะนะ เอเดนก็ด้วยเหอะเรื่องตามใจหลาน”เอเดนยิ้ม “….”“โอ๊ะ!” มาโก้เดินเข้ามา “อะไรกันครับเนี่ย ผมมาขัดจังหวะรึเปล่าครับ กำลังจะมีน้องให้ผมกันรึเปล่าครับ”“แหม! ลูกคนนนี้ ทำไมมีมิกกี้กับมินนี่ยังปวดหัวไม่พอเหรอมาโก้ พูดมาได้จะมีน้อง” เอเดนอมยิ้มพูดกับลูกชาย“พูดถึงสองแฝดเครียดเลยครับ ยิ่งบอกว่าจะตามไปเรียนต่อด้วยอีก โอ๊ย! ปวดหัว”“เออน่า น้องโตแล้วดูแลตัวเองได้แล้
“มาโก้ขอโบกสักที ดีไหมเนี่ย” ไทเกอร์จอดรถแล้วเดินเข้ามาหาสามหนุ่ม มาโก้รีบยกมือไหว้ “พี่ไทเกอร์ ขอโทษจริงๆ ครับพี่ สงสารผมเถอะครับ ไว้ชีวิตผมด้วยเถอะพี่”สายฟ้ากับพายุหัวเราะ“นี่รถนายเหรอ?” ไทเกอร์หันไปมองรถของมาโก้ “ครับพี่ ผมอยากเท่เหมือนพี่ก็เลยเก็บเงินซื้อด้วยตัวเองเลยนะครับ” มาโก้พูดยิ้มให้ไทเกอร์ เขาไม่พูดเพราะอยากเอาตัวรอดแต่เขารู้สึกแบบนั้นจริงๆ ไทเกอร์ยิ้ม “เออ! สายดี”“แล้วเอ็งสองคนยังไงอยากได้ขึ้นมาเลยสิ” พี่ไทเกอร์หันมาถามพายุกับสายฟ้ายิ้มๆ“ไม่เหลือครับพี่ ต้องโดนแล้วล่ะครับ”“….”“คนละคันเลยไหมล่ะ ได้ออกไปร่อนกัน” “จัดไปสิครับพี่รออะไร”“แต่วันนี้ผมออกก่อนนะครับ”“ไปไหนวะมาโก้”“มีรถเท่ขนาดนี้ก็ต้องไปรับสาวสิครับ หาคนซ้อนท้ายหน่อย จะขับเร็วๆ แล้วเบรกแรงๆ”“ไอ้นี่สักทีเถอะ”มาโก้กระโดดหลบพี่ไทเกอร์ รีบไปคร่อมมอเตอร์ไซค์ “มาโก้ แล้วอย่าลืมจัดการเรื่องรถให้พี่สองคนด้วย” สายฟ้าสั่งกำชับน้อง “ได้ครับไม่ลืม ไปนะ”“เออ ไอ้บ้าขับดีๆ ละ” ไทเกอร์อดไม่ได้ที่จะสั่งกำชับเรื่อวความปลอดภัย“ครับ”“แล้วพี่ล่ะ ไม่ไปรับใครบ้างเหรอพี่ไทเกอร์” พายุแซวพี่ชาย“ไม่เอาเหนื่อย” “เอาดี
“แก่อะไรกันละเลโอ วันก่อนฉันยังเห็นแกควงสาวอยู่ เลย”“มึงก็ตาดีจังนะเอเดน”“….”“ยังไงเลโอช่วงนี้ไม่โสดแล้วเหรอวะ”“เออน่า ฉันก็โสดบ้างไม่โสดบ้างไงเจเจ”“ป๊ะป๋าครับ ยังใช่คนที่ผมเจอคราวก่อนรึเปล่าครับ”“ห๊ะ! ไทเกอร์ป๊ะป๋าเรามีหลายคนด้วยเหรอ” เจเจถามหลานยิ้มๆ “ไทเกอร์... ลูกก็พูดไป ป๊าจะมีหลายคนได้ยังไงแก่แล้วใครจะมาชอบนักหนา”“อืม เอาดีๆ เลโอ” เจเจแซวเขา“ชีวิตดีจังวะเลโอ” เอเดนจับไหล่เพื่อนโยกเบาๆ “อิจฉาเลยว่ะ”“อิจฉามากไหมเอเดน” “อุ๊ย!” เอเดนหันมาทางมาเบล “พูดเล่นครับม๊า แค่พูดแกล้งเลโอมัน ใครจะไปอิจฉามันจริงๆ กันละ ใช่ไหมพี่เจ วิคเตอร์”“พี่ไม่รู้ด้วยว่ะ พี่ไม่อิจฉา” เจเจรีบพูด“ฉันก็ไม่รู้ด้วยโว้ย!” วิคเตอรืพูดยิ้ม “เวรจริงแต่ละคนไม่มีช่วยกันเลย มาโก้เข้าบ้านลูก ไปนอนกันดีกว่าเนอะ บรรยากาศเริ่มอึมครึมแล้วไปลูกไป”“ครับป๊า”“ตัวดีทั้งคู่เลยนะ รถก็ขยันซื้อ จะไม่มีที่จอดอยู่แล้ว เดี๋ยวจะแอบขายให้หมดเลย” มาเบลบ่นสามีกับลูกชาย“มาเป็นชุด เห็นไหมเลโอนายไม่น่าเริ่มเลย” เอเดนหันมาบ่นเพื่อนเลโอยักคิ้วให้เอเดน“ที่รักใจเย็นๆ เนอะ” เอเดนจับไหล่มาเบลลูบเบาๆ “ไปนอนเถอะดึกมากแล้ว รถมีไว้ก็
Ulasan-ulasan