Share

Chapter 3 Cucu Yang Lain

last update Last Updated: 2026-02-10 14:40:16

Tanganku dicengkeram dan ditarik keluar dari ruang pertemuan.

“Jangan ikut campur!” hardik Nick pada Kael yang berusaha menghentikan kekasaran Nick.

Aku memberikan anggukan singkat pada Kael yang terpaksa melangkah mundur. Membiarkan Nick membawaku sampai di ujung lorong, menjauh dari kasak-kusuk setelah pengumuman yang kulontarkan.

“Sandiwara konyol apalagi yang kau mainkan, hah?!”

Tubuhku didorong ke dinding, satu lengan Nick memaku dinding. Mengurung tubuhku dengan ketegangan yang tidak akan membuatku takut. Rasa takutku hilang bersama kepercayaan yang kuberikan padanya. “Kau lupa berada di wilayah siapa?”

“Kau mengancamku?”

“Memberi peringatan.” Aku melirik ke tempat Kael yang masih berdiri di depan pintu ruang pertemuan. Mengawasi kami dari jauh dengan sikap siaga. Aku melepaskan cincin di jari manisku. “Dan memberi restu untuk hubunganmu dan Grace. Anak kalian tidak perlu lahir di tengah sandiwara keluarga bahagia kita.”

Nick menggeram, cengkeraman di lengan atasku semakin kuat. Aku yakin akan membekas. “Kau akan menyesali ketololanmu, Lilith.”

“Aku sudah. Sekarang giliranmu.”

“K-kau …”

“Cukup, Nick.” Suara serak kakek menyela. Menghampiri kami dengan ketegangan yang menggurat di sekitar wajah tuanya. “Lepaskan cucuku.”

“Pimpinan Blackwood.” Nick melepaskanku. “Saya bisa menjelaskan.”

“Cucuku sudah cukup menjelaskan. Kemasi barang-barangmu dan jangan pernah menginjakkan kaki di gedung ini.”

“T-tapi …”

Aku tersenyum tipis. Luka menganga di dadaku sedikit terpuaskan melihat ekspresi di wajah Nick.

“Ayo, kita pulang,” kata Kakek sembari mengulurkan tangan ke arahku. Kami meninggalkan Nick yang berdiri mematung di tempatnya. Aku berhenti sejenak di depan tempat sampah, membuang cincin dalam genggamanku. Aku tidak disingkirkan, akulah yang akan menyingkirkan. Dan aku memilih 

*** 

“Anda butuh minum. Saya akan ke membuatkan segelas coklat panas.” Kael tidak membutuhkan jawabanku. Dia tahu apa yang kubutuhkan. Perutku dingin, seluruh tubuhku menggigil dan hatiku masih hancur berantakan. Namun kepalaku cukup untuk berpikir jernih. Dan masih bernapas dengan lega melihat kakek yang duduk di sofa.

“Kenapa tidak pernah memberitahuku?”

“Bukan masalah yang tidak bisa kuhadapi. Kakek tidak ingat darah siapa yang mengalir di nadiku? Zack Blackwood.”

Kakek tertawa dan aku tersenyum. 

“Aku sudah menghubungi pengacara untuk membatalkan pemindahan saham yang akan didapatkan Nick setelah menikah. Keseluruhannya akan menjadi milikmu. Secara mutlak. Kecuali saham milik ayah dan ibumu, tapi kau bisa mencairkannya kapan pun kau siap.”

“Terima kasih, Kakek. Ini sudah lebih dari cukup.”

“Dan Kael akan mengurus pembatalan semua persiapan pernikahan. Juga rumah itu.”

“Biarkan aku yang mengurusnya.” Kael datang, meletakkan coklat hangat yang kubutuhkan. Untuk sekarang, hanya ini yang kubutuhkan. Melepaskan kaki dari jeratan Nick.

“Tuan,” Kael membungkuk dan berbisik di telingan kakekku.

“Lilith sayang, kakek harus keluar sebentar. Kau tunggu di sini.”

Aku mengangguk dan menyesap coklat hangatku. Kakek dan Kael meninggalkanku sendirian. Perutku terasa lebih baik, meski mulas karena keguguran masih membuatku tidak nyaman.

Pandanganku tak sengaja melihat map putih dengan logo rumah sakit. Catatan kesehatan kakek? Aku meletakkan coklat hangatku dan membuka map tersebut. Seharusnya kesehatan kakek baik-baik saja, kan?

Aku hanya ingin memastikan tidak ada yang salah, saat melihat isi map yang kosong. Aku mengernyit dan napasku tertahan. Apakah ada sesuatu yang tidak beres sehingga …

Mataku melihat tempat sampah yang ada di samping meja kecil. Membuka tutupnya dan mengais isinya. Pencarianku terhenti saat menemukan remasan kertas putih yang membentuk bola kecil.

Aku membukanya. Meskipun itu bukan sesuatu yang kucari, tetap saja apa yang ada di hadapanku saat ini adalah informasi yang sangat mengejutkan.

“Tes DNA?” Aku membaca dengan seksama, sampai pada akhir bagian yang menyatakan hubungan biologis antara kakek dan cucu. Sebesar 99,99 persen.

Dan itu bukan hasil tes milikku. Sebagai satu-satunya keturunan Blackwood yang tersisa.

*** 

Aku tahu Nick dan Grace tidak akan berhenti hanya karena pembatalan pertunangan kami. Foto-foto dan video yang ada di ponsel Grace menyebar di internet. Membanjiri ponselku dengan hujatan dan komentar beracun. Yeah, hanya butuh tangan untuk menulis komentar, tidak perlu punya otak.

“Tim IT kami akan segera mengatasi. Namun …” Kael berhenti. Menatapku sekali lagi dan melanjutkan. “Para direksi mulai mempertanyakan keputusan tuan Blackwood dan beberapa investor mulai menarik diri. Berpaling pada Blackstone dan beberapa pada tuan Nick?”

“Nick?” Aku menoleh terlalu cepat. Menatap Kael. “Bukankah dia sudah dipecat?”

“Ada beberapa poin dalam kontrak yang tidak memenuhi syarat. Paling lama butuh satu bulan.”

Aku menarik napas. Jika Nick bisa menipuku selama belasan tahun, tentu saja Nick sudah menyusun rencana dengan matang jika ada situasi yang tidak terkendali bagi pria itu. Aku pun tidak mengira semuanya akan berjalan dengan mudah menghadapi seorang pengecut seperti Nick. 

Ponsel Kael berdering. Aku melihatnya langsung menjawab panggilan tersebut. Wajahnya memucat saat menyebutkan kakek.

“Ada apa dengan kakek?” Jantungku tiba-tiba berdegup kencang. “Aku sudah bilang jangan sampai kakek tahu tentang hal ini, kan? Serangan jantungnya bisa …”

“Kita langsung ke rumah sakit sekarang.” Kael berkata pada sopir.

Aku tiba-tiba merasa ini adalah mimpi turun yang tidak akan berakhir meski aku membuka mata.

*** 

Air mataku tak berhenti mengalir, menatap gundukan tanah basah yang ada di depanku. Semua orang sudah pergi. Mungkin sekitar setengah jam yang lalu.

“Kita harus pulang, Nona,” ajak Kael dengan lembut. “Sebentar lagi gelap dan hujan semakin deras.”

Aku mengangkat wajah untuk pertama kalinya sejak peti kakek dikuburkan. Menghapus air mataku dengan tanganku yang dipenuhi lumpur. Dengan bantuan Kael, aku berjalan lemah. Membiarkan Kael mengarahkan langkahku menuju mobil.

Ada banyak penyesalan yang mendekam di dadaku.

Aku baru saja kembali bangkit dari kehancuran, dan sekarang kembali dihempaskan dengan kaki yang pincang.

“Bukankah itu mobil tuan Joshua?”

Kael memecah lamunanku. Aku menatap keluar mobil. Melihat mobil berwarna orange terang milik pengacara kepercayaan keluarga Blackwood. Dan tidak hanya itu, aku juga mengenali mobil sport merah milik Nick yang terparkir di samping air mancur.

Pembacaan wasiat kakek seharusnya tidak membutuhkan Nick. 

“Cucu lain kakek.” Aku menatap Kael dari bayangan di kaca spion. “Apakah itu Nick?”

Kael membeku. Kepalanya menoleh dengan perlahan.

“Atau Grace?”

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 10 Rahasia Di Tangan Grace

    Aku tersentak kaget saat mataku terbuka dan menemukan Amy yang berdiri di ujung ranjang. Bersandar di tiang ranjang dengan pandangan yang terpaku ke arah wajah Lucien. Dan berpakaian.“Dia selalu tampan saat sedang tidur.” Senyum Amy berubah dingin saat menoleh ke arahku. “Bukan berarti dia tidak tampan saat tidak sedang tidur. Hanya saja, aku suka setiap kali melihatnya sedang tidur. Begitu tenang dan damai, dan saat matanya terbuka. Mereka berada di dunia lain. Kau mengerti?”Aku bangun terduduk, masih menahan selimut tetap menempel di dada untuk menutupi dadaku yang telanjang. Dan sama sekali tak memahami maksud kata-kata Amy yang setengah melantur.“Saat tidur, dia terlihat seperti malaikat.”Aku menoleh ke samping, menatap wajah tampan Lucien yang bernapas dengan teratur. Garis rahangnya tidak kaku, helaian rambut jatuh sembarangan di dahi. Secara keseluruhan, ekspresi Lucien terlihat lebih lembut dengan mata yang terpejam. Yang tak pernah ditunjukkan saat pria itu terjaga.Mungk

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 9 Malam Pertama

    Emmit Blackstone tak punya pilihan untuk mengakui keberadaanku. Meja makan besar sudah dipenuhi semua anggota keluarga Blackstone. “Dia tidak seharusnya ada di sini.” River langsung menemukan keberadaanku di samping Lucien. “Ayah sudah memberi persetujuan.” Lucien melirik Emmit yang duduk di seberang meja. Membuat Amy dan Daniel menoleh cepat.“Dia tidak bertanya.” Emmit hanya mengedikkan bahu. Membuatku bergerak tak nyaman di kursiku.“Dia berada di tempat yang salah.”Aku menoleh, menangkap suara yang pertama kali kudengar. Adik laki-laki Emmit, Evan Blackstone. Di sampingnya istri dan putri mereka. Freya dan Nicole. “Grace Sinclair, mengirim salam.”Evan membeku.“Untuk Nicole, maksudku.” Aku menatap Nicole. Evan tidak bersuara lagi.“Terima kasih, Nyonya Blackstone” bisik Lucien. Dan tidak ada lagi yang bersuara setelah makanan disajikan di meja. Makan malam berlangsung terlalu hening. Selesai dengan cepat dan tanpa konfrontasi berarti seperti sambutan penuh antusias mereka.Kel

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 8 Keluarga Blackstone

    “Wanita bergaun hitam?” Suara Lukas datar dan penuh ketenangan. Nyaris seperti Kael. “Dia sudah keluar beberapa menit yang lalu.”“Kau yakin?” Grace tak menyerah. “Aku yakin …”“Kita pergi sekarang.” Kemudian suara langkah kaki keduanya semakin menjauh. Aku kembali mendapatkan napasku. Kelegaan tersebut hanya bertahan satu detik, aku tersadar dan melompat turun. Hampir terjerembab ke lantai kalau Lucien tidak menangkap pinggangku.“T-terima kasih.”“Terima kasih?”Aku menurunkan pandangan. Mengambil dompetku. “Kita harus keluar.”“Setelah kita bertemu ayah dan kakekku, tidak ada lagi yang harus disembunyikan, kan?”Aku tahu.“Aku sudah mengurus semua barang-barang di apartemen. Tidak banyak. Besok pagi aku akan menjemputmu.”“Apa?” Aku menoleh dengan cepat.“Anggota Blackstone punya aturan ketat untuk anggota keluarga utama.”“Dan apa itu?”“Keturunan sah Blackwood, tetap tinggal di tempat Blackwood.”Langkahku terhenti, seluruh tubuhku membeku.“Apa aku sudah memberitahumu?”“Belum.”

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 7 Istri

    Aku membeku, apakah aku tidak salah dengar? Secepat ini Nick membutuhkanku?“Kita bisa membicarakan semuanya dengan baik-baik. Aku akan memberimu kesempatan untuk meminta maaf.”“Minta maaf? Maaf, apa aku tidak salah dengar?”“Kau yang tidak punya pilihan, Lilith. Kau harus menikah untuk mendapatkan saham ayahmu, kan?”“Belum cukup yang kau curi dariku?”Nick menyambar lenganku, menyentakkan tubuhku hingga membentur dadanya. Wajahku mengeras dan bibirnya menipis.Tanganku terangkat saat Kael bereaksi dengan sikap ramah Nick yang hanya bertahan beberapa detik.“Aku bukan orang yang tidak terima kasih. Jika kau tidak membuat masalah dengan pengumuman konyolmu, aku tidak akan senekat ini untuk …”“Memanipulasi wasiat kakekku?”Nick memucat meskipun wajahnya tetap mengeras. Aku melepaskan lenganku. “Di negara ini, tidak ada peraturan untuk menikahi dua wanita, Nick. Kau bisa pindah kenegaraan kalau tertarik memiliki dua istri. Tapi salah satunya sudah pasti bukan aku.”“Aku dan Grace tida

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 6 Pernikahan

    Ini bukan ciuman pertamaku, tetapi dari cara Lucien menciumku, Lucien sudah sangat berpengalaman dengan wanita. Jauh berpengalaman dibanding diriku yang masih begitu muda dan hanya memiliki Nick. Juga pria misterius, yang bahkan tidak kuingat bagaimana kami bisa memiliki anak bersama.“Manis sekali.” Lucien mengusap bibirku yang masih basah dengan ibu jari. “Aku penasaran, apa saja yang bisa dilakukan mulut ini?”“Tidak ada.” Wajahku seperti terbakar.“Untuk sekarang.” Ujung bibir Lucien tersenyum dan aku menatapnya. Tangannya merogoh saku jas, mengeluarkan kotak berwarna hitam dan membukanya. “Cincin pertunangan.”Sejenak aku terpana dengan keindahan kilau dari batu merah gelap yang menjadi mata cincin, lalu terpukau dengan kecantikan desain tersebut. Sangat tidak berlebihan kalau Blackstone bisa menjadi perusahaan perhiasan mewah yang berkembang pesat di pasar global. Popularitasnya tidak lebih kecil dari ketenaran Blackwood, tetapi mungkin lebih besar sedikit. Karena darah Blacksto

  • Dikhianati Tunanganku, Dinikahi Pamannya yang Berkuasa   Chapter 5 Lucien Blackstone

    Kekejaman dan kebencian keluarga Blackstone adalah informasi yang sudah menjadi bagian dari diriku sebagai penerus satu-satunya Blackwood. Dan Lucien Blackstone, tampan dan sangat menyadari ketampanannya, semua perwujudan sikap brengsek orang kaya. Cukup mendeskripsikan cucu tertua dari River Blackstone. Yang akan memegang kendali selanjutnya setelah Emmit Blackstone.Tidak sulit menemukan wanita-wanita cantik yang berpose di lengan Lucien dengan berbusana minim. Menyukai yang terbaik dari yang terbaik, tercantik dari yang tercantik, dan yang tersempurna dari yang sempurna. Dibandingkan keturunan Blackstone yang keseluruhannya nyaris selalu menghancurkan apa pun tanpa menggunakan otak mereka, Lucien terobsesi dengan mengoleksi barang-barang yang cantik.“Blackwood?” Suara rendah yang membuat bulu di tengkukku berdiri segera mengalihkan perhatianku dari vas di meja. Sejenak mengagumi koneksi kaki tangan kakek untuk mempertemukanku dengan Lucien Blackstone. Di ruang pribadi di salah klu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status