공유

Calissa

last update 게시일: 2026-04-18 10:05:26

Noah terdiam.

Ada yang mengganjal di pikirannya.

“Kenapa Anda tidak mengantarnya pulang, Paman? Seharusnya Anda bisa membawanya kembali ke rumah agar bisa berkumpul dengan kami, keluarganya.”

“Selama bertahun-tahun, kami mengira jika Calissa sudah meninggal. Atau, itu yang para pelaku katakan pada kami. Dan, kami mempercayainya.” Nada bicara Noah memelan di akhir kalimat.

“Kiran hilang ingatan. Saat aku menemukannya, dia tidak tahu namanya dan siapa keluarganya.”

Noah menatap tak percaya.

Sekar
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (8)
goodnovel comment avatar
wardah
hilangnya Kiran ada hubungannya dengan yesica g ya
goodnovel comment avatar
Adeena
oh ternyata Yessica udah dari kecil ikut kluarga Noah kirain di ambil waktu Valissa hilang buat pengganti...
goodnovel comment avatar
Wida
ada hubungannya dgn yessica kah
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Dimanja Mantan Posesif   Pusingnya Noah

    Mata Noah menyipit mendengar penjelasan pengacaranya. Jari-jarinya dia tautkan dengan siku yang bertumpu di atas meja. Pikiran Noah menerawang jauh.Farhan menatap cemas pada Noah. Bertahun-tahun ikut atasannya ini bekerja, baru sekarang Bimantara mendapatkan masalah sebesar ini hanya karena masalah sepele?“Artinya, Pak Edo bisa menghancurkan Bimantara terlebih dahulu sebelum polisi menangkapnya?” Farhan memberanikan diri ikut angkat suara setelah sejak tadi hanya mendengarkan.“Benar. Kecuali, kita bisa mendesak pihak kepolisian untuk melakukan penangkapan secara instan atas dasar ancaman keselamatan nyawa korban, yaitu Ibu Nandira. Kita butuh kesaksian langsung dari korban untuk mempercepat prosesnya.” Ketua tim pengacara kembali menjelaskan.Noah terdiam dengan rahang mengeras. Matanya menyorot lurus tajam, memikirkan resiko yang harus dia ambil demi perusahaannya.“Apa itu artinya kita harus membantu Nona Nandira keluar dari sana dan melaporkan sendiri kasus yang menimpanya, untuk

  • Dimanja Mantan Posesif   Agak Sulit

    Kiran melihat Nindy yang terus menatap layar ponsel yang tergeletak di atas meja kafe dengan pandangan kosong. Bahkan tangan Nindy masih terlihat gemetar.Kiran mengembuskan napas pelan, lalu tubuhnya sedikit condong ke depan. “Nindy, untuk sekarang ini kamu juga harus berpikiran tenang. Jika ada sesuatu nantinya, biar kamu juga siap menghadapi.” Kiran mencoba menenangkan.Tatapan Nindy tertuju pada Kiran. Wajahnya begitu sendu. “Bagaimana aku bisa tenang, Kiran? Edo itu orang gila. Dia tidak akan segan melakukan sesuatu pada Nandira saat sedang emosi. Dan takutnya, Edo tahu apa yang dilakukan Nandira, dan bisa saja pria itu menyakitinya.”“Tapi kita juga belum tahu pasti kondisi Nandira sekarang.” Elvano ikut angkat suara.Nindy mengembuskan napas kasar. “Tapi aku yakin Nandira sekarang ini tak baik-baik saja.” Tatapan Nindy begitu putus asa. “Apa aku ke rumahnya saja untuk memastikan kondisinya?” Ide itu tiba-tiba muncul di kepala Nindy.“Jangan, itu terlalu beresiko.” Kiran langsu

  • Dimanja Mantan Posesif   Semakin Menjadi-jadi

    Napas Edo memburu saat dia melangkah lebar saat menaiki anak tangga menuju kamar utama. Kemarahan membakar dadanya, membuat Edo benar-benar murka. Begitu tiba di depan pintu kamar. Edo membuka kunci di knop lalu dengan satu sentakan kuat, pintu kamar terbuka lebar.Nandira tersentak mendengar suara benturan yang kuat. Tatapannya tertuju pada Edo yang berjalan cepat menghampirinya.Nandira beringsut panik di atas ranjang. Tubuhnya kembali gemetar melihat sorot mata Edo yang berkilat penuh amarah.“Kamu!!” Suara Edo menggeram.Nandira semakin panik, sebelum dia berhasil turun dari ranjang, Edo sudah lebih dulu mencengkeram lengannya dan melayangkan pukulan keras tepat di wajah Nandira.Nandira terpelanting di atas ranjang. Belum sempat dia merintih, Edo menarik kerah pakaiannya, memaksa Nandira untuk kembali tegak. “Berani-beraninya kau mengirim file-file itu ke Nindy, hah?!” teriak Edo tepat di depan wajah Nandira. Suaranya menggelegar, menggema di seluruh ruangan hingga memekakkan t

  • Dimanja Mantan Posesif   Tak Berhenti

    Ruangan kembali hening. Semua orang terdiam setelah mendengar cerita dari Nindy, ditambah bukti-bukti foto dan dokumen yang masih terpajang di layar laptop.Noah menyandarkan punggungnya ke sofa. Dia menatap lurus ke depan dengan pandangan kosong, bahkan napasnya berembus kasar, dia mencoba mencerna akhir dari rahasia besar yang baru saja terungkap.“Sekarang bagaimana?” Noah akhirnya membuka suara. Dia menoleh ke arah Elvano.Elvano menatap balik Noah. Dia sedikit mencondongkan tubuhnya ke depan setelah menghela napas panjang. “Pertanyaannya, kamu sendiri mau bagaimana?” Elvano membalas ucapan Noah dengan tegas. “Kalau kamu mau lepas dari Edo dan menyelamatkan perusahaan, maka kamu harus ikut campur tangan dengan masalah ini. Laporkan semua perbuatan Edo ini ke polisi pakai bukti-bukti yang ada di flashdisk itu.”Nindy menatap bergantian pada Noah dan Elvano yang baru saja bicara. Tatapan Nindy penuh harap saat tertuju pada Noah dengan mata yang masih berkaca-kaca. “Pak Elvano ben

  • Dimanja Mantan Posesif   Kebohongan Sejak Awal

    Semua orang kembali dibuat terkejut dengan pengakuan Nindy. Mereka saling pandang, sampai Kiran menatap serius ke Nindy.“Rahasia apa, Nindy?” Kiran menyambar cepat, dia tidak mampu menahan rasa penasarannya.Pandangan semua orang di dalam ruangan itu terkunci pada Nindy, mereka menunggu kelanjutan kalimat yang sempat menggantung di udara.Nindy mengembuskan napas berat, jemarinya semakin erat meremas satu sama lain. “Nandira … dia sebenarnya sudah pernah menikah sebelum dia bersama Edo.” Nindy menggigit bibir bawahnya setelah mengungkap masalah pribadi ini ke semua orang.Semua orang tersentak sampai menatap tak percaya.Mata Kiran seketika membola. “Apa?”“Waktu itu, mendiang ayahnya terlilit utang yang sangat besar dan sangat putus asa ingin menyelamatkan perusahaan keluarga.” Nindy kembali bicara. Dia menarik ingatan ke kejadian beberapa tahun lalu. “Mengetahui Edo yang kaya raya dan sangat menyukai Nandira, ayahnya mengambil jalan pintas. Beliau memaksa Nandira menceraikan suaminy

  • Dimanja Mantan Posesif   Rahasia Edo dan Nandira

    Suara ruangan mendadak begitu sunyi.Semua orang diam mendengar pengakuan Nindy, ditambah bukti-bukti yang baru saja mereka dapatkan.Noah bergeming di tempatnya, tatapannya terkunci rapat pada layar laptop yang masih menampilkan deretan dokumen dan foto-foto lebam pada tubuh Nandira.Jemari Noah bergerak lambat, telunjuknya menyentuh touchpad untuk menggulirkan satu demi satu bukti visual yang memuakkan itu. Rahang Noah mengeras, ada urat yang menegang di sekitar lehernya. Bagaimana bisa seorang pria tega menyiksa wanita seperti ini?Apa Edo benar-benar seorang manusia? Atau iblis yang menjelma untuk menjerat wanita seperti Nandira?“Jadi ....” Noah membuka suara, memecah kesunyian dengan nada rendah yang bergetar menahan amarah. Noah mengangkat pandangannya ke arah Nindy yang duduk tepat berhadapan dengannya. “Apakah ini yang Nandira maksud dengan bertanggung jawab saat menghubungiku kemarin?”Kiran dan Elvano menoleh bersamaan ke arah Noah yang baru saja bicara.Noah mengembuskan

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status