Masuk*Sinopsis:* Alessia, seorang wanita bahagia dengan suami dan keluarga, hancur ketika tahu adiknya, Dania, berselingkuh dengan suaminya, Adrian. Setelah koma berbulan-bulan, Alessia bangun dengan tekad balas dendam. Dengan identitas baru, dia mulai menghancurkan Adrian dan Dania. Tapi, bisakah dia melupakan rasa sakit, atau malah jatuh cinta lagi? yuk lanjut baca ..🥰
Lihat lebih banyakPagi itu, gedung A-Legacy berdiri lebih angkuh dari biasanya. Tidak ada lagi gosip miring di kantin karyawan, tidak ada lagi bisikan tentang pengkhianatan di ruang direksi. Nama Raka dan Dania telah terhapus dari sejarah perusahaan, terkubur di balik jeruji besi yang dingin. Alessia telah berhasil melakukan apa yang dianggap mustahil oleh banyak orang: ia membersihkan kerajaannya dari akar hingga ke pucuk.Di ruang kerjanya yang luas, Alessia berdiri di depan jendela kaca besar. Ia tidak lagi menatap ke bawah, ke arah jalanan yang sibuk, melainkan menatap jauh ke cakrawala. Di tangannya, ia memegang sebuah foto kecil yang sudah menguning—foto ayah angkatnya yang sedang tersenyum."Sudah selesai, Pa," bisiknya. "Semuanya sudah kembali ke tempatnya."---# Warisan yang DibersihkanLangkah kaki Rico yang mantap terdengar mendekat. "Nona, semua dokumen pelimpahan dana untuk yayasan panti asuhan sudah selesai ditandatangani. Sesuai permintaan Anda, sebagian besar laba dari penyitaan aset k
Pagi itu, langit Jakarta tampak kelabu, seolah-olah awan sedang menahan napas menyaksikan babak terakhir dari sebuah drama panjang. Ruang rapat utama di lantai 70 gedung A-Legacy telah diatur sedemikian rupa. Meja oval panjang dari kayu mahoni yang mengkilap menjadi saksi bisu berkumpulnya para pemegang saham dan jajaran direksi.Raka duduk di ujung meja dengan posisi yang sangat santai, hampir terkesan meremehkan. Ia mengenakan setelan jas abu-abu mahal, tangannya sibuk membolak-balikkan map proposal merger Singapura yang sempat ditolak Alessia. Di sampingnya, dua direktur senior tampak berbisik-bisik dengan wajah tegang. Mereka telah dijanjikan posisi yang lebih tinggi jika mosi tidak percaya terhadap Alessia berhasil hari ini."Mana Nona Alessia? Kita tidak punya waktu seharian untuk menunggu seorang pemimpin yang tidak disiplin," ujar Raka dengan suara keras, sengaja agar didengar oleh seluruh ruangan.Tepat saat kalimat itu selesai, pintu ganda ruang rapat terbuka lebar. Alessia
Keheningan malam di kantor pusat A-Legacy biasanya terasa menenangkan bagi Alessia, namun malam ini, keheningan itu terasa seperti predator yang sedang mengintai. Setelah perjamuan yang melelahkan, ia tidak segera pulang. Ia duduk di kursi kerjanya, memutar-mutar sebuah pulpen perak, sementara pikirannya melayang pada laporan rahasia yang baru saja diberikan oleh Rico sebelum ia pergi.Laporan itu bukan tentang Adrian, melainkan tentang Raka.Selama beberapa bulan terakhir, Raka telah menjadi tangan kanan yang sangat efisien. Namun, ambisi pria itu mulai menunjukkan tanda-tanda yang mengkhawatirkan. Rico menemukan beberapa aliran dana kecil yang dialihkan ke perusahaan cangkang di luar negeri—metode yang sangat mirip dengan apa yang dulu dilakukan oleh keluarga Adrian. Sepertinya, kursi kekosongan kekuasaan yang ditinggalkan Dania mulai menggoda Raka untuk mengisi posisi "penguasa di balik layar"."Kau terlalu cepat merasa menang, Raka," gumam Alessia pada kegelapan ruangan.---# Per
Pagi hari di Jakarta tidak pernah peduli pada tragedi semalam. Matahari terbit dengan angkuh, menyinari gedung-gedung pencakar langit yang tetap berdiri tegak, termasuk menara A-Legacy yang kini menjadi simbol kekuasaan tunggal Alessia. Namun, di dalam dinding kaca yang dingin itu, suasana tidak sesegar udara pagi. Alessia duduk di meja kerjanya, bukan untuk merayakan kemenangan, melainkan untuk menandatangani tumpukan dokumen penyitaan yang dikirimkan oleh tim hukumnya.Setiap lembar kertas yang ia tanda tangani adalah paku terakhir di peti mati finansial keluarga Adrian. Rumah utama di Menteng: disita. Koleksi mobil mewah: disita. Apartemen rahasia di Dharmawangsa yang sempat disebut-sebut Mami Widya: juga masuk dalam daftar sita berkat informasi dari mata-mata Rico. Alessia tidak menyisakan ruang sedikit pun bagi mereka untuk bernapas dalam kemewahan."Nona, tim kurator akan bergerak jam sepuluh pagi ini," lapor Raka yang masuk dengan wajah cerah. Ia tampak sangat menikmati kehancu
**Bab 32: Retakan di Balik Mawar Hitam** Pintu ruang kerja Alessia tertutup rapat, meredam segala suara dari luar. Keheningan yang tersisa terasa menyesakkan, seolah-olah seluruh dunia berhenti bergerak tepat setelah kepergian Raka. Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, Alessia tidak
Bab 31. Bayang bayang masa lalu Jadwal rapat di kantor A-Legacy Group memang padat. Alessia baru saja menyelesaikan panggilan konferensi internasional tentang merger akuisisi terbaru mereka, kini beralih pada presentasi proyek-proyek yang tertunda. Raut wajahnya dingin, tatapan matanya fokus
Bab 30. Transaksi di bawah meja part 2 Alessia menatapnya lurus, tatapannya membekukan. "Aku hanya punya satu syarat, Ayah. Jika Bapak ingin Surya Group diselamatkan."Pak Surya mendongak, matanya penuh harap. "Apa? Apapun akan Ayah lakukan! Asal jangan menghancurkan perusahaan ini! Ini waris
Bab 29. Transaksi di bawah meja Kaca jendela kantor Pak Surya terasa panas, seperti pikirannya yang memanas. Di balik kacamata bacanya, mata pria paruh baya itu menatap laporang penjualan kuartal ini dengan gusar. Angka merah membara terpampang di setiap halaman, grafik anjlok tak terbendung.






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasanLebih banyak