Share

Bab 1187

Author: Hazel
Tirta hanya menyingkirkan Air Kutukan dari tubuh murid wanita itu dan melirik bagian dadanya beberapa kali. Murid wanita itu memakai baju, dia juga tidak rugi biarpun dilirik Tirta.

Sebenarnya hanya Tirta sendiri tahu apa yang dilihatnya. Meskipun murid wanita itu memakai baju, tetap tidak berpengaruh bagi Tirta.

Setelah puas melihat tubuh wanita itu, Tirta berkata kepada murid wanita yang bokongnya berisi, "Itu ... Adik yang bokongnya berisi. Kamu maju, racun di tubuhmu terlalu kuat. Biar aku b
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
hans
***** bagus lanjut
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2830

    Murid utama Sekte Ambara yang sudah mencapai tingkat inti emas tahap kedua terpaksa menjelaskan, "Tetua Gorgon, Tetua Magani, sebelumnya dua tetua dari sekte kami pergi untuk membunuh penjahat yang melenyapkan anggota sekte bawahan kami. Tapi ... mereka nggak kembali lagi.""Sampai sekarang, nggak ada kabar dari mereka. Aku rasa kemungkinan besar dua tetua itu sudah dibunuh. Hanya saja, kartu takdir mereka ada di dunia awani. Jadi, kami nggak bisa memeriksanya," lanjut murid itu.Terdengar suara sekelompok tetua dari sekte super besar yang berdiskusi di udara."Ha? Ternyata ada masalah begitu?""Kultivasi dua tetua itu nggak rendah, tapi mereka juga dibunuh. Sepertinya mereka bertemu dengan kultivator tingkat pembentukan dewa itu!""Mereka cuma berdua. Tentu saja mereka mati kalau bertemu orang itu.""Kalau nggak, dua tetua pasti datang untuk bekerja sama dengan kita."Para tetua tingkat pembentukan jiwa yang mengandalkan sekte super besar hanya mendengar percakapan mereka. Semuanya ke

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2829

    Para murid ini dianggap tidak berguna karena kemampuan mereka lemah. Itulah sebabnya mereka tidak meninggalkan gunung.Sebenarnya mereka bisa hidup. Hanya saja, mereka juga mengincar Elisa dan lainnya yang cantik. Mereka memprovokasi Tirta.Tirta yang mengamuk meminta Elisa dan lainnya untuk mengasah kemampuan dengan membunuh para murid itu.Setelah mendengar ucapan Elisa, Tirta menyahut sembari mengangguk, "Oke."Tirta membakar semua mayat di tanah, lalu memimpin jalan. Kabut makin tebal saat mereka makin dekat dengan puncak gunung.Di puncak gunung memang terdapat formasi. Sayangnya, formasi itu sudah dirusak sekelompok orang yang baru dibunuh tadi.Sebuah gua dibangun di tengah formasi, tetapi tidak ada jejak orang tinggal di gua ini. Semua batu spiritual dan teknik yang ditinggalkan di dalam gua juga sudah dirampas.Hanya saja, Tirta sudah mengambilnya kembali. Dalam beberapa waktu ini, dia tidak lupa merampas harta pemurni energi yang dibunuhnya.Alhasil, batu spiritual dan artefa

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2828

    Energi spiritual di sini kurang melimpah, jadi luka kucing putih susah pulih. Dia hanya bisa memulihkan luka di dunia misterius dengan kondisi setengah sadar.Kultivasi kucing putih sudah sedikit pulih setelah menghabiskan waktu yang panjang. Jadi, dia bisa membuka gua yang ditinggalkan pemurni energi.Alhasil, kucing putih malah ditangkap Tirta sebelum sempat menikmati batu spiritual. Pengalaman hidup kucing putih benar-benar menyedihkan.Beberapa hari yang lalu, kucing putih merasakan gejolak spasial yang terhubung ke dunia awani. Itulah sebabnya dia menghasut anjing hitam untuk membawanya pergi.Di depan dinding gua, anjing hitam bangkit dan menggerakkan dua kakinya. Dia bertepuk tangan untuk dirinya sendiri.Anjing hitam yang bangga menggonggong dan berseru, "Aku memang genius! Dalam waktu beberapa menit, aku bisa langsung menguasai Formasi Perpindahan yang ditinggalkan majikanku."Kucing putih tidak terlalu percaya. Dia ingin meminta anjing hitam untuk mempelajari formasi itu lagi

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2827

    Nabila ingin mengejar anjing hitam, tetapi dia yang sedang hamil tidak berani berlari.Sementara itu, Yasmin merasa tidak rela berpisah dengan anjing hitam. Hanya saja, tidak ada gunanya dia melarang anjing hitam pergi secara paksa. Bagaimanapun, anjing hitam sudah memutuskan untuk pergi. Jadi, Yasmin juga tidak mengejar anjing hitam.Nabila mengelus perutnya yang membesar seraya berucap, "Sudahlah, nanti aku baru beri tahu Tirta masalah anjing sialan itu setelah dia pulang. Belakangan ini aku mulai merasakan gerakan janinku. Lebih baik aku jalan santai saja."Nabila jalan-jalan di Desa Persik bersama Yasmin. Saat ini, Desa Persik sudah dirombak secara besar-besaran.Vila Tirta terletak di tengah, sedangkan deretan vila baru sedang dibangun di sekelilingnya. Vila itu akan dijadikan tempat tinggal tetua dan murid Sekte Kristala.Farida juga tidak pelit menghabiskan uang untuk mengurus 10 ribu lebih wanita dari Negara Raigorou itu meski jumlah mereka sangat banyak. Dia membangun sederet

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2826

    Tirta menanggapi, "Um, kemungkinan begitu. Tapi, takutnya mereka nggak tahu aku disokong dua tokoh hebat tingkat pembentukan dewa. Baguslah, terserah mereka mau melakukan apa. Setelah semua anggota mereka lengkap, aku akan cari mereka sendiri kalau mereka nggak menemukanku."Tirta bukan hanya tidak panik. Sebaliknya, dia merasa sedikit antusias. Bagaimanapun, sebenarnya kurang efektif jika Tirta membunuh mereka di tempat-tempat terpisah seperti ini.Tirta melanjutkan, "Ayo, kita turun gunung. Kita cari puncak gunung yang lain lagi. Bi Elisa, kemari dulu. Kita jalan sama-sama."Elisa yang kebingungan mengikuti Tirta dan bertanya, "Tirta, ada apa?"Tirta menjelaskan, "Kulihat sepertinya kultivasimu hampir menerobos tingkat pembentukan fondasi. Aku bantu kamu."Elisa membalas, "Bantu aku? Bagaimana caranya .... Jangan, Tirta. Kita buru-buru ...."....Sementara itu, di dunia fana. Ayu dan lainnya duduk di sofa vila Desa Persik.Ayu yang merasa tidak tenang berucap, "Sudah berhari-hari mer

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 2825

    Namun, sekarang Elisa dan lainnya marah. Jadi, mereka tidak peduli lagi. Mereka ingin bertarung mati-matian dengan murid dari Sekte Suci Utara.Hanya saja, tiba-tiba energi Tirta bergejolak sehingga membuyarkan lapisan awan di puncak gunung. Kemudian, Tirta membuka matanya dan berdiri. Dia berucap, "Bi Elisa, kalian nggak usah bertindak. Biar aku saja."Suara Tirta sangat dingin. Dia juga memancarkan niat membunuh.Elisa berujar dengan senang, "Tirta, kamu sudah menerobos tingkat kultivasimu? Sebenarnya nggak masalah kalau kami yang bertindak. Lagi pula, ada kamu yang menjaga kami. Sudah saatnya kami mengasah kemampuan. Kalau nggak, kapan kemampuan kami berkembang?"Luvia juga merasa lega. Dia menimpali, "Benar. Sebenarnya kemampuan orang-orang ini nggak terlalu hebat. Kebetulan kami bisa mengasah kemampuan dengan melawan mereka."Murid Sekte Suci Utara tertawa sinis dan membual setelah melihat Tirta bangun."Hei, kamu masih muda. Tapi, sikapmu sangat sombong.""Kultivasimu memang lebi

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 892

    Shinta berujar dengan ekspresi tegas dan penuh percaya diri, "Nggak apa-apa. Selama bisa jadi lebih besar, jangankan geli, bahkan kalau sakit pun aku sanggup menahannya!"Mendengar itu, Tirta tidak lagi ragu. Jarum perak mulai ditancapkan satu per satu di beberapa titik akupunktur di dekat area dada

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 854

    "Benar begitu?" tanya Aiko dengan tidak percaya."Tentu saja. Tirta sekarang sangat kaya dan hebat. Apa kamu pernah melihat dia mencampakkan pacarnya? Satu pun nggak pernah, 'kan? Jadi, kamu berpikir terlalu jauh.""Mungkin Tirta terlalu sibuk belakangan ini, makanya nggak sempat menghubungimu. Sete

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 973

    "Bu Yanti, jangan ...." Arum ingin menghentikan, tetapi sudah terlambat. Dia hanya bisa mengikuti Yanti masuk ke vila."Tirta ini kaya sekali ya. Dia bukan cuma mengontrak seluruh lahan di desa untuk menanam bibit pohon buah, tapi juga membangun vila semegah ini.""Dekorasi di dalamnya mewah banget,

  • Dokter Ajaib Primadona Desa   Bab 848

    "Omong-omong, Kak Arum, kenapa Bu Yanti mencarimu lagi? Sepertinya dia mencarimu setiap hari?" tanya Tirta dengan penasaran sambil mengemudikan mobilnya."Bukan sesuatu yang penting. Dia baru pindah kemari, jadi nggak punya teman. Dia cuma ajak aku makan bersama kok." Saat menyahut, Arum diam-diam me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status