Share

Bab 295 — Terlambat

Penulis: R.yan
last update Tanggal publikasi: 2026-09-30 21:02:28

Bab 295 — Terlambat

Derap kaki.

Ratusan. Berat. Teratur.

Debu terangkat dari jalur utama menuju medan perang — barisan demi barisan prajurit berlapis armor, membawa pedang, tombak, perisai.

Di barisan depan — dua orang.

Frans. Informan guild. Pedang terhunus. Wajah tegang. Matanya menyipit menatap langit yang masih gelap oleh sisa-sisa aura kegelapan.

Dan di sebelahnya — Roland. Ketua Guild Petualang. Pria tua yang bahunya selebar le
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 298 — Kabar Baik

    Bab 298 — Kabar BaikRaka menatap Veronika yang baru saja duduk di kursi depan meja bar."Kabar baik apa, Lady?"Veronika tersenyum. Bukan senyum bisnis — senyum puas."Lemonade Sunlight botolan... sukses besar."Hening sejenak."Kota-kota besar di seluruh Aethelgard sudah memesan ulang tiga kali dalam sebulan. Efek peremajaan kulitnya langsung terasa — pelanggan bisa melihat hasilnya dalam hitungan hari."Veronika mengeluarkan selembar laporan dari tasnya dan meletakkannya di meja."Dan bukan hanya itu. Karena efeknya nyata, permintaan di lini kosmetik bisniku juga ikut meningkat. Logikanya sederhana — setelah tampil lebih muda, mereka ingin tampil lebih cantik."Dia mengetuk laporan itu dengan jari."Keuntungan bersih bulan ini — tiga kali lipat dari proyeksi awal."Raka melotot."Tiga kali lipat?"Veronika menatap Raka."Sesuai kesepakatan kita — hasil keuntungan dari Lemonade Sunlight akan digunakan untuk mendirikan panti asuhan."DEG.Raka terdiam.Di hadapannya — panel transpara

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 297 — Permintaan

    Bab 297 — Permintaan Raka bangkit dari kasur. Pelan. Tubuhnya masih protes — tapi kepalanya sudah jernih. Dia menatap Helios yang masih memakai popok motif kucing. Lalu Marco yang masih pakai onesie motif beruang. Raka menjentikkan jari.CTEK. FWUSH. Cahaya tipis menyelimuti keduanya — dan dalam sekejap, pakaian bangsawan mereka kembali. Jubah kerajaan Helios. Setelan resmi Marco. Amanda menatap dari belakang. "Yaah... padahal lucu." PLAK. Helios menjitak kepala Amanda. "Lucu darimana?!" Amanda memegangi kepalanya. "Aduh, kak" Helios terdiam. Wajahnya yang tadi merah karena malu perlahan melunak. Lalu menundukkan kepala. "...Terima kasih, Kak Raka." Marco juga membungkuk. Matanya berkaca-kaca — tapi dia cepat-cepat mengusapnya. "Terima kasih, sudah mengembalikan pakaian kami" Raka mengangguk. "Sam

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 296 — Rumah

    Bab 296 — RumahGelap.Hangat.Raka berdiri di tempat yang tidak ia kenali — tapi TERASA familiar.Padang rumput luas. Langit senja. Angin sepoi yang membawa aroma masakan rumah.Dan di depannya — dua orang.Wanita berambut panjang. Senyumnya lembut. Tangan yang dulu selalu mengelus kepalanya.Pria bertubuh tegap. Wajah tegas, tapi mata yang hangat.Ibu. Ayah."...Ibu? Ayah?"Ibunya tersenyum."Kamu sudah besar, Raka."Ayahnya mengangguk. Bangga."Kami melihat semuanya."Raka merasakan matanya panas."Aku... aku cuma babysitter—""Kamu menjaga mereka." Ibunya mendekat. Tangannya menyentuh pipi Raka — hangat. Nyata. "Itu lebih dari cukup."Ayahnya menepuk bahunya."Pulang, Raka. Mereka menunggumu."Raka ingin mengatakan sesuatu. Banyak hal yang selama ini tidak sempat ia ucapkan.Tapi suaranya tidak keluar.

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 295 — Terlambat

    Bab 295 — Terlambat Derap kaki. Ratusan. Berat. Teratur. Debu terangkat dari jalur utama menuju medan perang — barisan demi barisan prajurit berlapis armor, membawa pedang, tombak, perisai. Di barisan depan — dua orang. Frans. Informan guild. Pedang terhunus. Wajah tegang. Matanya menyipit menatap langit yang masih gelap oleh sisa-sisa aura kegelapan. Dan di sebelahnya — Roland. Ketua Guild Petualang. Pria tua yang bahunya selebar lemari, membawa kapak raksasa di punggungnya. "PERCEPAT LANGKAH!" Roland berteriak ke belakang. "RAJA IBLIS TIDAK AKAN MENUNGGU KITA—" Mereka tiba di medan perang. Lalu berhenti. ... Tidak ada pertarungan. Tidak ada kegelapan yang membara. Tidak ada Raja Iblis. Yang ada — tanah gosong. Bekas lingkaran segel. Kawah-kawah bekas ledakan. Dan sekelompok orang yang duduk kelelahan di antara reruntuhan. Frans menur

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 294 — Bedong

    Bab 294 — Bedong Raja Iblis merasakan sesuatu. Bukan rasa sakit — dia sudah terbiasa dengan itu. Bukan kemarahan — itu sudah menjadi bagian dirinya. Ini berbeda. Tekanan. Lingkaran segel di tanah bersinar makin terang. Emas dan hitam berputar — MENYATU. Mantra kuno bergema makin keras. Raja Iblis menatap Helios dan alter ego Valerian di belakang Raka. Matanya melebar. Segel suci...?! "TIDAK." Bayangan kegelapan BERGERAK — bukan menyerang. KABUR. Tubuh tanpa wujudnya melesat ke udara — menjadi asap hitam yang menyebar ke segala arah. Cepat. Putus asa. Raka menatap. Dia mau lari. "Tidak boleh, moo." Raka mengangkat tangan. [HADIAH SPIN 2 — Kelulusan Helios] Kartu as terakhir. "Aktifkan."[Bedong] Layar status berkedip. Tipe: Skill Aktif Efek: Mengikat target dengan kain

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 293 — Moo

    Bab 293 — Moo Alter ego Valerian menatap Helios. "Kau tahu mantra segelnya?" Helios mengangguk. Wajahnya tampak serius. "Aku membacanya di buku sihir Aldhelm. Hafal setiap baris." "Bagus." Alter ego mengetuk pelipisnya. "Aku tidak perlu membuang waktu untuk mengajarimu.""Segel ini memiliki syarat paling tinggi." "Dua penyihir. Dua Sage-level. Satu mantra." Helios menatap Raka. "Tapi untuk menyegel — kami butuh waktu. Seseorang harus MENAHAN Raja Iblis selama prosesnya." Semua menoleh ke Raka. Raka yang babak belur. Raka yang HP-nya kritis. Raka yang baru saja menghabiskan tiga Borrow Skill sekaligus. "Serahkan padaku." Marco menganga. "Kak Raka GILA?! Kau bahkan tidak bisa—" "Aku masih punya satu kartu as." Raka mengangkat tangan. Layar status muncul. [HADIAH SPIN 1 — Kelulusan Bima] Skill: Refresh Skill Efek:

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   bab 11 Bangsawan

    Bab 11: Bangsawan Di sudut gelap kandang kuda akademi yang berbau jerami dan tanah basah, Kael mengerang frustrasi. Urat-urat di leher dan lengannya menonjol ekstrem, memancarkan aura emas kemerahan khas ksatria Rank A yang sedang memusatkan seluruh energinya. Tangannya mencengkeram erat ujung pop

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   bab 10 berontak

    Bab 10: berontak Halaman belakang akademi kini menjadi sangat bersih, bahkan hampir mengkilap. Belasan senior dari tim elit Golden Griffon baru saja melesat pergi secepat kilat setelah meletakkan sapu mereka. Mereka meninggalkan debu yang mengepul dan aroma ketakutan yang pekat; seolah-olah mereka

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   bab 9 disiplin

    Bab 9: disiplin Sambil lanjut menyapu dedaunan kering yang berguguran di halaman belakang akademi, Raka merasakan saku celananya bergetar hebat. Ia merogoh botol susu artefaknya yang kini berpendar merah muda lembut. Jendela sistem muncul secara otomatis, memuntahkan rentetan notifikasi yang mem

  • Dikira S Rank, Ternyata Aku Babysitter F Rank   Bab 8 Keadilan

    Bab 8: keadilanDebu pertempuran telah mengendap, namun atmosfer di Aula Utama Akademi Aethelgard justru memuncak hingga ke titik didih. Di tengah ruangan yang megah itu, Raka berdiri dengan tenang meskipun kedua tangannya terborgol sihir penekan mana yang berpendar ungu gelap. Di sampingnya,

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status